Istri Dibalik Layar

Istri Dibalik Layar
Bab 24


__ADS_3

Nafas Ranty tersengal , karna berlari sampai didekat kelas nya .


" Hayo...ih ngapain Lo ngos-ngosan gitu , udah sore kalo mau joging tuh pagi Ranty."


Fani menyapa Ranty sambil terkekeh melihat tingkah Ranty.


" Gue ...em...tadi ...em...


Ranty kehabisan kata-kata .


" alah , malah em...em... nggk jelas Lo, dah masuk kelas bentar lagi mulai"


Fani mengandeng tangan Ranty menuju kelas.


" Eh Ran tadi Lo dianter siapa ?"


gue nggk liat mobil sama supir yang biasa anterin Lo di parkiran.


" Em...itu ...em...kak Ferrell"


jawab Ranty gugup .


" Hah...nggk salah denger gue ,Lo dianter Ferrell?"


Fany tercengang mendengar penuturan Ranty.


" lsh biasa aja dong tuh mulut "


jawab Ranty heran melihat reaksi sahabat nya itu.


" Ya aneh aja tadi katanya sakit nggk bisa berangkat ke kantor lah ini bisa Nganterin nona Ranty Amalia Widodo "


ucap Fany lebay.


" Eh dengerin ya bukan cuma nganterin tapi nungguin juga keles".ucap Ranty tak kalah sombong.


" Wih Gila kenapa sama tu bocah"


Fany hanya menggeleng heran mendengar pertanyaan Ranty.

__ADS_1


" Maka dari itu nanti gue nggk jadi ajak Lo makan bareng kak Dev , soalnya kak Ferrell yang mau nemenin gue"


" Wah..dia mau nemenin Lo bener- bener udah gesrek kali ya tumben banget."


lagi-lagi Fany terheran mendapati kembali sikap yang tak bisa bagi seorang ferrell Nugraha.


Namun setelah mengamati Ranty kini senyum Fany pun terkembang saat la tak sengaja melihat tanda kemerahan pada bagian bawah kiri leher Ranty .


" Owh ...gue paham sekarang apa karna ini ya dia jadi bucin ma Lo".


Fany berkata sambil menunjuk pada bagian kemerahan yang la liat tadi , sontak Ranty langsung gugup dan membetulkan lagi bajunya .


" lh..apa se fan.."


Ranty merasa gugup dan malu , saat dirinya ketahuan oleh Fany.


" Emm berarti udah belah duren ya Ran ...semalem." lagi-lagi Fany berucap sambil menyikut tangan Ranty.


Ketika Ranty hendak membalas , perkataan Fany dosen sudah masuk untuk memulai , pelajaran seketika itu juga obrolan mereka pun terhenti.


Tak terasa kelas pun usai kini Ranty dan Fany pun keluar dari area kampus menuju parkiran , namun sesampainya di parkiran langkah Ranty terhenti ketika la melihat Devano berdiri di samping mobilnya melambaikan tangan, memanggil Ranty.


Saat Devano menghampiri Ranty , tanpa diduga oleh Ranty Devano langsung menggenggam tangan Ranty , sontak saja Ferrell yang melihat adegan itu pun langsung menghampiri dan melepaskan paska ,genggaman tangan Devano dari Ranty ,dan mengambil alih tangan Ranty .


" Lo nggk sopan ya main pegang- pegang."


ucap ferrell dengan kesal.


" Biasa aja dong rell...namanya juga lagi PDKT !. " ucap Devano santai.


" Lo tuh ya ! kesal Ferrell sambil menunjuk Devano .


"Kan Ran kakak udah bilang dia itu nggk anggep kamu lebih dari temen." ucap Ferrell sudah makin kesal pada Devano .


Sementara Ranty hanya diam dan menundukkan kepalanya.


" Lagian gue heran ma Lo rell sebegitu nya Lo sama Ranty. ( Devano)


" Segitu nya gimana hah ?." (Ferrell)

__ADS_1


" Sikap Lo berlebihan rell, Lo cuma sepupu !! ."(Devano)


" Gue bukan sekedar sepupu ,alas Lo paham !."


" Oh ya trus Lo apa hah !."


Perdebatan yang sudah makin panas membuat perhatian para mahasiswa lain , sementara Ranty menjadi semakin tidak nyaman namun sisi lain la merasakan jantungnya berdebar kencang , saat ferrell mengatakan kalau Ranty bukan hanya sepupunya .


"*A**pakah kak Ferrell mau bilang kalau aku dan dia suami istri apa dia akan mengakui hubungan kita* "


Ranty membatin .


" Ranty bukan hanya sepupu bagi gue tapi dia udah gue anggep adek kandung gue ,mommy dan Daddy udah kasih tanggung jawab ke gue begitupun dengan almarhum ayah Ranty yang juga nitipin Ranty ke gue sebelum beliau meninggal jadi gue akan jagain dia dari laki-laki kaya Lo."


Deg


Pernyataan Ferrell seketika membuat hati Ranty , menjadi hancur lagi-lagi hanya di akui sebagai adik , meski semua sudah mereka lewati selayak nya suami istri namun hanya pengakuan sebagai adik yang Ranty dapatkan .


Ranty melepaskan genggaman tangan nya dari Ferrell dan langsung berlari pergi meninggalkan kedua manusia yang sedang berdebat , la sudah sangat sesak rasanya , air mata nya sudah tak dapat lagi la bendung mengalir di pipinya , la berlari menghindari Ferrell,tak sanggup harus bertatap muka dengan laki-laki yang sudah sejauh ini hanya menganggap nya adik .


Tintt ...tintt..


Ranty menoleh pada suara klakson mobil dan ternyata itu adalah Fani ,dan tanpa aba-aba Ranty langsung menghampiri dan masuk dalam mobil Fani , la langsung menumpahkan kembali air mata yang sempat la tahan .


Fani gadis itu bingung dengan apa yang terjadi pada sahabat nya itu .


" Ran are you ok? tadi katanya Lo mau jalan ma Ferrell dan Devano kok jadi nangis gini Ran..?"


" Fan ...apa gue terlalu egois kalo gue minta kak ferrell mengakui gue sebagai istrinya gue cuma minta pengakuan sebagai istri apa terlalu berlebihan?"


" Harusnya se itu suatu keharusan tapi sayangnya Lo nikahnya sama ferrell , gue jamin dia nggk akan semudah itu ngakuin Lo sebagai istri depan publik."


" Kenapa fan? bahkan hubungan gue Sama dia sudah sampai sejauh ini apa itu belum cukup ,dia bilang dia cinta dan sayang sama gue apa itu juga blum cukup !"


" Kalau itu gue nggk bisa jawab Ran , pertanyaan Lo , hanya Ferrell yang bisa jawab."


Fani hanya bisa menenangkan Ranty saat ini ,karna jujur la pun juga bingung dengan pemikiran Ferrell.


Sementara kedua laki-laki itu terdiam melihat Ranty yang tiba-tiba berlari pergi meninggalkan mereka ada banyak tanya dalam benak Devano la menangkap kekecewaan dan kesedihan dalam raut wajah Ranty .

__ADS_1


Sementara Ferrell laki-laki itu juga ikut terdiam ,dan merasa bersalah ,la menyadari Ranty pasti kecewa dengan pengakuannya .


__ADS_2