Istri Dibalik Layar

Istri Dibalik Layar
Bab 43


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan yang lumayan melelahkan , akhirnya semua karyawan team FN beserta rombongan tiba di Ibukota. Ferrell , tak seperti Ranty yang langsung pulang ke kediaman keluarga Nugraha ,Ferrell dan Tomi memilih mengunjungi kantor team FN terlebih dahulu.


Sementara di rumah keluarga Nugraha nyonya Winda sedari tadi mondar-mandir gelisah di dalam kamarnya pasalnya Sekaran, la sedang memikirkan bagai mana sikap dan jawaban yang akan la berikan pada nyonya Inggrid ibu dari Devano .


Beberapa saat lalu nyonya Inggrid ,datang dan menanyakan prihal Ranty , nyonya Inggrid ,merasa telah jatuh hati dan ingin melamar Ranty untuk Devano , semenjak nyonya Inggrid melihat Vidio Devano dan Ranty berdance ,nyonya Inggrid sudah jatuh hati apalagi ,melihat komentar-komentar warganet yang menyebut mereka sangat serasi , nyonya Inggrid juga melihat ada cinta dari sorot mata putranya.


" Aduh ...gimana ini kok jadi runyam begini " monolog nyonya Winda sambil terus mondar mandir ,dan mencoba menelfon Ferrell.


Tut... Tut....Tut....


"Jawab anak nakal hehh..." kesal nyonya Winda pada Ferrell yang tak kunjung mengangkat telfon.


Ranty sudah tiba di rumah keluarga Nugraha bersama Fany , la langsung memasuki rumah dan mendapati nyonya Inggrid yang sedang duduk dengan elegan di ruang tamu ,sontak nyonya Inggrid yang melihat kepulangan Ranty ,berdiri menyambut wanita yang begitu diinginkan nya untuk menjadi menantu.


" Hai sayang ..." nyonya Inggrid langsung memeluk dan cipika cipiki,pada Ranty ,sementara Ranty mencium punggung tangan wanita paruh baya yang la fikir itu adalah sahabat ibu mertuanya. Ranty sempat terdiam heran pada sikap wanita paruh baya di hadapan nya.


" Kamu baru sampai nak ? tanya nyonya Inggrid pada Ranty.


" I-iya Tante ..." jawab Ranty canggung la menoleh sejenak pada Fany mengisyaratkan ,pertanyaan siapa wanita paruh baya dihadapan nya pada Fany , sedangkan Fany yang ingin menjawab tak kuasa la hanya tersenyum bingung.


" Kenalin sayang Tante Inggrid mamahnya Devano nak." jelas nyonya Inggrid.


" Oh ...ya Tante ...emm Tante sudah lama ? dan mommy mana Tan? Ranty bertanya perihal keberadaan mommy mertuanya.


" Em ...tadi se katanya ke kamar sayang ,lagi ngambil sesuatu." jelas nyonya Inggrid.


" Eh Fany...apa kabar nak?." imbuh nyonya Inggrid menyapa Fany .


" Baik Tante ..." jawab Fany sambil menyalami punggung tangan Nyonya Inggrid.


" Em...Tante sebentar ya ,aku temui mommy dulu ." pamit Ranty.


" Fan ...temenin tante Inggrid dulu ya aku mau temuin mommy dulu." ucap Ranty pada Fany .


Tok...tok...tok


" mommy....momm...,mommy..." Ranty mengetuk dan memanggil nyonya Winda .


" Ya sayang masuk nak" saut nyonya Winda.

__ADS_1


" mommy ...kok disini , di depan ada mamahnya kak Devano momm" ucap Ranty sambil menyalami punggung tangan nyonya Winda dan memeluknya.


" Kamu sudah ketemu Inggrid , dia bilang apa nak ke kamu?".


" Emm...nggk naya apa-apa momm cuma , sikapnya itu momm em... tiba-tiba beliau langsung mencium dan memeluk Ranty ,momm . aneh ya momm padahal Ranty baru aja ketemu."


"Mommy bingung sayang ...hemm Ferrell juga kemana se dia ,apa dia nggk ikut pulang sama kamu?".


" Em ...kak Ferrell sama kak Tomi ke kantor dulu momm katanya ada kerjaan sedikit momm , mungkin nanti malam baru pulang , memang kenapa momm ,kok mommy kayak gelisah dan khawatir gitu momm?."


" Gimana momm nggk khawatir hemm...begini sayang ".


Flashback on


Nyonya Winda yang sedang bersantai duduk di bangku taman ,menikmati waktu sore dengan meminum teh dan memandangi bunga-bunga yang bermekaran , di kejutkan dengan kehadiran sahabatnya Inggrid yang sudah lama tak bertemu karna nyonya Inggrid yang menetap di Australia bersama suaminya ,sedangkan Devano memilih tinggal di Jakarta guna melebarkan kiprahnya di dunia entertainmen.


" Sore jeng ...apa kabar " sapa nyonya Inggrid memeluk dan cipika cipiki .


" Baik jeng ...duh apa kabar tumben banget kamu kesini , kangen ya eh ...iya kapan kamu tiba?". tanya nyonya Winda .


" Em...tadi pagi jeng ,..." ucap nyonya Inggrid .


" Nggak jeng dia sibuk jadi aku pulang sendiri ,sekalian nengokin Dev..."


" Oh ya ...Ayuk kita ngobrol di depan ..."


Nyonya Winda pun mengajak nyonya Inggrid, keruang tamu , mereka ngobrol dengan santai melepas rasa rindu .


" Emm...gini jeng ...kemarin aku liat Vidio anak ku dengan gadis bernama Ranty , aku menyukainya jeng dan ,Devano juga terlihat mempunyai perasaan pada gadis itu ,dari tatapan nya aku bisa liat ada cinta ."


Deg ...


Nyonya Winda terdiam mencerna kata-kata ,yang baru saja di ucapkan nyonya Inggrid.


" Lantas ...?". tanya nyonya Winda penasaran.


" Ya ...aku sudah mengetahui nya bahwa la adalah adik sepupu Ferrell ,tadinya aku pikir gadis itu pacarnya Ferrell , melihat Ferrell sangat protektif , tapi setelah liat ,Vidio pertengkaran Dev dan Ferrell ternyata gadis itu adik sepupu toh..." jawab nyonya Inggrid.


" Aku juga tahu jeng kalo gadis yang bernama Ranty itu tinggal di sini ,jadi...aku ingin menemuinya dan aku ingin melamarnya untuk Devano jeng ." ucap nyonya Inggrid serius.

__ADS_1


Jederrr...


Nyonya Winda seakan dihantam batu besar mendengar keinginan sahabatnya yang ingin menjadikan Ranty sebagai menantunya ,bagai mana bisa nyonya Winda menyerahkan istri dari putranya untuk menjadi menantu orang lain.sungguh nyonya Winda tak tahu lagi harus bicara apa. Menolak pun rasanya tak enak .


" Ya ampun bagai mana mungkin ,ini semua gara-gara anak nakal itu coba dia mempublikasikan status nya dengan Ranty pasti tidak akan ada laki-laki lain yang mencintai Ranty , aku harus jawab apa ". batin nyonya Winda gelisah .


" Jeng ...kenapa ?" nyonya Inggrid memegang tangan nyonya Winda menyadarkan dari lamunannya .


" Eh ...em ...itu gini jeng kita kan nggk tahu ,hubungan antara Ranty dan Devano , dan sejauh ini Ranty tidak pernah cerita tentang kedekatan nya dengan siapapun , lagi pula bundanya Ranty sedang koma dan dirawat di Singapur dan ayah nya baru beberapa bulan ini meninggal ." nyonya Winda memberi alasan .


" Oh...kalo itu tenang jeng aku juga nggk mau buru-buru jeng kita tanyakan nanti ya kalo Ranty nya sudah pulang , aku akan menunggu , kata Devano mereka tadi sudah ada di bandara Sukarno Hatta, mungkin sebentar lagi sampai." nyonya Inggrid kekeh menunggu Ranty .


" Oh ...iya tadi anak-anak juga sudah mengabari aku , em...aku kekamar sebentar ya jeng ,mau nelfon Ranty sudah sampai mana". ucap nyonya Winda seraya bergegas ,ke kamar meninggalkan nyonya Inggrid , nyonya Winda saat ini perlu bicara dengan Ferrell untuk mencegah Ranty pulang .


Flashback off.


Ranty ternganga mendengar penuturan mommy mertuanya , la juga tak tahu harus bagai mana menanggapi situasi sekarang ini .


" Mommy mau telfon Ferrell ,bilang untuk mencegah mu pulang sampai tante Inggrid pulang tapi apa ,! dari tadi telfon mommy tidak di angkat-angkat !". kesal nyonya winda karna sedari tadi Ferrell sulit di hubungi.


" Kirim pesan saja momm , suruh dia pulang dan kita tanya pendapat nya , bagaimana pun ,ini juga karna kak Ferrell yang sudah menyembunyikan status pernikahan ini." jawab Ranty sendu.


Akhirnya nyonya Winda ,mengirim pesan kepada Ferrell untuk secepatnya pulang dan membantu menjelaskan pada nyonya Inggrid.


Di kantor team FN.


" Eh... hp Lo bunyi mulu liat dulu kek siapa tahu penting ." Tomi sudah sangat kesal dengan bunyi dering ponsel Ferrell yang sedari tadi tidak berhenti.


" Mommy ...20 panggilan ,ada apa mommy memanggil sebanyak ini , apa ada yang penting ?". Ferrell berucap heran pasalnya sang mommy tidak mungkin menghubunginya sebanyak ini jika tidak ada yang penting.


Ferrell kemudian melihat pesan sang mommy yang menyuruhnya untuk segera pulang dengan tambahan kata-kata SEGERA.


" Kenapa ?". Tomi penasaran dengan raut wajah sang sahabat yang berubah kala melihat handphone.


" Entah ...mommy menghubungi ku 20 kali dan mengirim pesan untuk aku segera pulang apa da sesuatu yang gawat?".


" Lah mana gue tahu kan gue disini bareng Lo , " jawab Tomi heran . " ya udah pulang dulu aja yok biar nggk penasaran klo bener ada yang nggk beres gimana " imbuh Tomi memberi solusi.


" Yaudah ..Lo ikut gue pulang " tanpa mendengar jawaban Tomi Ferrell melempar kunci mobilnya dan langsung berlalu pergi.

__ADS_1


" Dasar bos geblek maen tinggal-tinggal aja ,...tunggu woy ". Tomi ngedumel kesal pada sikap Ferrell yang tukang perintah tanpa bisa di bantah.


__ADS_2