
Kemesraan Ferrell pada Ranty kini menjadi berita. Akibat Ferrell yang tak tahu tempat saat bermesraan, ada beberapa orang yang mengambil gambar bahkan mengambil Vidio mereka. Berbagai komentar membanjiri unggahan foto dan vidio tentang mereka.
Ferrell ingin mengklarifikasi sendiri berita tentang dirinya namun, Tomi sudah lebih dahulu memberikan penjelasan pada media dan juga fans Ferrell. Tomi menjelaskan perihal tentang kecelakaan yang dulu sempat membuat Ranty istri dari Ferrell Nugraha menghilang, karena mengalami kecelakaan dan terbawa arus sungai. Hingga Ranty terpaksa di nyatakan meninggal dunia.
Tak ada sedikitpun yang Tomi sembunyikan, tentang ingatan Ranty yang hilang, dan bertemu keluarga Tuan prabu Wijaya. Bahkan tentang rencana pernikahan Ranty dan Arkha, terjadi karena Ranty yang kala itu sedang hilang ingatan. Semua telah Tomi beberkan. Iya tentang ini semua Tomi lah yang berada di balik terkuaknya keberadaan Ranty. Tomi berfikir jika masyarakat harus mengetahui jika Ranty Amalia Widodo istri dari Ferrell Nugraha masih hidup dan kini telah kembali.
Arkha begitu geram dengan pemberitaan tentang Ferrell dan Ranty. Pemberitaan tentang Ranty dan Ferrell menjadi penghalang bagi Arkha untuk mendapatkan Ranty. Jika Arkha nekat menikahi Ranty dalam waktu dekat ini maka semua orang akan berfikir jika dia adalah seorang pebinor. "Safira apa kamu memang bukan untuk ku "ucap Arkha seraya membuang nafas kasar. Perasaannya tak bisa di bohongi tentang penglihatannya selama ini tentang Ranty yang begitu jelas masih mencintai Ferrell, membuat Arkha menjadi bimbang.
Sementara baik Ranty dan Ferrell mereka berdua seolah tak terusik dengan pemberitaan media. Ranty yang saat ini sedang menemani Ferrell yang akan melakukan photo shoot di sebuah resort. Ferrell akan melakukan pengambilan gambar di kolam renang. Waktu pengambilan gambar yang dilakukan malam hari itu membuat Ferrell harus ektra mempersiapkan diri.
" Mas ...yakin,akan melakukan pemotretan sekarang kenapa harus malem si ?" tanya Ranty khawatir pasalnya pemotretan yang dilakukan Ferrell dengan bertelanjang dada dan masuk kedalam kolam renang. Ferrell tersenyum kala melihat Ranty yang perhatian padanya.
" Hei sayang, kau mengkhawatirkan ku hem ...? Tanya Ferrell serta mengerlingkan matanya menggoda Ranty. Ranty hanya tertunduk dan tersenyum kikuk.
" Maaf ya, mas Ferrell udah di tunggu tuh" ucap salah seorang kru yang mengingatkan jika pemotretan akan segera di lakukan. Ferrell hanya mengangguk sebagai jawaban.
Ferrell tanpa aba-aba membuka bajunya di hadapan Ranty dan hanya menyisakan celana pendeknya, sontak hal itu membuat Ranty terbelalak kaget. Ranty memalingkan wajahnya yang sedang bersemu saat melihat tubuh bagian atas Ferrell yang terekspose. Menampilkan dada dan perut sixpack nya.
" Hei kenapa berpaling hem ?" tanya Ferrell pada Ranty yang kini sedang membelakangi dirinya.
" Mas ... kenapa langusng buka baju aja si ! gerutu Ranty.
" Mas kan memang mau pemotretan sayang"
__ADS_1
" Iya tapi nggak harus disini juga"
" Sama saja, lagi pula aku suamimu, dulu bahkan kau yang sering membuka bajuku" ucap Ferrell berbisik di telinga Ranty membuatnya seketika meremang.
Ranty melotot menatap Ferrell yang secara terang-terangan mengungkap aibnya. " Khem ... sorry akika mau olesin ini dulu ya ke mas Ferrell." ucap seorang penata rias memutus interaksi mereka. Penata rias itu lalu mengoleskan minyak zaitun guna memberikan efek glowing pada tubuh Ferrell.
Namun, tangan penata rias itu langsung di tepis Ranty, saat penata rias yang berjenis kelamin laki-laki namun, bersifat seperti perempuan hendak menyentuh tubuh bagian atas Ferrell.
" Maaf mas, biar aku saja !!" ucap Ranty tegas seraya melotot tajam kearah penata rias tersebut, dan langsung mengambil alih botol minyak zaitun dari tangan sang penata rias. Ferrell sempat termangu menatap Ranty. Detik berikutnya senyum terkembang di wajah Ferrell, saat ia sadar jika Rantynya ternyata masih memiliki rasa posesif terhadapnya.
Penata rias itu menatap Ferrell. Ferrell yang faham arti dari tatapan sang penata rias pun mengangguk tanda jika biar Ranty yang akan melakukannya. " Kalau gitu akika pergi dulu ya em ... mas Ferrell jangan lama ya di tunggu loh sepuluh menit lagi" Penata rias itu lantas pergi meninggalkan Ferrell dan Ranty.
" Ok sayang oles sekarang " Ferrell menyodorkan tubuhnya dan merentangkan tangan nya memberi akses Ranty untuk mengoleskan minyak zaitun pada tubuh bagian atasnya. Ranty terkejut ia baru saja sadar jika kelakuannya tadi ternyata membuatnya dalam situasi sulit.
" Hei ayo sayang aku sudah ditunggu" Ferrell tersenyum penuh arti, ia tahu apa yang ada di benak Ranty saat ini.
" Oh ya sudah aku panggil lagi Merry untuk mengoleskan nya, Me--" ucap Ferrell terpotong saat hendak memanggil Merry.
" Eh i-iya aku yang oleskan" Ranty langsung mengoleskan minyak zaitun pada tubuh bagian atas Ferrell. Ferrell tersenyum penuh kemenangan namun, detik berikutnya ia seolah tak bisa bernafas. Saat jari lentik Ranty mulai meraba tiap jengkal tubuhnya. "Ahhh ..." desah Ferrell tanpa sadar dan langsung menghentikan tangan Ranty yang sedang menjelajah tubuhnya. " Stop sayang tolong ..." imbuhnya menghentikan pergerakan Ranty. Ferrell tak ingin kehilangan kendali, bisa-bisa ia tak jadi pemotretan dan akan langsung membawa Rantynya kedalam kamar.
" Maaf ..." ucap Ranty tertunduk.
" No sayang aku menghentikan mu karna tak ingin hilang kendali, aku sangat merindukanmu sungguh sayang, aku rindu sentuhan mu, cinta mu dan kasih sayang mu ." Ferrell langsung menyangkal apa yang sedang di fikirkan Ranty.
__ADS_1
" Ok mas Ferrell yuk udah kan ..." ucap seorang kru menghampiri Ferrell untuk segera melakukan sesi pemotretan. " Ayo sayang ..." Ferrell menggandeng tangan Ranty menuju tempat pemotretan yang berjarak sekitar tiga puluh meter dari tempatnya berias.
" Ok Rell ... udah siap?" tanya sang fotografer senior yang akan mengambil gambarnya.
" Ok Bang siap "
Ferrell pun melangkah menuju kolam dan membenamkan tubuhnya disana. Berbagai pose ia lakukan, sementara di atas kolam Ranty tersenyum diam-diam ia mengagumi Ferrell sang suami.
Ferrell terlihat begitu mempesona dan manly, suaminya itu masih saja memiliki aura yang begitu memikat. Ranty membayangkan saat dirinya dulu masih bersama Ferrell, menghabiskan hari dan malam-malam mereka, dan ketika tadi untuk pertama kalinya setelah tiga tahun ia berpisah Ranty yang kembali dapat menyentuh tubuh Ferrell. Namun, lagi-lagi Ranty menggelengkan kepalanya keras saat mengingat jika hari ini adalah tiga puluh hari terakhirnya dengan Ferrell.
'Huh kumohon jangan goyah Ranty... jangan ...' monolognya dalam ganti kembali menguatkan hatinya agar tetap pada pendiriannya yaitu berpisah dari Ferrell.
🌻 BERSAMBUNG ...🌻
Terimakasih atas dukungan kalian semua ... tetap dukung aku ya like, komen, hadiah dan votenya ya.
Selamat hari raya Idul Fitri, 🤗 Minal aidzin walfa izin mohon maaf lahir batin untuk semua, maaf jika author ada salah ya dalam membalas komentar kalian 🙏🙏
Dan satu lagi aku mau kasih kalian rekomendasi novel punya teman kuh ni dijamin seru dan bikin baper loh yuk intip dan mampir 🤗💞
__ADS_1
Cus langsung mampir ya ...
Love you all my renders ❤️❤️🥰