
Ada banyak hal yang ingin aku ungkapkan, ada banyak hal yang ingin aku rasakan. Padamu dan bersamamu ... kau tahu hal yang paling aku takuti. Adalah kehilangan dirimu, kehilangan pelindungku, kehilangan sahabat hidupku.
Ranty terduduk menatap Ferrell dengan derai air mata yang tak kunjung surut dari kedua kelopak matanya. Meski sekarang matanya sudah terlihat membengkak. Andai saja bisa ia malah ingin meraung melepaskan sesak di dadanya.
Melihat mata yang selalu menatapnya penuh cinta kini tertutup, melihat bibir yang selalu tersenyum manis dan membuat nya candu kini ter-katup rapat. Serta tubuh yang selalu memberikan pelukan kehangatan kini terbaring lemah.
Bahkan suara yang selalu mengungkapkan kata cinta untuknya pun kini tak lagi terdengar. Ferrell belum sadarkan diri meski ia sudah menjalani operasi pengangkatan peluru. Ada dua peluru yang bersarang di tubuhnya dan sayangnya salah satu peluru menyerempet organ jantungnya.
Ferrell kini mengalami koma dan harus segera mendapatkan donor jantung secepatnya. Tim dokter telah menerangkan jika Ferrell hanya bisa bertahan tiga hari itupun jika tidak terjadi komplikasi. Karena, jalan satu-satunya adalah melakukan Transplantasi jantung.
Sayangnya begitu sulit organ itu didapat. Membuat keluarga Tuan Nugraha semakin diliputi rasa sedih. Rasa Optimis kini berganti dengan rasa pesimis. Ranty sudah tak lagi memperdulikan kondisi tubuhnya fokusnya tertuju pada Ferrell.
Seharian Ranty hanya duduk di tepi ranjang hospital bad. Terus terduduk memandangi wajah pucat Ferrell. Bahkan Tuan Nugraha sampai meminta pihak rumah sakit untuk menyediakan bad yang lebih besar agar Ranty bisa ikut beristirahat di sisi Ferrell.
Semetara Amayra, gadis kecil itu juga terlihat tegar meski di usianya yang masih sangat kecil. Namun, Amayra sadar bahwa saat ini sang Daddy sedang dalam kondisi yang sangat tidak baik. Sama seperti Ranty bocah itu pun bersikeras ingin menemani sang Daddy bersama mommy nya.
"Sayang kau tahu, aku sedang hamil, buah cinta kita telah hadir. Kita akan bermain bersama Amayra aku, dan Ferrell junior hiks ... hiks ... hiks ... a-aku ti-dak bisa merawat mereka sendiri. Aku butuh kamu Mas, aku tidak bisa sendirian aku mohon buka matamu dan kembalilah."
"Daddy, Daddy msih berhutang pada ku dad , Daddy ingat Daddy akan membawa ku dan mommy ke Disneyland, kita akan menghabiskan liburan bersama, menjadi keluarga yang utuh, Daddy mommy sudah setuju untuk kembali tapi mengapa justru Daddy yang akan pergi," hiks ... hiks ...hiks...
Ranty dan Amayra terisak memeluk tubuh lemah Ferrell, Baik Ranty maupun Amayra sadar jika mereka harus belajar dari sekarang untuk mengikhlaskan kepergian Ferrell. Waktu tiga hari ini akan Ranty pergunakan untuk terus berada disisi Ferrell.
Arkha menatap Ranty dari balik kaca pintu ruang rawat Ferrell. Rasa sesak dan ngilu menjalar di hati Arkha kala melihat orang yang ia cintai kini begitu terpuruk dan hancur. Ternyata benar apa yang di katakan wanita yang ia temui waktu itu.
Laura, gadis itu berkata akan lebih menyakitkan melihat orang yang kita cintai terluka. Benar saja kini Arkha merasakan sesak dan sakitnya melihat kehancuran Ranty. Arkha tak tahu harus berbuat apa untuk menghapus semua kesedihan Ranty.
Jika bisa ia pasti akan melakukannya, yang bisa ia lakukan saat ini adalah merelakan Ranty. Melepaskan nya dan membiarkannya kembali pada cintanya. Arkha melangkah gontai meninggalkan rumah sakit, terlalu sesak ia rasakan melihat Ranty yang seperti sekarang.
Sore harinya seisi rumah sakit di hebohkan dengan kedatangan banyak wartawan. Mereka telah mengetahui tentang kondisi yang dialami Ferrell sang superstar. Banyak yang ingin mewawancarai Ranty akan tetapi harus mereka urungkan.
Ranty sama sekali tak ingin memberikan statement apapun. Begitu juga dengan keluarga yang lain, baik Tuan Nugraha maupun nyonya Winda pun tak ingin di temui. Fany yang tak ingin membuat suasana semakin ricuh memutuskan untuk mengadakan jumpa pers.
"Assalammualaikum warahmatullahi wabarokatuh ... em maaf kami baru bisa menemui kalian sekarang, disini saya tidak bisa berbicara banyak saya hanya bisa meminta doa dari kalian semua yang agar Ferrell bisa pulih seperti sedia kala."
"Maaf nona Fany seperti yang telah di beritakan di beberapa media apa benar jika Mas Ferrell saat ini sedang koma dan membutuhkan donor jantung? tanya salah satu wartawan.
Fany menatap Rian seolah meminta pendapat tentang pertanyaan wartawan barusan. Rian mengangguk, mereka telah sepakat tidak akan ada yang di sembunyikan dari publik terkait kasus dan kondisi Ferrell saat ini.
"Iya semua berita yang beredar benar adanya. Maka dari itu saya sekali lagi meminta para teman-teman wartawan dan seluruh masyarakat yang mencintai Ferrell untuk mendoakan yang terbaik bagi kesembuhan Ferrell terimakasih," ucap Fany seraya bangkit menggandeng Rian meninggalkan tempat diadakan nya jumpa pers.
"Ok teman-teman perjumpaan kita cukup sampai disini, dan nanti kami pasti akan mengabarkan lebih lanjut perkembangan kesembuhan Ferrell sekali lagi terimakasih Wasallammuaikum warohmatullohi wabarokatuh," ucap Tomi mengakhiri sesi wawancara.
Sementara dirumah sakit Ranty masih senantiasa menjaga dan menemani Ferrell. Meski sebenarnya tindakan Ranty tidak diperbolehkan. Namun, mengingat bahwa prediksi Ferrell hanya bisa bertahan selama tiga hari terlebih lagi sampai saat ini belum ada kabar tentang adanya pendonor jantung. Membuat pihak dokter dan rumah sakit memperbolehkan Ranty menemani Ferrell.
Waktu menunjukan pukul setengah tiga pagi. Namun, Ranty tak kunjung tertidur ia seakan enggan memejamkan matanya takut jika terjadi sesuatu pada Ferrell.
__ADS_1
"Sayang, kau tetap tidak mau bangun? Kau masih betah menghukum ku? Cup, cup, cup, cup Ranty mencium seluruh wajah Ferrell bertubi tubi.
Kembali Ranty meneteskan air matanya, rasa sesak kembali menyeruak dalam dadanya. Ranty memeluk tubuh Ferrell posesif dengan terus terisak pilu ini adalah hari kedua itu artinya besuk adalah hari ketiga. Dimana besok harus sudah ada donor jantung untuk Ferrell.
"Apa kau benar-benar pergi Mas, apa kau benar-benar tak ingin bersama aku lagi, apa kau benar-benar ...." hiks, hiks, hiks Ranty semakin terisak seraya memeluk Ferrell.
"Aku ingin ikut dengan mu mas, kita pergi sama-sama ya mas, aku sungguh tidak sanggup tanpa mu ..."
********
"Hai sayang ... jangan pernah menangis hem, aku tidak akan kemana-mana, aku akan tetap bersamamu meski raga ini tak lagi dapat menemanimu, percayalah aku selalu mengawasi mu jaga anak-anak kita dan jangan pernah bersedih aku mencintaimu ... " Ferrell berucap seraya menghapus air mata Ranty memberikan kecupan hangat dibibir Ranty Ferrell kemudian bangkit dan melambaikan tangannya kearah Ranty.
"Massss!"
"Daddy!"
Ranty terbangun, kemudaian menjadi panik saat melihat nafas Ferrell kembali tersengal-sengal. Ranty langsung memencet tombol darurat guna memangil dokter.
Dokter bergegas menuju ruang tempat Ferrell di rawat. "Dok, apa yang terjadi pada suami saya dok ?" tanya Ranty dengan raut wajah panik.
"Tenang Nona kami akan berusaha semaksimal mungkin."
Ttttiiiitttttt ....
Bunyi monitor yang menampilkan grafis kinerja organ tubuh, Ferrell. Menunjukan garis lurus.
"Maaf Nona ...." ucap dokter Syam pada Ranty.
"Daddy ... bangun Daddy ... huaaaaa" Amayra menangis histeris
Sementara Ranty hanya terdiam raganya seketika seperti telah tercabut dari jiwanya....
***Melihatmu bahagia, satu hal yang terindah
Anug'rah cinta yang pernah ku punya
Kau buatku percaya ketulusan cinta
Seakan kisah sempurna 'kan tiba
Masih jelas teringat pelukanmu yang hangat
Seakan semua tak mungkin menghilang
Kini hanya kenangan yang telah kau tinggalkan
__ADS_1
Tak tersisa lagi waktu bersama
Mengapa masih ada
Sisa rasa di dada
Di saat kau pergi begitu saja?
Mampukah ku bertahan
Tanpa hadirmu, sayang?
Tuhan, sampaikan rindu untuknya (rindu untuknya)
song by
(Sisa Rasa : Mahalini***)
🌼 BERSAMBUNG 🌼
Terimakasih banyak aku ucapkan untuk kalian semua yang sudah Sudi mampir di karyaku ... tetap like, comen, hadiah dan vote nya ya 🙏
Oh iya sambil nunggu kelanjutan kisah Ferrell dan Ranty, aku mau kasih rekomendasi novel dari Kak : Iren yang pastinya seru, bikin baper dan ....Pokoknya untuk kalian wajib banget ma
Menceritakan wanita yang nyaris sempurna hidup dan fisiknya.
Sangat cantik, pintar dan tajir. Namun, kesepian dan butuh cinta.
Keadaan memaksa nya untuk menikah, dan dia membutuhkan lelaki untuk bisa dinikahinya.
Dan lelaki yang dinikahinya harus mau menerima bayaran untuk pernikahan itu dan menjadi suaminya, sebagai suami bayaran.
Karena dia belum bisa sepenuhnya mempercayai kata cinta. dan tidak ingin terhutang budi oleh seseorang karena telah menikahinya.
Namun siapa sangka, lelaki yanh di nikahinya itu, seorang bocah yang masih dibawah umur, yang diidolakan banyak kaum hawa.
Agung. Seorang lelaki bocah yang ternyata mempunyai kehidupan yang sempurna juga, dia di idolakan oleh hampir semua kaum hawa di sekelilingnya. Bahkan setelah menjadi suami Alexa ,Agung pun di idolakan dan di incar oleh para kaum hawa yang ada dalam ke hidupan Alexa.
Lalu, akankah Alexa mampu mempertahankan Agung tetap jadi milikny?
Akankah Agung tetap setia?
Dan akankah Alexa kuat dengan semua masalah yang dihadapinya?
__ADS_1
Dimana masalahnya ternyata penghianatan dari orang-orang terdekatnya?