Istri Dibalik Layar

Istri Dibalik Layar
Bab 29


__ADS_3

Setelah acara makan siang ,


mereka pun keluar dari kafe , namun saat keluar dari kafe tiba-tiba saja Cecil terjatuh dengan sigap Ferrell langsung menangkap tubuh Cecil , posisi mereka kini begitu intim jika dilihat dari satu sudut mereka seperti tengah berciuman dengan posisi Ferrell merengkuh pinggang Cecil , dengan tangan Cecil yang bergelayut di leher Ferrell .


Tanpa Ferrell ketahui ada seseorang yang memotret mereka berdua bukan hanya saat ini namun semenjak mereka keluar dari kantor FN dan saat mereka masuk ke dalam kafe dan juga saat mereka memasuki private room.


Ya ini adalah salah satu rencana Cecil tentunya , la akan melancarkan rencananya yang sudah la susun dengan sangat rapi bersama sahabatnya Lucy.


" Maaf Rell..."


" kau tak papa cill"


" hemm , terimakasih Rell"


Selepas pertemuan mereka di kafe , ternyata sudah ada Ranty di ruangan Ferrell ,menunggunya untuk makan siang ,namun sayang yang di tunggu malah sudah makan siang bersama wanita lain .


Karna Ranty sudah di beri tahu Tomi jika Ferrell tadi pergi bersama Cecil dan makan siang di luar ,Ranty yang sedikit kecewa pun memilih pergi ,namun saat la ingin menaiki lift , tiba-tiba saja seseorang memanggilnya.


" Ranty..."


Devano yang hendak pergi ke ruangan Ferrell ,menghentikan langkahnya saat la melihat sosok,wanita yang kini menjadi sangat special di hatinya .


" Ehh....kak Dev .."


Ranty tersenyum menjawab sapaan Devano .


" Mau kemana ?"


" emm pulang kak "


"Loh kok pulang , bukan nya belum ketemu Ferrell ."


" Iya kak tapi kak Ferrell nya udah makan siang di luar sama Cecil ".


ada raut wajah kecewa pada diri Ranty yang tertangkap oleh pandangan Devano .


" Oh...emm tapi aku belum makan loh Ran.."


ucap Devano memberi kode pada Ranty .

__ADS_1


" Oh ...kalau gitu gimana kalo ini buat kakak aja".


Ranty yang paham akan kode Devano pun langsung menawarkan rantang makanan yang la bawa, dari pada di bawa pulang kan ,begitu juga pikir Ranty.


" really...kalo gitu kita ke pantry aja ya ,kita makan di sana saja"


ajak Devano antusias.


" Eh kakak aja aku langsung pulang kak"


jawab cepat Ranty .


" Yahh jangan dong Ran...masa aku makan sendiri lagian ini banyak loh Ran , ku nggk mungkin abis sendiri ,kamu juga belum makan kan".


ucap Devano memelas .


" Yaudah kak ,emm... tapi kita makan dimana kak?"


" kita makan di pantry aja gimana " usul Devano pada Ranty .


" Emm...ayo kak "


Ranty dan Devano pun kini duduk berhadapan di pantry , mereka menikmati makan siang ,dengan di selingi canda tawa .


Devano melihat ada sisa makanan di sudut bibir Ranty ,Devano kemudian menyeka sudut bibir Ranty dengan ibu jarinya ,Ranty yang di perlakukan seperti itu pun terdiam , rasa canggung pun seketika menyeruak pada diri Ranty.


tanpa mereka sadari ada seseorang yang tengah menahan gejolak emosi melihat adegan yang baru saja tersaji


" khemmm ..."


Ferrell berdehem ,membuyarkan keheningan dan suasana canggung diantara ,Ranty dan Devano , tangan nya mengepal dengan raut wajah penuh kemarahan , tatapan pembunuh nya la tujukan pada Devano .


" kak ..." ucap Ranty gugup.


ferrell melangkah menghampiri Ranty dan Devano , la langsung menarik tangan Ranty ,mengikuti langkah nya menuju ruangan nya .


" kamu ngapain sama Devano hah.."


bentak Ferrell pada Ranty ketika mereka sudah sampai di ruangan Ferrell.

__ADS_1


" kakak ngapain sama Cecil pergi keluar ?"


Ranty yang kaget oleh bentak kan Ferrell pun sontak menjawab dengan tak kalah tinggi.


" Aku sama Cecil makan siang dan ada sesuatu yang harus di bicarakan dengannya dan itu penting."


" Owhhh ...iya kak , makan siang dengannya memang lebih penting dari pada sama aku"


ucap Ranty sendu , dan mulai terisak.


Mendengar penuturan Ranty dengan nada sendu tak urung membuat Ferrell melemah ,emosi yang di sebabkan oleh rasa cemburu pun meluap , Ferrell kemudian membawa tubuh Ranty kedalam pelukan nya.


membuat Ranty semakin terisak dalam pelukan Ferrell.


" Aku nggk suka, kamu Dekat dengan pria lain selain aku apalagi makan berdua "


"Tadi aku keruangan kakak tapi kata kak Tomi kakak pergi makan siang di luar sama Cecil"


" Aku membicarakan hal penting dengannya , kau tahu Ran...Cecil sudah tahu hubungan kita "


Mendengar itu Ranty mendongak kemudian mengurai pelukannya .


" Terus kak kita harus gimana?"


" Tenang sayang ...itu sudah aku urus dia tak akan berbicara pada siapa pun"


Sejenak mereka pun saling pandang saat , Ferrell hendak mencium bibir Ranty , dengan sigap Ranty pun langsung mendorong pelan dada Ferrell.


" Katakan , bagaimana Kaka bisa tau aku di pantry.


" Tomi yang memberitahu ku , saat aku kembali keruangan ku dia memberi tahu jika kau ada di sini menungguku dan membawa makan siang untuk ku, tapi saat aku masuk ternyata kau sudah tak ada ,aku mencari mu karna aku yakin kamu masih ada di sini dan benar saja , makeup artis melihat mu dan Dev pergi ke pantry , kau tahu emosiku langsung merasuki ku , saat aku tahu kamu bersama laki-laki lain"


" Maaf kak, aku fikir sayang jika makanan nya harus di bawa pulang dan pasti berakhir di buang"


" Kau bisa menungguku pasti aku akan memakan masakan mu "


" tapi kan kakak udah makan"


" Dengar se kenyang apapun aku jika itu masakan mu pasti aku akan menghabiskan nya , dan satu lagi berjanjilah jangan pernah biarkan ini disentuh pria lain ."

__ADS_1


Ferrell menyentuh kemudian mencium bibir Ranty , menghilangkan jejak jari Dev di bibir Ranty.


__ADS_2