Istri Dibalik Layar

Istri Dibalik Layar
Bab 23


__ADS_3

Selesai dengan acara makan siang , kini Ranty bersiap untuk pergi ke kampus karna ternyata Ranty ada kelas sore.


" mau aku antar?"


" apa nggk ngerepotin kak?"


"nggk lah..atau mau aku tunggu juga siap"


" nggk usah kak kalau di tunggu soalnya nanti aku sama Fani ada janji sama kak Devano"


mendengar nama Devano , Ferrell seketika meradang .


" emang mau ngapain sama Playboy tengik itu"


" ih kak Ferrell ... kok gitu ngatain kak Dev..."


" jawab Ran...ada acara apa kamu Sama dia"


" oh ...kemarin kak Dev, mau traktir aku makan kak katanya mau ngerayain projects foto kita waktu itu .


" kamu percaya gitu , kalau niat dia gitu"


" emang ada niat lain kak"


" heh...sayang dia itu laki-laki "


" tapi kak aku sama dia cuma berteman aja kok".


" nggk ada pertemanan antara laki-laki dan wanita " .


" trus aku harus gimana kak? batalin?".


" nggk usah di batalin , kamu pergi sama aku"

__ADS_1


.


Ranty hanya bisa pasrah menuruti ferrell.


" terus se fa.....


belum sempat Ranty melanjutkan ucapannya ,Ferrell sudah lebih dulu memotong.


" Fani biar aku yang urus ".


Ranty tak lagi bisa menjawab.


selesai dengan perdebatan nya kini ferrell dan Ranty , bersiap untuk pergi ke kampus dan ferrell benar-benar membuktikan kata-kata nya yang akan mengantar dan menunggui Ranty selesai urusan kampusnya.


"momm...Ferrell sama Ranty pergi dulu ya "


Ferrell berpamitan pada nyonya Winda , yang kini tengah duduk di ruang keluarga sambil menonton tv.


" oh ya sayang kalian mau kemana?


kini Ranty yang menjawab sambil mengecup punggung tangan nyonya Winda.


" loh Ferrell?".


nyonya Winda yang nampak bingung pun bertanya kepada Ranty dan Ferrell.


" ferrell mau antar Ranty sekalian nungguin dia selesai , mantu moms ini kalau nggk di tungguin bisa-bisa di gangguin playboy tengik"


Ferrell menjawab pertanyaan sang mommy sambil berlalu pergi mendahului Ranty , nampak nya la masih sangat kesal .


nyonya Winda melirik Ranty mengisyaratkan kenapa dengan bocah itu .


sementara Ranty hanya mengedikkan bahu sambil mencium pipi sang mertua dan ikut berlalu menyusul Ferrell.

__ADS_1


" dasar bocah huh ...sudah mulai cinta toh"


nyonya Winda bermonolog seorang diri.


🌺🌺🌺🌺🌺🌺


sesampainya di kampus , Ranty yang hendak turun kembali di tahan Ferrell. tangan nya dicekat oleh Ferrell.


" kenapa kak?"


" sepertinya aku ..."


Ferrell tak melanjutkan kata-katanya ,la malah memperlihatkan wajah lemas sambil memijit kening nya seperti orang. yang sedang sakit.


seketika Ranty menjadi khawatir ,


" Kakak kenapa ? kakak sakit ".ucap Ranty sambil memegang kening Ferrell ,


" aku hanya butuh sesuatu untuk mengembalikan stamina ku Ran.."


" apa kak apa kakak menyimpan obat di mobil mana kak, biar aku ambil kakak nyimpen dimana?"


Ranty yang panik seketika mencari-cari obat untuk Ferrell.


namun tak disangka Ferrell yang sudah sedari tadi gemas melihat Ranty langsung menarik tengkuk Ranty dan men ci*um bibir ranum milik Ranty , ci*uman yang sangat lembut namun sangat menuntut ,Ferrell menyesap dan me*lu*mat bibir Ranty tanpa henti seolah tak ingin menyudahi .


Ranty Hanya bisa pasrah menerima ci*uman yang Ferrell berikan . namun saat Ranty tersadar la harus segera ke kelas pun sontak mendorong dada Ferrell pelan.


" Sudah ...aku sudah dapat obat ku dan sekarang, lihat aku sudah full kembali"


ucap Ferrell pada Ranty sambil mengerlingkan mata , menggoda Ranty.


sementara Ranty hanya tertunduk la merasa sungguh malu

__ADS_1


" Aku pergi kak" Ranty berucap sambil berlari menghindari rasa malu yang sedang melandanya kini.


__ADS_2