
Kini Ranty dan Ferrell sudah berada di dalam mobil ,suasana seketika menjadi canggung manakala ferrell mengingat aksinya beberapa menit yg lalu ,pria itu sadar kalau lawan nya berciuman adalah lawan yg amatiran ,bahkan sepertinya ini yg pertama kali nya buat Ranty ,Ferrell merasakan ciuman Ranty sangat lah kaku .
saat sedang mengingat hal itu Ferrell terlihat tersenyum - senyum sendiri.
" Kak Ferrell "
Ranty memanggil sambil menepuk punggung Ferrell.
" Eh i-iya Ran...kenapa" (Ferrell)
ishhh dia yg cengengesan ,malah nanya kenapa ?dasar sedeng!!
Dalam hati Ranty mengumpat kelakuan aneh Ferrell
" Kakak senyaman- senyum , terus ngelamun ,klo kakak tetep kayak gini kapan kita jalan nya ?" (Ranty)
"Ehmmm iya Ran maaf" Ferrell menggaruk tengkuk nya yg tidak gatal ,merasa salah tingkah .
Tak berapa lama Ferrell pun melajukan mobil nya menuju ke kampus Ranty. dalam perjalanan ,hanya keheningan yg menyelimuti mereka berdua keduanya larut dalam pikiran masing-masing ,sampai akhirnya Ferrell memberanikan diri membuka suara.
" Emmm Ran...soal yg tadi terjadi di ruangan ku ...emmm ....
". ( Ferrell )
Ucapan Ferrell terpotong manakala Ranty dengan sigap menyela perkataan Ferrell.
" Nggk perlu d bahas kak aku anggap itu tadi adalah kecelakaan dan ke tidak sengajaan "
Ranty berucap seraya tersenyum lebar sesekali terkikik ,membuat Ferrell Merasa aneh .
" Kenapa Ranty begitu santai dan biasa ,seolah itu bukan lah hal yg besar , apa baginya memang tak ada arti nya .
dan kenapa juga aku harus terus terbayang ci*man tadi"
Ferrell merutuki dirinya dan perasaan nya bagaimana mungkin sebuah ci*man yg awalnya terjadi karna kecelakaan bisa sangat berbekas di hatinya sebagai laki-laki ,sedangkan bagi Ranty seperti angin lalu yg tak ada artinya. padahal ferrell tahu betul ci*man ini adalah yg pertama buat Ranty.
Tanpa terasa mobil yg di kendarai ferrell ,tiba di kampus tempat Ranty menempuh pendidikan.
" Kak aku turun ya terimakasih udah Anter aku ,dan terimakasih juga untuk latihan nya "
Ranty berucap dan mencoba menyelipkan godaan pada Ferrell , setelah melihat gelagat Ferrell Ranty tercetus untuk sedikit menggoda laki-laki yg sudah merebut ci*man pertamanya ,ya....sebenarnya Ranty merasa dongkol atas insiden tadi ,tp la juga mengakui dalam hati bahwa la juga ikut menikmatinya.
Ferrell menyerengit heran dengan kata-kata terakhir Ranty.
" Latihan " (Ferrell )
" lya latihan...latihan ci*man." Ranty berbicara seraya tertawa lebar ,dan berlari kecil,rasanya tak sanggup melihat raut wajah Ferrell.
Benar saja Ferrell seketika terbengong dengan mulut terbuka ,kaget bukan main dengan pernyataan Ranty barusan .
" Apa katanya ...ci*man tadi latihan".
Ferrell terkaget dan sontak menepuk kening nya ,
" ya ampun gadis itu" .
__ADS_1
Ranty yg berlari di koridor kampus Tek sengaja menabrak seseorang .
Bughh
" Ah awwww " Ranty meringis sakit saat lutut nya terbentur lantai
" Maaf ....kamu nggak papa"
laki - laki yg tadi di tabrak Ranty mencoba menolong membangunkan Ranty yg tertunduk di lantai.
" Ehh iya gak papa kok maaf ya aku yang salah karna sudah berlarian."
" Owh ya ...eh maaf kan aku ,tadi aku juga sedang sibuk berbalas chat ?
Devano langsung mengulurkan tangan bermaksud memperkenalkan diri .
" Devano
Laki- laki yg tadi tertabrak Ranty bertanya sambil mengulurkan tangan mencoba berkenalan.
" Aku Ranty kak emm ...kak Dev maaf ya aku sudah menabrak mu."
" it's ok cantik".
goda Dev sambil mengeringkan mata nya .
" Ok cantik emm semoga kita bisa bertemu lain waktu ".
Dev berlalu meninggalkan Ranty yg terpaku menatap heran laki laki yg baru saja berkenalan dengan nya.
" Dorrr....ishh Ranty ngapain bengong gitu trus kenapa tadi aku ditinggalin".
Cerocos Fany pada Ranty .
" " lshhh ngagetin aja fan... itu ".
Ranty menunjuk punggung Devano yg sudah menjauh namun masih terlihat oleh Fany.
reflek telunjuk Fany mengarah ke arah yg Ranty tunjuk .
" Owhhh itu kak Dev dia itu salah satu artis yg ada di FN Ran.. keluarganya dan keluarga Ferrell juga berteman sangat baik".
Fany terkikik geli sebelum la melanjutkan penjelasanya ,
" Sampai- sampai ni ya Tante Winda tuh bilang sayang anak jeng laki-laki coba kalo perempuan ".
" Owh..tapi kenapa dia ada di sini bukan dia harus nya udah lulus ya?" (Ranty)
" Yups ...dia udah lulus mungkin lagi ada urusan udah ah ke kelas yuk".
🌺🌺🌺🌺
Setelah sepulang dari kampus Ranty langsung menuju ke rumah sakit , menjenguk bunda Aliya .
keadaan bunda Aliya masih sama , belum ada perubahan namun Ranty tetap optimis klo bunda Aliya akan terbangun suatu hari nanti
__ADS_1
Setelah dari rumah sakit Ranty ,langsung pulang menuju mension keluarga Nugraha Ranty langsung masuk dan di sambut oleh nyonya Winda yg memang sedari tadi sudah menunggunya .
" Sayang ...boleh moms bicara sebentar".
Nyonya Winda menuntun Ranty dan mengiring nya duduk bersama .
" lya ...moms tentu".
(Ranty)
" Ranty ...mom dan Daddy rencananya mau membawa bunda mu ke Singapur sayang ,bunda mu akan di rawat di sana".
Nyonya Winda berbicara seraya mengelus rambut Ranty.
" Apa itu harus mom..."
Ranty sedikit tak rela jika harus jauh dari bundanya .
" lya sayang Karena di sana peralatan medis nya jauh lebih lengkap nak".
Nyonya Winda menyakinkan Ranty agar mengizinkan bunda nya di rawat di Singapur
" Kalo itu memang yg terbaik buat kesembuhan bunda Ranty ikutin aja saran mom..."
walau berat Ranty pun mengijinkan bunda nya di bawa ke Singapur .
" Rencananya lusa mom dan Daddy akan membawa bunda mu ,dan sementara mom juga harus ikut dan menetap di sana untuk menemani bunda mu ya sayang".
nyonya Winda kembali memberi penjelasan.
" Emmm...apa Daddy ikut mom?
" Iya sayang nggk mungkin kan hanya mom sendirian , nanti kak Rian kebetulan urusan yg di London selesai dan besok dia udah pulang kok sayang untuk ngurus perusahaan yang di sini,
terang nyonya Winda.
Setelah berdiskusi dengan nyonya Winda Ranty pun bergegas masuk ke kamar untuk membersihkan diri ,selesai membersihkan diri ,Ranty langsung merebahkan diri di atas kasur ...Ranty pun tertidur dengan posisi kaki nya yg masih menjuntai ,
Ferrell yg baru saja pulang langsung mendapati Ranty yg tertidur dengan posisinya yg di rasa tak nyaman ,dengan hati-hati Ferrell membetulkan posisi Ranty ,Ferrell membopong Ranty , saat akan menjatuhkan tubuh Ranty di ranjang ,Ranty membuka matanya karna la merasa ada pergerakan yg mengusik tidur nya ,sontak kedua mata mereka pun saling berpandangan ,
" Emmm kak Ferrell "
" Maaf Ran..aku hanya membetulkan posisi tidur mu ".
" lya kak ... terimakasih".
Ferrell langsung bergegas menuju kamar mandi ,membersihkan diri.lagi-lagi Ferrell merasakan detak jantung nya yg tak karuan .
" Aku mikir apa se dan kenapa akhir-akhir ini perasaan ku seperti ini pada Ranty".
Devano Gerald Wilson...
Model dan juga aktor keren , Ramah ,pejuang keras ,selalu berusaha memperjuangkan apa yg la inginkan
__ADS_1