Istri Dibalik Layar

Istri Dibalik Layar
Bab 35


__ADS_3

Malam yang sulit bagi Ranty namun , tidak untuk Cecil malam ini adalah malam kemenangan nya, dimana malam ini adalah malam pengumuman hubungannya dengan Ferrell . meski hanya settingan namun, kini ia bisa berkesempatan berdekatan dan ya ... ada banyak rencana di benaknya untuk selalu mempunyai alasan untuk bermesraan tentunya.


" Udah siap Rell..?" ucap Cecil.


" Iya ..." jawab Ferrell singkat .


" Sayang ku mohon, percaya aku hanya akan mencintai mu ." untuk kesekian kalinya Ferrell mengeggam jemari Ranty , mengecup kening Ranty penuh rasa sayang, menyakinkan wanita yang ia cintai untuk selalu percaya dan tak lagi merasa sedih karna sejak berita itu Ranty, kehilangan keceriaan nya. Liburan yang menyenangkan kini hanya angan. la sama sekali tak menikmati nya.


" Maaf ya Ran...percayalah ini hanya settingan dan maaf membuat mu berada dalam keadaan seperti ini ." Cecil berakting seolah ia sangat sedih dan merasa bersalah, padahal dalam hati la sangat bahagia .


Ranty tak menjawab ia hanya menganggukkan kepalanya dan sedikit memaksakan senyum, bagaimana pun saat ini tak bisa ia pungkiri ada rasa tak suka pada Cecil .


Mereka pun memulai membuat Vidio klarifikasi. Seperti yang sudah Tomi dan Fany katakan kalau mereka tidak akan ikut dalam rencana yang mereka anggap gila , dan benar saja baik Tomi maupun Fany mereka benar-benar tidak datang apalagi membantu Ferrell . Big no!!


" ******seperti****** pemberitaan yang saat ini sedang berlangsung , tentang kami berdua ,iya memang saat ini kami sedang menjalin hubungan , kami berpacaran (Ferrell memulai pembicaraan )


" Ya kami sudah berpacaran sebenarnya dulu kami juga sudah berpacaran jauh sebelum Ferrell seperti sekarang ini ,namun aku harus melanjutkan pendidikan modeling ku di Paris, jadi saat itu aku meninggalkan kisah cintaku dengan Ferrell namun saat aku kembali , ternyata Ferrell masih menyimpan hati dan cinta nya untuk ku dan kami memulai kembali cinta kami ." (ucap Cecil seraya mencium pipi Ferrell mesra).


Sejenak Ferrell menatap tak suka pada penjelasan ,dan perlakuan Cecil baginya, ucapan Cecil berlebihan. Namun, saat ini mereka tengah mengadakan live streaming jadi tak mungkin Ferrell melakukan protes.


Sedangan kan bagi Cecil ini lah yang ia tunggu saat dimana ia bisa leluasa berbicara dan bertindak pada Ferrell sebagai seorang kekasih. Usai mereka melakukan live streaming pengakuan. Hubungan mereka dan baru beberapa menit di tanyakan sudah banyak yang menonton berbagai komentar pun, ditulis penggemar Ferrell .


Ada yang memuji Ferrell karna ia begitu setia . "Patas saja Ferrell tak pernah menjalin hubungan dengan siapapun itu karna dia menjaga cinta dan hatinya untuk satu wanita".


" Ferrell so sweet laki-laki setia, ganteng, tajir berprestasi oh ...semoga hubungan kalian sampai ke pelaminan dan langgeng sampai maut memisahkan 😍"

__ADS_1


" Ferrell dan Cecilia owh* ... ferrcil ( Ferrell Cecilia) we love you.


Masih banyak lagi komentar- komentar yang membuat dada Ranty teramat sesak. Dalam hatinya berkata apakah ia akan kuat menjalani ini semua. Seperti baru berjalan beberapa langkah kakinya sudah banyak tertusuk duri, apa kah ia akan kuat melewati pecahan beling yang mungkin akan lebih menyakitkan nanti ,... entahlah .


Saat Ranty tengah melamun ketukan pintu menyadarkan nya .


Tok...tok...tok...


Tanpa bertanya siapa yang datang Ranty langsung membuka pintu ia mengira bahwa itu adalah Ferrell. la menghapus sisa air matanya dan tersenyum. Namun, senyum nya memudar setelah ia membuka pintu dan melihat siapa yang ada di balik daun pintu .


Ya ...bukan Ferrell melainkan Devano yang datang. Rasa kecewa kini dirasakan Ranty namun, secepat nya ia mengubah raut wajahnya. la tersenyum pada Devano meski senyum yang ia berikan adalah senyum terpaksa.


" Hai kak ... emm...ada pa kak? (Ranty)


" Em ...aku nggk papa kak cuma memang aku sedang teringat ayah dan bunda." tanpa Ranty Sadari jawaban nya membuat ia kembali merasa sedih kini ia merasakan kesepian sungguh ia jadi benar-benar merindukan ayah dan bunda.


" Are you ok ...Ranty jangan bersedih " Devano mengusap air mata di pipi Ranty ingin memeluk namun, ia urungkan Ia tak ingin Ranty berfikir jika ia sudah lancang dengan memeluknya.


" Ok ... sudah ya sekarang kita sedang berlibur jadi ayo kita keluar, oh ...ya di restoran tepi pantai sedang ada perayaan , ya kamu pasti tahu kan kalo kakak sepupu mu yang over protektif itu sedang merayakan hari jadian nya."Devano mencoba mengajak Ranty untuk bergabung bersama karyawan FN yang lain yang sedang merayakan hari jadi bosnya tersebut.


" Em...iya kak sebentar aku ganti baju dulu " Ranty berlalu meninggalkan Devano .


Sepeninggal Ranty , Devano terus memegang tangannya yang sudah memegang pipi Ranty. Ia tersenyum- senyum sendiri membayangkan wajah Ranty. Tanpa Devano dan Ranty sadari sedari tadi Ferrell mengintip di balik tembok. Ferrell mengepalkan tangannya menahan begitu besar rasa emosinya. Melihat Devano menyentuh Ranty nya sungguh ia merasa sangat marah. Ferrell yang tadinya ingin menemui Ranty, menjelaskan dan menghibur Ranty pun urung ia lakukan, Ferrell pun pergi dan bergabung kembali bersama yang lain .


" Jadi karna ini kakak tidak menemui ku setelah melakukan live streaming ... apa kak Ferrell begitu menikmati peran nya sekarang?."

__ADS_1


Ranty membatin. melihat Ferrell yang ternyata sudah ada di restoran tempat dimana karyawan FN mengadakan acara.


Setelah menata hatinya, Ranty pergi bersama Devano untuk bergabung bersama yang lain di restoran . Setelah bergabung bersama yang lain, Ranty kini bisa melihat Ferrell namun, lagi-lagi Ranty harus melihat pemandangan yang menyakitkan. Cecil duduk bersebelahan dengan Ferrell yang bergelayut manja di lengan Ferrell. Sesak kembali dirasakan Ranty namun ini lah yang harus ia biasakan melihat kemesraan Ferrell dan Cecil meski itu semua hanya settingan namun, tetap saja sakit saat melihatnya.


" Hai Fan...hai kak Tomi " Ranty melangkah mendekat setelah menarik nafas dalam ia menyunggingkan senyum termanisnya menyapa Fani dan Tomi .


" Hai ... princess...dari mana aja si kok nggak keliatan sini duduk sama kakak " Tomi bangkit dan meraih tangan Ranty menuntunnya duduk di sebelahnya. la tak peduli jika saat ini Ferrell tengah menatapnya tajam.


" Udah makan Ran?." tanya Fani .


" Em...belum tapi aku mau makan buah aja " jawab Ranty sambil meraih apel merah.


" Uhh... kenapa lagi diet ya jangan diet- diet nanti chubby nya hilang" gemas Tomi sambil mencuit pipi chubby Ranty. Tomi sengaja memanas- manasi Ferrell .


Benar saja Ferrell sungguh sangat kesal saat ini, bukan hanya Ferrell Devano pun tak kalah kesal nya melihat adegan yang di lakukan Tomi. Ranty yang melihat perubahan wajah Ferrell, langsung mengajaknya bicara mencairkan ketegangan .


" Em ...kak Ferrell, Cecil selamat ya ... aku nonton loh live streaming kalian dan kalian sweet banget " ucap Ranti di iringi dengan senyum yang ia buat semanis mungkin, menyembunyikan rasa sakit nya.


" Eh...i- iya terimakasih , " jawab Ferrell kaget .


" Iya ...Ran maksih ya ini karna Ferrell memang sangat sweet " Cecil berucap sambil mencium pipi Ferrell sungguh ia saat ini sangat puas .


" Ok untuk merayakan hari jadian bos kita ini gimana kalau kita Adain party besok sekalian kita Adain perpisahan dengan pulau Nihiwatu yang memberi sejuta kenangan, gimana " ucap Lucy ditengah ketegangan ,la memberi ide untuk mengadakan pesta perpisahan dengan pulau Nihiwatu dan melancarkan rencana selanjutnya tentunya.


Dan sorak Sorai dari yang lain menyetujui ide Lucy, baik Ferrell maupun Ranty tak tahu jika ada sebuah rencana buruk untuk Ranty yang Lucy dan Cecil rencanakan.

__ADS_1


__ADS_2