Istri Dibalik Layar

Istri Dibalik Layar
Bab 71


__ADS_3

Lagi dan lagi aku ucapkan terimakasih pada renders tercinta yang sudah Sudi mampir di Karya ku ini.πŸ₯°


Happy reading....πŸ€—


Ranty mengatur nafasnya yang memburu, keringat dingin sudah mengucur. la menahan rasa sakit diperutnya yang sesekali di rasakannya, namun Ranty rupanya memilih menahan rasa sakitnya, la tak ingin membuat kepanikan di acara penting sahabat dan kakak iparnya.


Iya kini keluarga besar Nugraha sedang mengadakan acara resepsi pernikahan Riansyah Nugraha dan Fany Larasati.


" Ran kok muka Lo pucet, terus keringet dingin gini ?" pandangan Fany langsung tertuju pada Ranty yang kepergok tengah meringis.


" Emmm ...huhhh gue nggak papa Fan." Ranty mengatur nafasnya yang tercekat menahan sakit yang kembali datang.


" Nggak ah gue nggak yakin Lo baik-baik aja tunggu ya gue ke mas Rian dulu." Fany menghampiri sang suami yang sedang ngobrol bersama beberapa kolega bisnis.


" Maaf mas bisa bicara sebentar?"


" Ya sayang ..." Rian mengangkat tangannya kemudian berpamitan pada rekan bisnis yang sedang mengobrol dengannya dan mengikuti Fany sang istri.


" Mas ...Ranty sepertinya merasakan sesuatu keadaannya nggak baik-baik aja mas." Fany menyampaikan apa yang Ranty rasakan.


" Sebentar, mas telfon mommy dulu." Rian yang hendak menelfon urung ketika Fany melayangkan protes.


" Loh kok mommy se mas Ferrell dong." Fany tak habis fikir kenapa sang suami malah menelfon sang mommy, bukan Ferrell yang jelas-jelas suami Ranty.


" Hehh yangk nanti mas ceritain ya sekarang mas telfon mommy dulu".Rian mencoba memberi pengertian kepada Fany.


Fany hanya pasrah sambil sesekali melirik dan menelisik berfikir apa yang sebenarnya telah terjadi, Fany yang sudah mulai menaruh curiga, pada keluarga Nugraha. sikap mereka aneh seminggu ini apalagi sikap Ferrell yang akhir-akhir ini jarang la lihat mendampingi Ranty, padahal kini usia kandungan Ranty sudah memasuki bulan terakhir.


Dan Ferrell yang juga hanya sebentar diacara resepsinya, bahkan Ferrell meninggalkan acara saat jam baru menunjukan 20:00 itu masih terbilang sangat sore bukan.


Dan puncaknya ialah sekarang. sang mommy dan Daddy mertuanya yang juga meniggalkan acara sesaat setelah kepergian Ferrell satu jam yang lalu karna ada sesuatu hal yang sangat penting.


" Sepenting apa sampai meninggalkan acara pernikahan anaknya." batin Fany yang sempat bertanya-tanya.

__ADS_1


Kemudaian Fany mengingat kapan terakhir kali melihat kemesraan Ferrell dan Ranty, dan Fany baru menyadari bahwa terakhir kali mereka bersama dan terlihat mesra ialah saat mereka mengadakan acara tujuh bulanan, tapi dua Minggu setelah itu, Ferrell terlihat sangat sibuk hingga saat ini. entah lah Fany bukan manager Ferrell lagi jadi dia sudah tidak mengetahui detil kegiatan Ferrell.


"Bagaimana?" tanya Fany tak sabar.


" "Mommy sedang menuju kesini, sebaiknya kita temani Ranty."


" Oh ya bukankah dokter Prita ada disini bersama Tomi?" tanya Rian yang mengingatkan akan keberadaan dokter Prita dokter kandungan Ranty sekaligus calon istri Tomi.


" Oh ya ampun mas aku lupa"Fany menepuk keningnya sendiri, saking paniknya Fany sampai melupakan keberadaan dokter Prita.


"Itu sayang, kita ke sana." ajak Rian yang sudah melihat dimana posisi dokter Prita dan Tomi.


" Dok ...Ranty seperti kesakitan dok bisa kita periksa dia aku takut terjadi sesuatu." tanpa basa-basi Fany langsung to the point.


Tampa menjawab dokter Prita yang sudah mengerti pun langsung berjalan cepat menuju tempat Ranty berada.


Ranty terduduk lemas keringat semakin membanjiri keningnya dan sesekali meringis memegangi perutnya.


" Nona Ranty apa yang anda rasakan sekarang?" dokter Prita langsung melayangkan pertanyaan pada Ranty.


" Kita langsung kerumah sakit sekarang jangan buang waktu, nona Ranty akan melahirkan!" ucap dokter Prita mengintruksi sang kekasih untuk membantu membawa Ranty ke mobil.


Perkataan dokter Prita tentang keadaan Ranty sontak membuat Fany dan Rian seketika menjadi panik, disatu sisi acaranya masih berlangsung meski sekarang hanya acara ramah tamah, namun sepertinya dengan terpaksa mereka harus mengakhiri acara karna tidak mungkin membiarkan Ranty sendiri hanya didampingi Tomi dan dokter Prita.


Tomi mengendong Ranty menuju mobil, disusul Fany yang ikut dalam mobil Tomi menuju rumah sakit. sementara Rian masih sibuk menlefon mommy Winda mengabarkan bahwa Ranty akan segera melahirkan.


"Shitt ..." maki Rian saat sambungan teleponnya tak di gubris oleh Ferrell.


" Brengsek Kamu Rell kalo, bener apa yang selama ini di infokan orang suruhan Daddy aku habisi kamu Rell." kembali Rian mengumpat kesal, pada Ferrell.


Rany tiba di rumah sakit dan langsung masuk ruang bersalin, saat ini Ranty baru mangalami pembukaan empat, namun posisi bayi yang ternyata tidak memungkinkan untuk melakukan persalinan normal dan dokter Prita menganjurkan agar dilakukan persalinan secara Caesar.


" Maaf pak Rian, bayi nona Ranty berada di posisi sungsang, saya sudah menyarankan ini semingu yang lalu saat terakhir nona Ranty memerikasakan kandungannya,dan dari hasil USG ternyata, bokong se bayi yang berada di jalan lahir, bukankah nona Ranty sudah memberitahu pada keluarga? jika ini kelahiran kedua mungkin masih bisa diusahakan normal, namun mengingat ini adalah kelahiran pertama maka saya sarankan untuk dilakukan persalinan secara Caesar. " dokter Prita menerangkan kondisi Ranty saat ini.

__ADS_1


" Lakukan yang terbaik dok" pasrah Rian pada akhirnya.


Fany membekap mulutnya la begitu terkejut dengan kondisi Ranty .


" Apakah Ranty melakukan pemeriksaan sendiri mas?" tanya Fany menatap pada Rian la tak habis fikir, sampai tak ada satupun dari mereka yang mengetahui tentang keadaan Ranty.


" Bener-bener brengsek se Ferrell akhhh!!" Tomi meninju dinding meluapkan kekecewaannya pada Ferrell.


Sikap Tomi langsung mendapat perhatian dari Fany dan Rian.


" Jadi benar selama ini...!! dan Lo tahu tentang semua ini hah !! bentak Rian sambil menarik kerah kemeja Tomi. Rian tak percaya jika Tomi tega menyembunyikan kebenaran tentang kelakuan Ferrell satu setengah bulan terakhir ini.


" Udah mas ...sebenarnya ada apa ini, apa yang sudah terjadi mas !" Fany mencoba menenangkan Rian, yang terlihat sangat kecewa dengan Tomi.


"Rian...!!" teriak nyonya winda yang berhasil melerai ketegangan diantara mereka nyonya Winda yang datang, dengan tuan Nugraha .


" Bagai mana keadaan Ranty Ian? tanya nyonya Winda .


" Ranty harus menjalani operasi Caesar mom, karna bayi Ranty dalam posisi sungsang, sebenarnya dokter Prita sudah menyarankan ini seminggu yang lalu saat terakhir Ranty memerikasakan kandungannya." ucap Rian tertunduk lesu.


" Hah...ya Allah dadd ..." nyonya Winda terkejut mengetahui keadaan menantunya, la dan tuan Nugraha begitu sibuk menyelidiki kelakuan Ferrell.


" Mommy sebenarnya apa yang sudah terjadi?" Fany menghampiri sang mertua dan menanyakan hal yang sama.


" Mommy..." Rian mengangguk mengisyaratkan, sang mommy untuk memberi penjelasan pada Fany.


Nyonya Winda duduk, di kursi besi didepan ruang tunggu, la menceritakan bahwa selama satu setengah bulan belakangan ini, nyonya Winda dan tuan Nugraha menaruh curigai pada Ferrell, melihat sikap dan perubahan sang putra, sepertinya Ferrell menyembunyikan sesuatu dan benar saja orang suruhan tuan Nugraha melihat beberapa kali melihat Ferrell bertemu seorang wanita, Odah suruhan tuan Nugraha mengambil beberapa foto mereka berdua dan betapa terkejutnya nyonya Winda dan tuan Nugraha saat melihat siapa wanita yang Ferrell temui.


ternyata wanita yang sering Ferrell temui adalah Viona teman masa kecil Ferrell sekaligus cinta pertamanya.


" Orang suruhan Daddy mendapati Ferrell menemui Viona di salah satu apartemen milik Ferrell sepertinya, Ferrell menyuruh Viona untuk tinggal di sana, mommy dan Daddy belum tahu sejauh mana hubungan mereka." hiks...hiks ...hiks...


Nyonya Winda terisak menceritakan apa yang selama ini telah la ketahui tentang Ferrell dan Viona.

__ADS_1


Fany membekap mulutnya tak percaya jika Ferrell tega dan mampu berbuat itu, pasalnya yang ia tahu Ferrell begitu mencintai Ranty, dan tentang Viona, Fany sama sekali tidak mengetahui siapa sosok Viona dimasa lalu Ferrell.


Jangan lupa untuk tinggalkan jejak πŸ€— like, hadiah, vote and komen, dukungan kalian sangat aku butuhkan plissπŸ™πŸ™


__ADS_2