Istri Dibalik Layar

Istri Dibalik Layar
Bab 121


__ADS_3

Ferrell dan Tomi Kini sudah sampai di Jakarta. Namun, Ferrell tak ingin kembali ke rumah. Ia memutuskan untuk menginap di kantor FN ia ingin sendiri saat ini. Tomi memutuskan untuk tetap menemani Ferrell, meski Ferrell sudah menyuruhnya untuk pulang.


Sementara baik Ferrell maupun Ranty. Belum mengetahui jika saat ini ada ancaman yang mungkin saja sedang mengintai mereka. Tomi yang hendak memberitahu tentang kaburnya Cecil dan Reymond pun belum sempat karena sepertinya Ferrell dan Ranty terlibat pertengkaran. Hingga membuat Ferrell harus meninggalkan kediaman keluarga Ranty di Bandung.


" Rell ... ada apa sebenarnya? apa ada masalah serius antara Lo sama Ranty?" tanya Tomi pada akhirnya.


" Ini ... " jawab Ferrell singkat seraya menyodorkan handphone nya pada Tomi. Tadi ia sempat mengirimkan foto-foto dirinya dan Viona ke handphone nya. Ia ingin menyelidiki keaslian foto tersebut.


" Hah ... siapa yang ngirimin foto-foto ini ?"


" Entahlah ... gue mau selidiki keaslian foto-foto itu karena gue ngerasa nggak pernah berfoto seperti itu dengan Viona."


Tomi mengangguk Saat itu juga ia langsung menghubungi Rico sahabatnya yang ahli dalam pakar telematika. " Gue udah hubungi Rico, kita akan tahu ini asli atau editan." ucap Tomi setelah selesai menghubungi Rico. Ferrell mengangguk jika ini adalah editan, ia akan kembali ke Bandung dan menjelaskan pada Ranty, dan mencari tahu siapa dalang dibalik ini semua.


Selang tiga puluh menit kini Rico telah sampai di kantor FN. " Hai ... Bro apa kabar maaf memanggilmu malam-malam begini." sapa Tomi merasa tak enak mengundang Rico di jam malam seperti ini.


" It's ok Bro ..." jawab Riko diiringi senyuman.


" Kenalkan sahabat sekaligus bos gue Ferrell Nugraha. " Tomi mengenalkan Ferrell pada Rico.


" Ferrell ..."


" Rico ..."


Rico dan Ferrell saling menjabat tangan dan berkenalan. " Ok Ric ... gue undang Lo kesini untuk memeriksa keaslian foto-foto ini dan gue yakin lo bisa kita percaya." tanpa basa basi Tomi langsung menyodorkan handphone Ferrell yang berisikan foto-foto Ferrell dan Viona.


Rico pun langsung memeriksa dengan menggunakan alat JPEGsnoop yang merupakan salah satu alat detektor gambar palsu offline yang memungkinkan mengidentifikasi keaslian gambar lebih detail lagi.


Alat ini mampu menteksi berbagai format gambar yang berbeda secara bersamaan seperti JPEG, Montion JPG, AVI dan format dari Photoshop. Selain itu kelebihan dari tools ini adalah kemampuannya mengidentifikasi kamera yang digunakan saat foto itu diambil.

__ADS_1


Artinya, tools ini dapat melacak EXIF metadata dan IPTC gambar atau foto sehingga bisa diketahui kamera yang digunakan saat foto diambil apakah menggunakan kamera profesional, DSLR dan kamera analog misalnya, atau kamera ponsel.


Setelah mengamati selama dua puluh menit, Rico akhirnya bisa memberikan kesimpulannya. " Maaf Pak Ferrell foto-foto ini semua asli, dan saya rasa ada seseorang yang dengan sengaja mengambilnya artinya ini semua sudah direncanakan, tapi yang saya heran mengapa baru sekarang foto-foto ini terkuak karena sepertinya ini foto lama Pak" tutur Rico menjabarkan.


Ferrell hanya bisa terdiam, berfikir keras dan, iya dia mengingat saat mengunjungi Viona di Paris saat itu ia memang bangun dalam keadaan setengah te lan jang. Hanya mengenakan boxer dengan Viona yang berada disebelahnya. Tertidur dalam ke adaan yang sama.


" Oh shittt ... " Ferrell menjambak rambutnya frustasi, itulah kali pertamanya merasa begitu bersalah karena telah benar-benar mengkhianati Ranty. Namun, dalam benaknya ia memang tak mengingat apapun sebelum ia terbangun. Ferrell yang bisanya akan menginap di hotel jika ia terpaksa harus mengunjungi Viona karena ancaman Viona yang akan membongkar hubungan mereka pada Ranty dan publik.


Entah apa penyebabnya ia bisa tidur di apartemen Viona. Setelah itu bangun dalam Keadaan setengah tela njang. " Aku rasa waktu itu Viona memang sengaja dan aku juga yakin jika ini adalah ulahnya juga" ujar Ferrell yakin.


"Ini memang sudah pasti ulah mereka Rell ... kau tahu Cecil dan Reymond telah berhasil kabur dari penjara. Mereka sekarang menjadi buronan." ucap Tomi memberi informasi tentang Cecil dan Reymond.


" Apa ! kenapa Lo baru kasih tahu gue Tom, lo tahu sekarang Ranty dan Amayra ada di Bandung mereka sediri disana gue harus ke sana, mereka dalam bahaya Tom" Ferrell bangkit dari duduknya dan bergegas pergi ke Bandung malam itu juga.


" Rell ... Om Nugraha sudah mengerahkan seluruh anak buahnya dan anak buah Om Mark untuk terus mencari keberadaan Cecil dan Reymond, aku yakin kurang dari dua kali dua puluh empat jam mereka sudah berhasil menangkap Cecil dan Reymond. Om Nugraha juga sudah menempatkan dua Anak buahnya berjaga disekitar rumah orang tua Ranty.


" Jadi Daddy sudah tahu ?" Ferrell menghentikan langkahnya dan bertanya pada Tomi.


" Aku akan tetap ke Bandung sekarang, aku sendiri yang akan menjaga mereka." Ferrell tetap bersikeras untuk tetap pergi malam ini juga ke Bandung.


Ia tak akan tenang sebelum melihat Ranty dan Amayra. " Kalau begitu aku akan ikut." putus Tomi. Ia juga tak tenang jika membiarkan Ferrell pergi sendiri karena saat ini Ferrell juga dalam keadaan terancam.


" Terimakasih untuk bantuannya Pak Rico, sekali lagi saya minta maaf sudah merepotkan anda malam-malam begini." (Ferrell)


" Tak apa pak Ferrell semoga masalah yang sedang menimpa anda cepat terselesaikan."( Rico)


" Ok Bro ... thanks ya udah gue transfer..." (Tomi)


" Ok Bro santai saja ..." (Rico).

__ADS_1


Mereka sama-sama keluar dari gedung FN dan pergi dengan tujuan masing-masing. Tomi memutuskan mengendarai mobil Ferrell dan menghubungi salah satu anak buah Tuan Nugraha untuk mengikutinya dari belakang, dengan menggunakan mobil Tomi.


Di Bandung ...


Ranty yang sedang menceritakan sebuah dongeng pada Amayra dan bersiap untuk tidur. Tiba-tiba dikejutkan dengan padamnya listrik, dan seketika rumah menjadi gelap gulita. Amayra yang takut kegelapan pun memeluk erat Ranty.


Ranty menyalakan senter dari ponsel nya, dan mencari lilin. " Sayang jangan takut ya Mommy ada di sini, Amayra peluk Mommy." Ranty dan Amayra melangkah menuju dapur mencari lilin. Prankkk ... bunyi benda terjatuh yang begitu keras mengagetkan Ranty dan Amayra. Ranty dan Amayra kemudian melihat sekelebat bayangan seorang dengan mengenakan jubah. Membuat Ranty dan Amayra semakin ketakutan.


Bayangan itu kemudian mendekati mereka, sontak Amayra dan Ranty berlari panik untungnya rumah Ranty hanya memiliki satu lantai namun, cukup luas. Mereka berlari ke arah pintu keluar. Bughh ... Ranty terjatuh, tersandung kursi diruang tamu. " Mommy ... bangun cepat Mommy !" panggil yang melihat bayangan itu semakin mendekati mereka.


" Sayang ... cepat pergi nak, pergi sekarang kaki Mommy terkilir Mommy tidak bisa bangun sayang." teriak Ranty mengintruksi Amayra untuk segera keluar.


" Nggak Mom, Amayra nggak mau ninggalin Mommy ayo Mom, Mommy pasti bisa." Amayra terus membujuk Ranty untuk mencoba bangkit. Namun, Ranty sudah mencoba sekuat tenaga untuk bangkit tetap tak mampu menggerakkan kakinya.


" Sayang keluar sekarang nak dan minta bantuan ayo sayang, Amayra anak Mommy yang pemberani kan dengerin Mommy ok, Mommy akan baik-baik saja cepat nak ..."


Ranty terseok mendorong Amayra keluar dari rumah untuk mencari bantuan. Sementara orang berjubah terus mendekati Ranty. Kini orang dengan jubah dan topeng itu telah sampai dihadapan Ranty.


" Siapa kamu ! dan apa mau mu !" Ranty berucap dengan nada panik sesekali meringis menahan sakit di kakinya.


Tanpa menjawab pertanyaan Ranty orang berjubah itu, langsung mencekik Ranty dengan satu tangannya dan tangan satunya menjambak rambut Ranty hingga Ranty mendongak.


Ranty merasakan nyeri dan pedih pada rambut dan sesak di tenggorokannya akibat jambakkan dan cecikkan membuat Ranty kesulitan bernafas.


Ranty sudah tak kuat lagi ia tak dapat melakukan perlawanan. pandangannya mulai kabur seiring nafasnya yang mulai melemah, Ranty perlahan menutup matanya dan ...


***🌼 BERSAMBUNG ...🌼


Terimakasih untuk semua yang sudah Sudi mampir ke novel ku, jangan lupa untuk tinggalkan jejak komentar kalian ya karena komentar kalian sangat berarti buat ku 🤗 ikutin terus alurnya ya...

__ADS_1


Jangan lupa dukung aku, like, comen, hadiah dan vote nya ya. 🙏 Happy reading and l love you all my renders ❤️🥰🥰


Mampir ke IG ku ya megarisam_89 untuk yang mau melihat visual dari Istri Dibalik Layar 🤗***


__ADS_2