
Viona dibuat terkejut dangan dua garis merah yang tercetak jelas disana, la begitu frustasi, belum mendapatkan Ferrell seutuhnya kini dirinya dihadapkan pada kenyataan kehamilannya, jika itu anak Ferrell mungkin la akan sangat bahagia, namun sudah dapat dipastikan jika janin ini adalah anak Reymond teman di atas ranjangnya, Viona tidak pernah menyangka jika hubungan yang hanya sekedar senang-senang malah membuahkan hasil
Viona bertambah jengkel dengan perlakuan Ferrell. seminggu ini Ferrell benar-benar membuatnya hilang kendali, akhirnya, Viona memutuskan untuk menemui Lucy.
" Cy ... gue siap, kapan kita beraksi."
" Ok lusa, karna besok adalah hari wisuda Ranty dan lusa adalah hari ulangtahun Ranty."
" Cy ... aku emm aku-aku hamil Cy "
" Hah.... maksud Lo ? Lo hamil anak--" Lucy membekap mulutnya la jelas tahu siapa ayah dari bayi yang Viona kandung, karna la dan Cecil memang sengaja mengumpankan Viona pada Reymond, agar nantinya setelah Ranty tersingkir, Cecil bisa dengan mudah masuk, menggantikan Ranty.
" Bagus dong sekarang ini bisa kita jadikan, sebagai senjata terakhir, lagian terakhir kali kalian memang tidur bersama kan, meski tidak berbuat apa-apa toh, Ferrell juga tidak sadarkan." Lucy tersenyum, sepertinya alam memang berpihak pada rencananya.
" Ok... aku akan persiapkan segalanya dari depan ." ucap Viona yakin.
" Ok aku juga akan mempersiapkan segalanya dari belakang." jawab Lucy tersenyum licik.
Setelah pertemuan nya dengan Viona seperti biasa, Lucy langsung menemui Cecil dan menceritakan keadaan Viona yang tengah berbadan dua.
" Bagus jika Ranty sudah lenyap kita bisa langsung, menyingkirkan Viona." Cecil tersenyum puas, benar-benar diluar ekspektasi nya, Cecil sempat mengira setelah melenyapkan Ranty, la akan kembali berjuang merebut Ferrell dari Viona tapi keajaiban datang, dan mempermudah langkah Cecil untuk menyingkirkan Viona.
" Ok kita atur dari sekarang." ucapnya lagi pada Lucy, mengintruksikan rencana yang sudah sejak lama la susun.
🌻💞🌻💞🌻💞🌻💞🌻💞🌻💞🌻💞
Ferrell merasakan mual dan muntah selama seminggu ini la merasa apapun yang mampir di Indra penciumannya terasa memabukkan, hanya wangi tubuh Ranty lah yang membuat nya merasa rileks dan tenang.
Begitu pula dengan Ranty ibu satu anak ini pun kerap merasakan emosi yang naik turun, moodnya mudah sekali berubah, hingga Ferrell bisa merasakan keanehan pada diri Ranty, la begitu manja padanya, dan selalu mendramatisir sesuatu yang melow dan akan emosi saat merasakan sesuatu yang membuatnya marah.
Hidup Ferrell sedikit tenang, ketika la menceritakan semua masalahnya pada Rian dan Tomi, mereka sudah menemukan bukti-bukti, Viona dan Reymond itu artinya Ferrell bisa menyangkal dan menjadikan ini sebagai senjata untuk melawan balik Viona, jika Viona nekat membuka masalah ini pada Ranty dan awak media.
Jika dulu Ferrell, begitu ketakutan akan nama baik dan karirnya kini yang la takutkan hanyalah satu, Ranty akan meninggalkan dirinya.
"Sayang ...sini..." ucap manja Ranty pada Ferrell.
Ferrell mendekat dan merengkuh tubuh Ranty, namun lagi-lagi Ferrell dikejutkan dengan perilaku Ranty.
Ranty langsung me ***** bibir Ferrell dan membalikan posisi mereka, kini Ferrell lah yang berada di bawah kungkungannya
Ranty terus menyerang Ferrell dengan rakus, ******* dan meraba seluruh tubuh Ferrell.
Ferrell hanya men de sah pasrah atas perbuatan Ranty, inilah keanehan Ranty, yang Ferrell rasakan beberapa hari ini, Ranty begitu agresif, dan mendominasi. iya tidak dipungkiri Ferrell sangat menikmati, permainan Ranty.
Ranty menggoyangkan pinggulnya, ber goy ang di atas tubuh Ferrell, de sah han dan erangan kenikmatan menggema di kamar mereka, Ferrell begitu sangat puas pada permainan Ranty.
"Faster Beby...come on honey... faster... emphhh...akhahhhhh " de sah Ferrell tak tertahankan ketika mencapai puncak pelepasannya.
Ranty menciumi wajah Ferrell yang berada dibawahnya.
" Terimakasih sayang I like " ucapannya lagi seraya membalas ciuman Ranty.
❤️🌼❤️🌼❤️🌼❤️🌼❤️🌼
__ADS_1
Hari bahagia Ranty kini tiba, hari dimana la mendapatkan gelar sarjana hukum, cita-cita almarhum ayah dan bundanya Kini telah terwujud.
Ferrell menjadi pusat perhatian, saat menjadi pendamping Ranty di acara wisudanya, semua menatap iri pada keluarga kecil Ranty dan Ferrell.
Meski Ferrell mengendong Amayra namun, aura ketampanannya sama sekali tidak berkurang, itu mengapa la dijuluki sebagai hot Daddy, di kalangan fansnya.
Hari-hari bahagia mereka lewati, Farrell juga kini sudah yakin akan perasannya pada Ranty, iya dia hanya mencintai Ranty dan tak akan pernah ada yang bisa menggantikan Rantynya.
" Sayang besok kita akan mengadakan, party kelulusan sekaligus ulang tahun mu" ucap Ferrell yang kini telah berada di mobil menuju mension,
" emmm sepertinya aku juga punya kejutan untukmu." jawab Ranty yang duduk disebelah kemudi memangku Amayra yang tertidur nyenyak.
" Tapi aku sedang tidak memiliki hal yang special sayang..." Ferrell menyerengitkan kedua alisnya bingung dengan ucapan Ranty.
" Kita liat saja sayang..." Ranty mencubit gemas pipi Ferrell kemudian mengecupnya.
🌹💕🌹💕🌹💕🌹💕🌹💕
Pagi ini, Mension keluarga Nugraha begitu sibuk dengan persiapan party kelulusan sekaligus ulang tahun Ranty yang ke 23 tahun, berbagai persiapan pun telah dilakukan.
" Sayang aku berangkat ya..." Ferrell mengecup kening Ranty penuh rasa sayang.
" Uumm..." Ranty hanya bisa mengangguk lemah, saat ini raganya begitu lemas, la masih betah berada dibawah selimut.
" Dan maaf sayang aku tidak bisa mengantarkan mu berbelanja, hem..." Ferrell masih enggan beranjak padahal waktu sudah menunjukan pukul 09.30 wib.
Akibat drama mual dan muntah di pagi hari kini la sering terlambat kekantor.
" Apa segitu sibuknya Samapi mas nggak bisa luangin waktu sebentar saja !! "
" Ya sudah sana berangkat ! "
" Jangan ngambek sayang..."
" Iya tapi janji ya mas akan kasih kado yang sepesial buat aku...janji hemm..."
" Janji "
Meski berat melangkah, namun Ferrell harus berangkat ke kantor FN, ada banyak kontrak yang harus la tanda tangani.
Sepeninggal Ferrell Ranty langsung masuk ke kamar mandi, la mengeluarkan alat tes kehamilan yang la beli kemarin, betapa bahagianya Ranty ketika alat tes kehamilan menunjukan dua garis merah, menandakan jika la kini telah mengandung anak kedua mereka.
" Ini akan jadi kejutan untuk keluarga kecil kita mas" ucapnya bahagia.
# Kantor FN #
Ferrell baru saja mendudukan dirinya di kursi kebesarannya, bersamaan dengan dering ponselnya yang terus berbunyi, Ferrell melihat nama yang tertera di layar ponselnya.
Viona calling...
Ferrell menghembuskan nafas kasar, menggeser ikon hijau, dan menerima panggilan Viona.
" Hello..."
__ADS_1
".............."
" Apa maksudmu hah !!"
" ..............."
" Kamu gila Vi !! hari ini adalah hari special untuk Ranty aku tidak bisa !"
" ................."
"Akhhhhh shitt.... ok fine jam sebelas , aku akan datang,!"
Tut...Tut....Tut...
Rahang Ferrell mengeras, emosi nya sudah membuncah Viona benar-benar telah membuatnya, berada dalam posisi yang sulit.
Ferrell bergegas membereskan berkas-berkasnya dan pergi, ke apartemen Viona.
Sementara Ranty yang kini sedang berada di sebuah pusat perbelanjaan, bersama Amayra dan susternya, sibuk memilih- milih gaun untuk la apakai malam nanti.
Sebuah notifikasi pesan di ponselnya membuyarkan , fokusnya yang sedang memilih gaun- gaun cantik dihadapannya.
" No tidak dikenal ? gumamnya heran.
Kemudian Ranty membuka pesan dari no yang tidak dikenal itu, dan betapa terkejutnya Ranty, saat melihat beberapa foto dan juga vidio pernikahan siri Ferrell dan Viona, seketika tubuhnya lemas bagai tak bertulang.
" Jika kamu tidak percaya datang lah ke apartemen ZX no 89 siang ini jam sebelas maka kau akan dapat jawaban yang sebenarnya."
" Dan iya xxxxxxx ini password nya"pesan berikut nya.
Ranty terduduk lemas, derai air mata telah luluh lantak berjatuhan di pipinya yang mulus, untung saja susternya Amayra sigap memegang lengan majikannya.
" Sus kita pergi sekarang " Ranty beranjak, walau berat la harus memastikan apa sebenarnya yang telah terjadi.
Ranty berjalan tergesa menuju tempat parkir, mang Diman, melihat heran dengan raut wajah nona nya yang terlihat kacau.
" Ke apartment ZX mang..." dengan tidak sabarnya, Ranty langsung menyebutkan nama tempat yang akan la tuju.
" Oh apartemen den Ferrell ya non " jawab mang Diman yang tahu jika apartemen ZX adalah apartemen Ferrell, karna mang Diman memang sudah cukup lama bekerja pada keluarga tuan Nugraha.
Ranty kembali dibuat terkejut dengan fakta baru, bahwa ternyata, apartemen yang di infokan oleh nomor asing adalah apartemen milik suaminya. apa lagi ini....
Setelah menempuh perjalanan selama 30 menit, akhirnya Ranty sampai di apartemen ZX. dengan jantung yang berdegup sangat kencang Ranty memasuki apartemen.
" Sus... kamu sama Amayra disini saja ya" instruksi Ranty.
" Iya Bu..." jawab sang suster seraya memangku Amayra yang sedang terlelap.
" Maaf mba dilantai berapa unit no 89 " tanya Ranty tak sabar pada dua orang resepsionis.
" Ada dilantai 5 Bu." jawab sopan salah satu resepsionis.
Resepsionis yang mengetahui jika Ferrell Nugraha adalah pemilik salah satu unit di apartemen ZX, tak menghalangi Ranty karna la tahu jika Ranty adalah istri dari Ferrell Nugraha.
__ADS_1
# Bersambung....#
Seperti biasa author mohon dukungannya ya ,Jagan lupa like, comen, hadiah, dan vote 🥰🥰