Istri Dibalik Layar

Istri Dibalik Layar
Bab 44


__ADS_3

Ranty,dan nyonya Winda sudah kembali ke ruang tamu bergabung dengan nyonya Ingrid dan Fany.


Kini mereka sedang mengobrol ringan disertai candaan ,namun tetap saja nyonya Winda terlihat sangat gelisah ,sikap nyonya Winda yang terkesan khawatir , itu tak luput dari penglihatan Fany .


" Tante Winda kenapa ? apa ada hal yang Tante khawatir kan ? Tante kelihatan gelisah, apa semua baik-baik saja Tante? Fany yang sedari tadi sudah mengamati nyonya Winda tak dapat menahan rasa penasaran nya atas sikap nyonya Winda .


" Ah ... i-iya tante baik-baik saja sayang ,semua juga baik-baik saja " kaget nyonya Winda yang tiba-tiba mendapat pertanyaan dari Fani.


" Iya loh jeng kamu kaya gelisah gitu kenapa se?". nyonya Inggrid pun ikut bertanya .


" "Mungkin mommy gelisah nungguin kak Ferrell tante". kali ini Ranty , yang berinisiatif menjawab pertanyaan , karna la merasa mommy mertuanya sudah sangat tegang .


Terdenagar suara deru suara mobil , membuat nyonya Winda menyungging kan senyum ,la merasa lega mendapati Ferrell sudah sampai , namun senyum itu pun pudar setelah melihat siapa sosok yang datang , ternyata Devano lah yang datang .


" Sayang ...." nyonya Inggrid berdiri menyambut kehadiran putranya yang memang sudah la hubungi tadi ,menyuruh putranya untuk datang ke mension tuan Nugraha.


" Mamah kenapa suruh aku ke sini mah?" tanya Devano pada sang mamah .


" Udah duduk dulu ya sayang ..."ajak nyonya Inggrid.


" Tante ...apa kabar?." Devano menyapa dan menyalami punggung tangan nyonya Winda.


" Baik nak ...kamu bagai mana liburan nya kemarin?". balas nyonya Winda .


" Seru Tan... party apa yang nggk sukses kalo Ferrell yang buat ." ucap Devano .


" Hai ...Ranty, hai Fany ketemu lagi kita " kini tatapan Devano beralih menatap Ranty dan tersenyum canggung pada Ranty .


" Hai kak Dev ..." jawab singkat Ranty .sementara Fany hanya tersenyum tipis menanggapi sapaan Devano.

__ADS_1


Devano kemudian mendudukkan dirinya di samping sang mamah , la juga sebenarnya penasaran Kenapa sang mamah menyuruhnya untuk datang ke kediaman keluarga Nugraha.


" Sayang gini loh nak ...mamah sudah liat Vidio dance kalian berdua yang jadi trending topik itu loh nak , dan mamah suka liat Ranty . Ranty cantik , manis dan sepertinya kalian sangat cocok nak seperti yang kebanyakan orang berkomentar kalian berdua sangat serasi sayang." ujar nyonya Inggrid mengutarakan maksud nya mengajak Devano ke kediaman keluarga Nugraha.


" Lalu mah...?". tanya Devano yang masih belum tahu apa sebenarnya keinginan sang mamah.


" Jadi ya mamah mau kamu dan Ranty...menj--" belum sempat nyonya Inggrid menyelesaikan perkataannya tiba-tiba saja terdengar sapaan dari arah pintu.


" Assalammualaikum mommy ..." sapa Ferrell memutus ucapan nyonya Inggrid.


" Waalaikumsalam " jawab semua orang kompak.


Nyonya Winda langsung sumringah begitu mendapati Ferrell sudah sampai rumah .


" Kamu kemana aja se Rell dari tadi mommy telfon tapi nggk di angkat." kesal nyonya Winda .


" Tadi ada sedikit kerjaan mommy." jawab Ferrell


" Baru tadi pagi sampai sayang dan langsung kesini sorenya ,Tante kangen mommy mu nak" jawab nyonya Inggrid.


Ferrell pun melirik Ranty yang sedang duduk ,la melempar senyum namun sepertinya Ranty masih sedikit kesal karna saat di pesawat Ferrell duduk bersebelahan dengan Cecil . Ferrell kemudian duduk di sebelah nyonya Winda .


" Assalammualaikum Tante ..." sapa Tomi yang baru saja masuk karna tadi la memerkirkan mobil Ferrell ke garasi.


"Waalaikumsalam .." jawab semua orang kompak .


" Wow ada rame banget Tante kayak lagi lamaran aja ini" Tomi mendekat dan berucap asal namun sanggup membuat nyonya Winda dan Ranty terperangah.


" Ada apa mommy?." Ferrell berbisik pada sang mommy saat Ferrell melihat gelagat sang mommy yang begitu kaget .

__ADS_1


" Kamu pinter nebak ya Tomi, tahu aja kalo Tante mau melamar Ranty buat devano " ucap nyonya Inggrid seraya tersenyum sumringah.


Sontak pernyataan nyonya Inggrid membuat semua orang tercengang.


" Maksud mamah apa mah?." tanya Devano yang masih memasang wajah kagetnya.


" Maksud Tante Inggrid apa tan?." Ferrell pun ikut bertanya.


" Gini loh sayang mamah liat Vidio kamu dan Ranty , mamah langsung jatuh hati pada Ranty nak ,dan kelihatannya kalian juga sangat cocok dan serasi ,jadi mamah ingin menjodohkan kamu dan Ranty , mamah ingin Ranty menjadi menantu mamah nak." ucap nyonya Inggrid tanpa beban .


" Uhuk...Uhuk ... Uhuk ..." sontak Tomi yang sedang meminum teh nya tersedak kaget .


" Nggak salah Tante?." pertanyaan keluar dari mulut Tomi .


sementara Ferrell hanya terdiam , seperti baru saja di himpit batu besar ,. lidah nya kelu , bagaimana bisa sang istri tercinta di lamar di depan matanya .


" Tante ...begini em... Ranty baru saja masuk kuliah ,dan la juga baru kehilangan ayah nya beberapa bulan ini dan lagi kondisi bundanya juga masih koma dan masih dalam perawatan di rumah sakit , hemm jadi Ranty mungkin belum ada keinginan untuk berfikir kearah situ iya kan Ran." setelah terdiam akhirnya Ferrell pun berucap .


" Mamah kenapa nggk ngomongin ini dulu se mah , kenapa mamah langsung ke sini ,lagipula aku dan Ranty belum memiliki hubungan khusus kami hanya berteman mah" jawab Devano tak enak hati .


Ranty masih terdiam mencerna kata-kata Ferrell, lagi -lagi angan nya untuk diakui Ferrell pun hanya khayalan nya saja.


Tak ubahnya Tomi Fany pun menatap Ranty dengan bahasa isyarat Fany bertanya apa maksud semua ini , namun Ranty hanya menggelengkan kepalanya pelan .


" Devano sayang mamah nggak minta kalian langsung menikah kok , mamah cuma ingin mengikat Ranty agar dia tidak menjadi milik orang ."


Nyonya Winda hanya terdiam tak tahu harus berbuat dan menjawab apa pada sahabatnya itu.


" Bagaimana sayang , Tante ingin kamu dan Devano lebih dekat lagi ya , Tante juga nggk akan cepet-cepet nyuruh kalian menikah kok " ucap nyonya Inggrid mencoba bernegosiasi.

__ADS_1


Ranty mencoba berfikir dan menarik nafas sebelum mengutarakan keputusan nya .


__ADS_2