Istri Dibalik Layar

Istri Dibalik Layar
Bab 48


__ADS_3

Tiga hari sudah Ranty mengalami mual-mual yang tak kunjung berhenti membuat mommy Winda dan Ferrell mejadi cemas ,sedangkan Ranty tetap bersikeras tak ingin dipanggilkan dokter apalagi harus kerumah sakit ,la menjadi sedikit trauma jika mendengar dan menyambangi rumah sakit karena kedua orang tuanya meninggal ditempat itu.


" Sayang sarapan dulu ya ... apa ada yang ingin kau makan " ucap Ferrell .


" Aku lamar kak tapi ...aku ingin nasi goreng seafood kak "


"Ya sudah kakak kebawah dulu ya suruh bibi masakin nasi goreng seafood "


" Kak...em... aku mau yang masak nasi goreng seafood nya kakak Rian apa bisa ya kak." dengan berat hati Ranty mengutarakan keinginan nya entah kenapa la sangat ingin makan masakan kakak iparnya .


Ferrell menyerengit heran dengan permintaan Ranty .


" Hah...kamu nggak salah...nggak! nggk boleh ! kalau kamu mau aku juga bisa buatkan untuk mu kenapa harus kak Rian?." jawab Ferrell kesal .


" Ayo lah Kakak aku juga nggak tahu aku cuma mau kak Rian yang buat titik!." kekeh Ranty .


Ferrell terperanjat kaget dengan sikap Ranty yang sangat aneh tidak biasanya la berbicara dengan nada tinggi wanita yang biasanya lembut kali ini menjadi gadis yang keras kepala .


" Ok ...aku akan minta kak Rian membuat nagose untuk mu jangan marah hemm." ucap Ferrell lembut .


" Hah apa kak? ." tanya Ranty bingung dengan yang Ferrell ucapkan .


" hehhh nagose sayang nasi goreng seafood itu singkatnya ." cup Ferrell menjelaskan dan mengecup kening Ranty penuh sayang dan rasa gemas .


" Kak ...jangan lama aku ingin di peluk" ucap Ranty manja.


" Oh ya ampun kamu membuatku tak ingin beranjak sayang ayolah ..." Ferrell makin gemas dengan kelakuan Ranty .


Dan selama tiga hari ini la benar-benar tak ingin meninggalkan Ranty ,sungguh la sudah teramat mencintai Ranty .


" Pagi momm...momm kak Rian dimana ?apa dia sudah berangkat ke kantor?." tanya Ferrell pada nyonya Winda.


" Eh ...pagi sayang ...emm kakak mu masih bersiap kayaknya , tumben kamu cari kakak mu sepagi ini ada apa?


" Ranty minta nasi goreng seafood momm"


" Terus kenapa cari kakak mu bibi Imah ada di dapur ."

__ADS_1


" Mom...Ranty ingin makan nasi goreng buatan kak Rian " jawab Ferrell sendu.


" Hah... " jawab nyonya Winda merasa heran dengan permintaan Ranty .


" Entah lah mom...aku juga bingung "


Dan tak lama kemudian Rian yang sejak tadi di tunggu akhirnya muncul , Rian sudah rapi dengan setelan jas dan sudah siap untuk pergi ke kantor .


" pagi mom...Rell..." sapa Rian .


" Pagi kak..." pagi sayang ..." jawab Ferrell dan nyonya Winda bersamaan.


" Dimana Ranty ...apa dia masih sakit ? apa Ranty sudah sarapan Rell? tanya Rian bertubi-tubi.


" Itu dia kak masalahnya Ranty masih sering muntah dan sekarang la ingin sarapan nasi goreng seafood tapi..."


" Tapi apa ? suru cepet bi Imah buat , nanti kalau Ranty telat makan dia bisa makin sakit Rell." Rian langsung memotong ucapan Ferrell .


" Kak ... Ranty hanya ingin makan nasi goreng seafood buatan kakak "


" Iya kak saat aku bilang aku saja yang buat Ranty tetap kekeh ingin makan masakan kakak ." Ferrell berucap frustasi.


" Ya sudah aku buatkan " Rian berdiri dan berjalan menuju dapur.


Setelah 10 menit Rian berkutat di dapur akhirnya nasi goreng seafood sudah siap ,la melangkah menuju meja makan .


" Sudah siap aku akan antar nasi goreng ini ke kamar ,Ranty pasti sudah lapar." Rian melangkah menuju lantai dua dimana kamar Ranty dan Ferrell .


Tok...tok ...tok...


" Masuk ..." saut Ranty.


" Ranty ...nasi goreng seafood by shef Rian Nugraha siap" Rian menyerahkan maha karyanya pada Ranty .


" Wow...pasti enak kak " Ranty begitu tergiur dengan semangat la langsung menyendok nasi goreng seafood buatan Rian .


" Sayang ...gimana enak nggak nasi goreng buatan kak Rian" Ferrell yang keluar dari kamar mandi langsung menyendok nasi goreng yang ada di tangan Ranty .

__ADS_1


" Ih ...kakak ini punya ku ...nggak boleh ikut makan " dengan mulut yang masih mengunyah Ranty melayangkan protes nya tidak ingin membagi walau sedikit saja nasi goreng miliknya .


" Pelit banget se sama suami sendiri ,istri itu nggak boleh pelit sama suami." cup...cup ..cup ,Ferrell mengecup gemas Ranty bertubi-tubi di seluruh wajahnya mereka sampai melupakan jika masih ada Rian di dalam kamar mereka ,Rian nampak merekam adegan pertengkaran yang menurutnya sangat manis ,la merasa bahagia jika kini adiknya sudah mencintai Ranty ,dan semoga saja tidak akan ada masalah besar yang mereka lalui .


" aku harap kalian selalu bahagia ,dan Rell... untuk menuju kebahagian itu kau harus secepatnya mengakhiri sandiwara percintaan mu dengan Cecil dan mengakui Ranty sebagai istri sah mu dan itu harus secepatnya." tegas Rian pada Ferrell


" Iya kak itu pasti " jawab Ferrell .


" Aku harap secepatnya Rell karna kakak takut ini akan jadi masalah besar dikemudian hari." ucap Rian mengingatkan .


" Thanks kak..."


*


*


*


*


Di sebuah apartemen wanita cantik nan sexy terlihat mengamuk ,la membanting apapun yang ada di hadapan nya ,Cecil meluapkan amarahnya pada barang-barang yang ada di hadapan nya la merasa sangat emosi karna sudah lima hari la tidak bertemu dan berkomunikasi dengan Ferrell pujaan hatinya .


" Akhhhh...." prankkk Cecil kembali membanting vas bunga yang ada di hadapan nya .


" Aku benci kamu Rell ...aku benci situasi ini ...aku bakalan bikin kamu terikat sama aku ,dan aku pastikan aku lah yang akhirnya memilikimu !." ucapnya sarkas penuh amarah.


Lucy yang baru saja datang terkejut melihat apartemen yang sangat kacau ,la berjalan menuju kamar Cecil dan benar saja la menemukan wanita itu dalam keadaan acak-acakan ,bau alkohol sangat menyengat dengan beberapa pecahan botol dan gelas berserakan .


" Lo udah gila ya Cill ... " Lucy sungguh di buat merinding dengan keadaan sahabat nya .


" Iya ...gue gila !! dan Ferrell yang buat gue kayak gini , gue bakalan bikin dia ninggalin wanita kampung itu gue bakalan singkirkan wanita brengsek itu akhhhhh..." Cecil sungguh sudah di luar kendali .


" Lo tenang nggak gini caranya beb...Lo udah janjikan kita bakalan main cantik dan elegan ." Lucy sudah sangat jengah dengan kelakuan Cecil yang sudah seperti orang tidak waras .


" Lo janji kan bakalan bantu gue sampe akhir." Cecil mengiba pada Lucy .


" Gue janji , gue akan selalu bantu Lo buat dapetin Ferrell tapi Lo harus sabar ini nggak semudah membalikan telapak tangan Cill gue harap Lo nggak kaya gini lagi dan kalo Lo kaya gini lagi gue Bakalan tinggalin Lo ,gue nggak akan bantu Lo ! jawab Lucy menyakinkan Cecil .

__ADS_1


__ADS_2