
Setelah tiga hari full menemani Ranty di rumah ,kini Ferrell mau tak mau harus berangkat ke kantor FN ,karna la juga terikat beberapa acara yang harus la hadiri sebagai bintang tamu.
" Sayang ,kamu nggak kuliah?." tanya Ferrell pada Ranty la kini tengah bersiap mengenakan beberapa aksesoris ,sedangkan Ranty masih terbaring dengan selimut yang menutup rapat tubuh polosnya karna aksi Ferrell semalam .
" Iya kak masuk tapi nanti siang." Ranty menjawab namun hanya membuka selimutnya sebatas kepalanya .
" Oh ayolah , sayang kamu nggak mau ke kamar mandi ,oh aku tahu atau kamu mau kita mengulang yang semalam ,kau sangat sexy sayang ..." Ferrell melangkah dan memeluk Ranty dengan gemas.
" Ih kak Ferrell ...mesum!!!."
Sontak Ranty langsung terbangun dan menghindari Ferrell ,la melangkah mengenakan bad cover melilit di tubuhnya la berlari menuju kamar mandi . Ferrell tergelak melihat tingkah polos Ranty .
*
*
*
*
* Di Gedung FN *
Ferrell duduk di kursi kebesarannya ,la menandatangani beberapa berkas kontrak ,para artis yang di naungi nya ,saat serius dengan pekerjaan nya tiba-tiba seorang wanita mengenakan pakaian sexy langsung masuk tanpa mengetuk pintu .
" Sayang ... apa kabar ? aku kangen ..." Cecil la langsung berhambur memeluk Ferrell dan mencium pipi pria itu.
" Cecil ...! aku mohon ini di ruangan ku bukan di depan media jadi tolong jaga sikap mu dan ya kita hanya bersandiwara !hubungan kita hanya rekayasa jangan membuat ku seperti sedang berselingkuh." tegas Ferrell kesal .
" Jika kamu mau jadiin aku selingkuhan mu atau yang kedua aku se rela aja Rell." ucap Cecil tanpa beban .
" Lo udah gila ! gue akan secepatnya mengakhiri hubungan rekayasa kita di media ,dan mengumumkan bahwa Ranty adalah istri dan wanita yang gue cintai." ucap Ferrell penuh emosi.
" Rell kamu , nggak bisa kek gini , aku nggak akan ngelepasin kamu Rell sekalipun aku harus ,menjadi yang ke dua!." tekan Cecil tak kalah emosi .
Setelah seminggu lebih tidak bertemu bahkan berkomunikasi sekarang saat la bertemu dengan Ferrell , laki-laki itu malah mengucapkan kalimat yang tak diinginkannya ,membuat emosi Cecil kembali mencuat.
" Terserah Lo... sekarang gue minta Lo keluar dari ruangan gue , gue mohon!
Cecil pergi meninggalkan ruangan Ferrell dengan sangat marah ,la melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju apartemen nya .
" Breng**k ...gue nggak akan biarin Ferrell lepas gitu aja , gue bakalan pastiin akan ada hari dimana Ranty lenyap dari hidup Lo Rell akhhhh....!!! teriak Cecil penuh amarah.
__ADS_1
Di kampus Ranty terlihat tersenyum-senyum saat melihat pesan dari sang suami tercintanya.
💞 My Hubby 💞
"Sayang sudah selesai kuliahnya? kalau sudah kakak akan jemput kamu ."
Me
"Sudah kak... emm nggak perlu kak ,aku takut kakak lagi sibuk ,aku naik taksi online aja."
💞My Hubby 💞
" Tidak ada kata tidak ! jika sudah selesai aku akan ke sana sekarang tunggu aku !! 😘."
Me
"Iya kak ... hati-hati ❤️."
Ranty menyimpan kembali ponsel nya kedalam tas , sesuai instruksi Ferrell la menunggu pria itu menjemput nya .
Beberapa saat kemudian , nampak kegaduhan terlihat dari parkiran kampus banyak mahasiswi berhamburan menuju parkiran ,siapa lagi kalau bukan Ferrell Nugraha yang menciptakan kehebohan .
Seorang artis papan atas tampan ,berkharisma multitalenta,dan di usianya yang masih terbilang muda la juga sudah menjadi CEO di agensinya sendiri ,sungguh pria yang mendekati kata sempura untuk ukuran manusia.
" Lo tahu nggak ada Ferrell loh di parkiran dia ke kampus kita." ucap salah satu mahasiswi.
" Yang bener Lo , ohhh... gue harus cantik gue harus foto bareng sama dia ,pangeran dunia nyata dateng ya ampun !." teriak mahasiswi lain nya .
" Kira-kira prince Ferrell mau ngapain ya."
timpal yang lain .
" Entah lah pokoknya kita kesana sekarang!." ajak mahasiswi yang lain .
" Ranty ...ke parkiran yuk ada prince Ferrell di parkiran semua mahasiswi pada ke sana loh." ujar salah satu mahasiswi menyapa dan mengajak Ranty .
"Emm enggak deh ...aku lagi pesen mie instan soalnya," jawab Ranty.
" Entar juga kesini orang nya ." gumamnya kemudian yang ternyata masih terdengar oleh mahasiswi yang tadi mengajaknya .
" Apa Ran ...Ferrell bakalan ke kantin.? tanya mahasiswi tadi .
__ADS_1
" Eh. ..enggak maksudnya bentar lagi mie gue siap soalnya " cengir Ranty .
" Ok deh ...gue duluan " ucap mahasiswi itu berlalu .
sambil menyantap mie instan dengan potongan cabai ,telur dan saus sebagai toping tak lupa la juga menyandingkan mie instan nya dengan beberapa Snack Sukro melengkapi kenikmatan mie instan yang sedang la santap entah kenapa Ranty, tiba-tiba sangat ingin makan ,makanan yang katanya tidak sehat itu . saking asiknya menyantap makanan nya sampai la tak sadar jika sudah ada Devano disebelahnya .
" Uhh ...makan sendirian aja ci..cantik " dengan usil Devano mencubit pipi Ranty gemas , sesekali la mencomot Snack Ranty .
" Ih ...kak Dev ...iseng aja se!" Ranty melayangkan pukulan kecil ke lengan Devano.
" Eh ...udah panggil-panggil kak Dev ya ...bukan Devano lagi " gemas Devano kembali mencubit pipi Ranty .
" Emang kenapa panggil kak Dev ...em nggak boleh ya yaudah ,maaf kak DEVANO" Ranty yang takut jika panggilannya pada Devano pun meminta maaf dengan menekankan kata Devano di akhir kalimatnya.
" No princess...aku justru senang jika kamu memanggilku Dev karna panggilan itu hanya untuk orang terdekat ku, tetap panggil aku seperti itu ." pinta Devano.
Ranty hanya mengangguk tanda mengerti.
" Hey ...apa kamu nggak ke parkiran? di sana ada kakak mu Ferrell ." tanya Devano pada Ranty .
" Em...nggak kak aku kan lagi makan" jelas Ranty .
" Apa kamu nggak mau ketemu Ferrell semua mahasiswi berbondong-bondong ke sana loh demi melihat sang superstar." timpal Devano lagi.
" Ish...kak Dev ...aku itu setiap hari liat dia kak pagi ,siang ,sore ,malam bahkan sebelum tidur aku selalu mendapat pelukan untuk apa lagi aku berhamburan dan
berdesakkan." ucap Ranty panjang lebar.
"Hah...selalu mendapat pelukan?." ulang Devano .
Devano sempat tercengang dengan kata-kata Ranty yang mengatakan selalau mendapat pelukan.
" Eh ...maksudnya pelukan sebagai kakak ke adik nya kak Dev..." ralat Ranty dengan gugup.
" Oh ...aku pikir ... Ran...wajah mu..." Devano nampak serius melihat wajah Ranty .
" Ah..kenapa kak ?kenapa dengan wajah ku ?." Ranty terlihat bingung dan memegangi wajahnya sendiri.
" Biar aku saja ..." Devano menangkupkan wajah Ranty dan mengambil tisu basah , Devano hendak mengelap beberapa makanan yang tercecer di bibir Ranty , namun belum sempat Devano melakuakan aksinya tangan nya di cekal oleh seseorang .
Siapa lagi orangnya kalau bukan Ferrell .Ferrell menatap tajam ke arah Devano la sebenarnya sudah berada di kantin itu cukup lama dan menyimak perbincangan Ranty dan Devano . Ferrell sempat emosi ketika melihat beberapa kali
__ADS_1
Devano mencubit pipi Ranty , namun la tahan .
Ferrell juga sempat tersipu saat Ranty kelepasan bicara kalau Ranty selalu mendapat pelukan sebelum tidur dari nya ,namun rahang nya kembali mengeras ketika melihat Devano hendak memegang bibir Ranty ,bibir miliknya akan di pegang oleh Devano oh sungguh ...tidak kan la biarkan .