
Selesai dengan acara makan siang , kini Ranty bersiap untuk pergi ke kampus karna ternyata Ranty ada kelas sore.
" mau aku antar?"
" apa nggk ngerepotin kak?"
"nggk lah..atau mau aku tunggu juga siap"
" nggk usah kak kalau di tunggu soalnya nanti aku sama Fani ada janji sama kak Devano"
mendengar nama Devano , Ferrell seketika meradang .
" emang mau ngapain sama Playboy tengik itu"
" ih kak Ferrell ... kok gitu ngatain kak Dev..."
" jawab Ran...ada acara apa kamu Sama dia"
" oh ...kemarin kak Dev, mau traktir aku makan kak katanya mau ngerayain projects foto kita waktu itu .
" kamu percaya gitu , kalau niat dia gitu"
" emang ada niat lain kak"
" heh...sayang dia itu laki-laki "
" tapi kak aku sama dia cuma berteman aja kok".
" nggk ada pertemanan antara laki-laki dan wanita " .
" trus aku harus gimana kak? batalin?".
" nggk usah di batalin , kamu pergi sama aku"
__ADS_1
.
Ranty hanya bisa pasrah menuruti ferrell.
" terus se fa.....
belum sempat Ranty melanjutkan ucapannya ,Ferrell sudah lebih dulu memotong.
" Fani biar aku yang urus ".
Ranty tak lagi bisa menjawab.
selesai dengan perdebatan nya kini ferrell dan Ranty , bersiap untuk pergi ke kampus dan ferrell benar-benar membuktikan kata-kata nya yang akan mengantar dan menunggui Ranty selesai urusan kampusnya.
"momm...Ferrell sama Ranty pergi dulu ya "
Ferrell berpamitan pada nyonya Winda , yang kini tengah duduk di ruang keluarga sambil menonton tv.
" oh ya sayang kalian mau kemana?
kini Ranty yang menjawab sambil mengecup punggung tangan nyonya Winda.
" loh Ferrell?".
nyonya Winda yang nampak bingung pun bertanya kepada Ranty dan Ferrell.
" ferrell mau antar Ranty sekalian nungguin dia selesai , mantu moms ini kalau nggk di tungguin bisa-bisa di gangguin playboy tengik"
Ferrell menjawab pertanyaan sang mommy sambil berlalu pergi mendahului Ranty , nampak nya la masih sangat kesal .
nyonya Winda melirik Ranty mengisyaratkan kenapa dengan bocah itu .
sementara Ranty hanya mengedikkan bahu sambil mencium pipi sang mertua dan ikut berlalu menyusul Ferrell.
__ADS_1
" dasar bocah huh ...sudah mulai cinta toh"
nyonya Winda bermonolog seorang diri.
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
sesampainya di kampus , Ranty yang hendak turun kembali di tahan Ferrell. tangan nya dicekat oleh Ferrell.
" kenapa kak?"
" sepertinya aku ..."
Ferrell tak melanjutkan kata-katanya ,la malah memperlihatkan wajah lemas sambil memijit kening nya seperti orang. yang sedang sakit.
seketika Ranty menjadi khawatir ,
" Kakak kenapa ? kakak sakit ".ucap Ranty sambil memegang kening Ferrell ,
" aku hanya butuh sesuatu untuk mengembalikan stamina ku Ran.."
" apa kak apa kakak menyimpan obat di mobil mana kak, biar aku ambil kakak nyimpen dimana?"
Ranty yang panik seketika mencari-cari obat untuk Ferrell.
namun tak disangka Ferrell yang sudah sedari tadi gemas melihat Ranty langsung menarik tengkuk Ranty dan men ci*um bibir ranum milik Ranty , ci*uman yang sangat lembut namun sangat menuntut ,Ferrell menyesap dan me*lu*mat bibir Ranty tanpa henti seolah tak ingin menyudahi .
Ranty Hanya bisa pasrah menerima ci*uman yang Ferrell berikan . namun saat Ranty tersadar la harus segera ke kelas pun sontak mendorong dada Ferrell pelan.
" Sudah ...aku sudah dapat obat ku dan sekarang, lihat aku sudah full kembali"
ucap Ferrell pada Ranty sambil mengerlingkan mata , menggoda Ranty.
sementara Ranty hanya tertunduk la merasa sungguh malu
__ADS_1
" Aku pergi kak" Ranty berucap sambil berlari menghindari rasa malu yang sedang melandanya kini.