
Waktu terus berlalu tak terasa dua hari lagi adalah hari pernikahan Ranty dan Ferrell, namun sampai saat ini ,detik ini Ferrell belum pernah sekalipun menghubungi apalagi berbicara pada Ranty.
๐บ๐บ๐บ๐บ
Kota Surabaya
" Rell...Lo serius minta gue buat cari informasi tentang Ranty.
Tomi berbicara pada Ferrell karna dirasa sahabat nya ini tiba tiba saja meminta informasi tentang calon istrinya.
" Iya kenapa ...keberatan?"
ferrell bertanya balik pada Tomi.
" Ya nggak se , cuma kayaknya aneh aja "
Tomi merasa ada yang aneh pasalnya kenapa sahabat nya ini baru sekarang meminta informasi tentang Ranty kemarin - kemarin la tak perduli,
" Berapa lama Lo butuh waktu buat cari informasi tentang Ranty".
Ferrell kembali menegaskan seolah tak sabar .
" Iya ...iya tunggu satu jam "
Tomi berucap malas , la pun berlalu pergi dengan perasaan kesal.
Setelah satu jam berlalu Tomi kembali dengan membawa berkas yg berisi informasi tentang Ranty.
Tok...tok...tok...
" Masuk...." ferrell mempersilakan masuk sahabatnya itu.
" Ini yg Lo mau dan ingat jaga detak jantung jangan sampai ..."
Tomi menggantung kata katanya seraya menggoda sahabat nya itu.yg hanya di tanggapi Ferrell dengan tatapan dingin.
Lembaran ...lebaran foto Ranty adalah yg pertama di lihat Ferrell .
" CANTIK"
lagi lagi kata kata itu yg keluar tapi bukan dari mulut namun Ferrell hanya membatin
Setelah membaca beberapa berkas yg di berikan oleh Tomi , Ferrell terlihat tersenyum sumringah,
" Ternyata dia jago tari balet, dan dia juga memiliki pribadi yg mengejutkan rupanya ."
Ferrell begitu terkejut mengetahui sisi pribadi Ranty yang ternyata energik,dan juga terlihat dalam foto Ranty yang ternyata juga memiliki selera fesion yang elegan,berbeda sekali dengan yang Ferrell lihat selama ini ya ,meski hanya beberapa hari Ferrell melihat Ranty .
" Gimana puas sama hasilnya "
Tomi bertanya dengan nada menggoda.
" Menarik ....., kita liat saja nanti setelah dia jadi istri Ferrell Nugraha"
Ferrell berucap seraya membanggakan dirinya .
" Cih...apa kita akan pulang sore ini, ya acara pernikahan Lo kan dua hari lagi ,mommy Lo dah nelpon in mulu ini".
Tomi mengingatkan bahwa la dan Ferrell harus segera pulang karna memang nyonya Winda selalu saja menelfon .
" Masih ada sesi terakhir tom....yg mau nikah itu gue bukan Lo , jadi Lo santai aja ok".
Ferrell seperti tak perduli ocehan Tomi.
" Ok...terserah lu aja lah".
Pasrah Tomi pada sahabatnya .
๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ
__ADS_1
Hari yg ditunggu pun tiba ...hari di mana pernikahan Ranty dan Ferrell ,meski sederhana namun semua sudah di persiapkan sedemikian rupa oleh nyonya Winda
Tok....tok...tok....
" Ranty ...sudah siap nak"
nyonya winda mengetuk pintu kamar Ranty ,terlihat Ranty begitu cantik dengan gaun putih ,
" Iya tan ....Ranty sudah siap"
" Eh ...moms kan sudah bilang untuk Menganti sebutan Tante dengan moms Ranty"
Nyonya Winda masuk dan duduk di samping Ranty
" Eh...emm maaf Tante eh...moms"
gugup Ranty...
" Nak...moms minta maaf ya ,maaf untuk pernikahan mu yg sederhana ini dan maaf untuk ,menyembunyikan pernikahan mu dari publik .
Nyonya Winda berucap dan mengelus rambut ranty, merasa bersalah dengan keadaan .
" It's ok moms ...Jagan di fikirkan Lagi ya yang terpenting pernikahan Ranty dan Ferrell sah secara agama dan negara .
Ranty berusaha menenangkan nyonya Winda
" Terimakasih ya sayang...ya sudah ayo kita keluar.
Sementara di halaman belakang tempat acara ijab kabul akan dilangsungkan terlihat tuan Nugraha yg masih gelisah menunggu kehadiran Ferrell yg belum juga datang padahal acara satu jam lagi akan di mulai
" Pak frans ....bagai mana sudah ada kabar dari Tomi atau Ferrell?" .
Tanya tuan Nugraha pada pak frans pimpinan pelayan sekaligus asisten tuan Nugraha...
" Sudah tuan ....tuan muda sedang dalam perjalanan sudah ada di bandara mungkin sekitar satu jam lagi sampai tuan".
Pak frans menjelaskan keberadaan tuan muda nya pada tuan Nugraha.
" Baik terimakasih pak frans ."
Setelah menunggu beberapa saat Ferrell tiba di tempat acara meski terlambat 10 menit dari waktu yg sudah di tetapkan
" Assalammualaikum ...maaf saya terlambat"
Ucap Ferrell pada semua tamu dan kedua orang tuanya karna keterlambatan nya .
terlihat Ferrell yg sedetik kemudian berdiri mematung, melihat Ranty yg sangat cantik dengan berbalut gaun putih .nyonya Winda yg sedari tadi melihat anak nya yg terpaku pun akhirnya menepuk punggung Ferrell, menyadarkan ferrell yg sedang terdiam .
" Dasar anak ini ..." nyonya Winda bergumam sangat pelan .
" Ya sudah mari kita mulai " .
Pak penghulu pun mulai menjabat tangan Ferrell untuk mengucap ijab Kabul dengan satu tarikan nafas akhirnya Ranty dan Ferrell kini resmi menjadi suami istri.
๐บ๐บ๐บ
Acara pernikahan yg sangat sederhana itu telah selesai tamu undangan yg memang hanya beberapa orang saja juga sudah berpamitan untuk pulang
Sedangkan di kamar Ferrell ,Ranty yang sejak tadi hanya duduk termenung dengan masih menggunakan gaun yang tadi ia gunakan di pernikahan.
" Hehhh setelah ini apa lagi "
Ranty bergumam pelan ,memikirkan bagaimana nasib pernikahan dan kehidupan nya kelak
sampai Ferrell yg membuka pintu menyadarkan ,lamunan nya.
seketika rasa canggung menyeruak mereka berdua sama" kaget akan kehadiran masing masing
" Khemmm kamu belum membersihkan diri Ran ..."
Ferrell mencoba berbasa-basi pada Ranty .
" Emm sebentar lagi "
__ADS_1
jawaban singkat dari Ranty yg berucap sambil berlari kecil menunju kamar mandi,dan saking gugup nya sampai Ranty melupakan baju gantinya
" Huhhh bodoh bagaimana mungkin aku lupa bawa baju ganti ohh ya ampun"
Ranty bermonolog merutuki kebodohan nya yang lupa membawa baju ganti ,dan untung nya ada
bathrobe ,yg sudah tersedia di kamar mandi ,ya setidaknya Ranty tak harus meminta tolong pada Ferrell untuk mengantarkan baju ganti nya ke kamar mandi.
" Huhhh masih beruntung " sambil mengelus dada Ranty merasa sedikit lega telah menemukan bathrobe.
Setelah 10 menit berada di kamar mandi akhirnya Ranty selesai dengan segala ritual mandinya ,dia keluar dari kamar mandi ,ambil mengedarkan pandangan mencari sosok ferrell yg sepertinya sudah keluar dari kamar karna tak ada sedikit pun tanda- tanda ada manusia lain di kamar itu,
Ranty melenggang, keluar hendak Menganti pakainnya, Ranty yg baru memakai andewer dan bra ,sangat terkejut karna tiba" Ferrell yg datang dari ,arah balkon kembali terpaku terdiam melihat pemandangan yg ada di depan nya ,Ranty yg hanya menggunakan andewer
dan bra terlihat sangat sexy
" Akhhhhh tutup mataaaa"
jerit Ranty sambil melempar bantal dengan brutal ke arah ferrell dan menyadarkan pikiran Ferrell yg sedang mengagumi tubuh sexy Ranty
" Owhhh shitt ....maaf aq pikir kau msih di kamar mandi "
Ferrell tersadar dan buru- buru menutup mata dan berbalik membelakangi Ranty
" Hah tutup mata katanya yang benar saja aku ini kan suami mu"
Ferrell berbicara dengan nada sebal ,pada Ranty .
Ranty buru - buru memakai baju nya ,
" emmm maaf aku belum terbiasa dan ini terasa begitu aneh dan mengejutkan kau boleh buka mata rell".
Ferrell berbalik menuju kamar mandi tanpa mengucapkan sepatah kata pun pada Ranty ,malu mungkin itu lah yg mereka berdua rasakan .di kamar mandi Ferrell langsung berendam ,menetralkan kegugupan nya .
" Huhhh bodoh kenapa juga ,harus ada insiden ini"
Sementara itu nyonya Winda yg datang dengan beberapa orang pelayan memasuki kamar Ranty dan Ferrell .nyonya Winda tanpa aba" langsung mengintruksikan ,para pelayan untuk membawa single sofa yg ada di kamar itu.sementara itu Ranty terdiam dengan wajah kebingungan ,mendapati sang mertua yg mengambil dan memindahkan single sofa ,
" Moms untuk apa Sofanya di keluarkan "
Ferrell yg baru saja keluar dari kamar mandi ,pun bertanya pada sang mommy,
" Di bawa keluar"
dengan santai nya nyonya Winda menjawab pertanyaan Ferrell.
" Iya mom dibawa keluar, tapi kenapa dibawa keluar".
Ferrell kembali bertanya pada sang mommy tercinta ,merasa kurang puas dengan jawaban sang mommy tadi.
" kenapa..? ,biar tidak ada acara ,tidur terpisah seperti yg ada di drakor - drakor , "
kembali nyonya Winda menjawab sang anak.
" Come on ,mom..." kenapa mom berfikir begitu,"
Ferrell kembali menyayangkan protes nya ,bingung dengan pemikiran sang mommy.
" Karna yg mom tonton di drakor seperti itu , menikah karna di jodoh kan pasti ,akan ada acara tidur terpisah, dan kalo itu terjadi ,maka mom akan lama memiliki cucu."
Nyonya Winda menjawab ,santai sambil berlalu pergi .
" Hahhh...."
Ferrell menganga Tak percaya kalo mommy nya ,bisa berfikir sedetail itu .
seakan nyonya Winda mengetahui apa yg ada dalam pikiran Ferrell ,ya , memang itu yg akan Ferrell lakukan setelah ini ,karna baginya dan juga , Ranty pasti masih merasa canggung jika harus tidur satu ranjang.
Ranty yang sedari tadi hanya terdiam ,melihat perdebatan anak dan mommy itu, kini tak kalah terkejutnya kaget dan malu , mungkin itu yg saat ini di rasakan Ranty .
" Oh ...ya ampun,harus kah. "
Ranty kembali bergumam dalam hati.
__ADS_1
Nah loh dah ketebak permainan mu ferrell ๐คญ
Maaf jika ceritanya kurang memuaskan dan maaf juga untuk penulisan ,penataan kata" , msih kurang enak di dengar dan juga msih banyak Taypo ,harap maklum karna author masih pemula ....mohon dukungan nya para pembaca yg baik hati๐โค๏ธ