Istri Dibalik Layar

Istri Dibalik Layar
Bab 125


__ADS_3

Proses perceraian Ranty dan Ferrell sudah memasuki proses persidangan. Baik Ranty dan Ferrell mereka tidak mengetahui. Jika proses perceraian mereka harus melalui proses Mediasi terlebih dahulu sebelum digelar di ruang sidang.


Ranty yang kala itu datang dengan ditemani oleh Arkha dan Yasmin selaku pengacaranya. Sementara Ferrell yang datang hanya ditemani oleh pengacaranya. Karena baik Nyonya Winda dan Tuan Nugraha mereka berdua sudah pasrah akan keputusan yang telah diambil oleh Ranty.


Ranty nampak gelisah menunggu Ferrell yang belum juga terlihat. Padahal proses Mediasi akan dilakukan sekitar sepuluh menit lagi. " Mari mba Ranty kita masuk dulu karena ada beberapa berkas yang harus kita siapkan." ucap Yasmin pengacara Ranty.


" Hem ..." jawab Ranty singkat kemudian mengikuti Yasmin masuk kedalam ruang mediasi. Arkha hanya bisa menunggu diluar. Karena proses mediasi hanya boleh dihadiri oleh kedua belah pihak.


" Selamat siang mba Ranty perkenalkan saya Alif, saya selaku mediator yang menangani kasus perceraian antara mba Ranty dan Tuan Ferrell Nugraha" sapa seorang mediator yang baru saja masuk.


" Siang pak Alif, saya Yasmin saya pengacara mba Ranty, Em ... bisa kita mulai sekarang pak, karena sepertinya Tuan Ferrell Nugraha tidak bisa hadir atau mungkin tidak ingin hadir, jadi saya rasa untuk mediasi em ... bisa di lewatkan saja?" ucap Yasmin panjang lebar.


" Maaf mba Ranty dan mba Yasmin, dalam proses mediasi ini memang bisa di langkahi tapi itu jika kedua belah pihak yang sudah sepakat untuk tidak ingin ada mediasi, tapi disini pengacara Tuan Ferrell sudah menghubungi saya dan beliau mengatakan jika Tuan Ferrell Nugraha akan menghadiri proses mediasi nya dan mungkin saja beliau terlambat." jawab sang mediator berusaha menahan pihak Ranty.


" Selamat siang maaf kami terlambat." sapa Ferrell yang baru saja datang di dampingi oleh pengacaranya yang bernama Andra


Ferrell kemudian masuk dan menjabat tangan orang yang ada didalam ruangan itu satu-persatu. Saat menjabat tangan Ranty Ferrell dan Ranty sama-sama terdiam dan saling memandang. Ferrell dan Ranty saling menatap dengan tatapan dan canggung sekaligus malu.


Pasalnya baju yang mereka kenakan saat ini seperti baju pasangan yang sedang dimabuk cinta. Karena saat ini Ranty yang terlihat sangat cantik dengan balutan kaos berwarna putih yang di padukan dengan blazer berwarna hijau toska serta celana bahan berwarna putih.


Seperti suatu kebetulan, Ferrell yang juga terlihat sangat tampan dengan balutan kaos yang di lengkapi dengan blazer dengan warna yang sama dengan yang Ranty kenakan serta celana bahan yang juga sama-sama berwarna putih.


Penampilan mereka berdua sontak membuat orang yang ada dalam ruangan itupun tersenyum samar. ' Sepertinya mereka berdua masih saling cinta' Alif sang modiator membatin ia dapat melihat pasangan yang ada dihadapannya saat ini sebenarnya masih saling mencintai dan menyayangi.


" Silahkan Tu— " ucapan pak Alif terhenti saat Ferrell menyela ucapnya.


"Maaf pak Alif panggil saya mas Ferrell saja" potong Ferrell saat mediator memanggilnya dengan sebutan Tuan.


" Baik mas Ferrell, em ... jadi bisa kita mulai ya mas Ferrell dan mba Ranty, pertama saya akan menanyakan pada mba Ranty karena disini mba Ranty yang mengajukan gugatan kepada mas Ferrell." ucap Alif membuka proses mediasi.


" Iya pak silahkan." jawab Ranty singkat.

__ADS_1


" Jadi begini em ... mba Ranty, apa alasan mba Ranty menggugat cerai mas Ferrell?" tutur Alif mengajukan pertanyaan pada Ranty.


" Saya dan mas Ferrell sudah tidak ada lagi kecocokan pak Alif jadi, saya merasa jika ini diteruskan rumah tangga saya hanya akan ada pertengkaran, karena ketidak cocokan itu."


" Maaf mba Ranty, mba yakin sudah tidak ada lagi kecocokan? pertanyaan modiator hanya di jawab anggukan oleh Ranty. "Dalam hal apapun?" mediator itu kembali bertanya dan lagi-lagi hanya di jawab anggukan oleh Ranty.


Entah apa yang salah dengan jawaban Ranty. Sehingga membuat sang mediator tersenyum. Hal itu membuat Ranty menyerengit heran sementara pengacara Ranty melirik tajam dengan raut wajah dinginnya.


Hal yang sama juga dirasakan Ferrell, ia juga memasang raut wajah heran dengan sikap Alif sang mediator. " Maaf pak Alif sepertinya ada tidak serius dalam memediasi klien saya!" ketus Yasmin pengacara Ranty.


" Maaf mba Yasmin, saya bukan tidak serius atau sedang bercanda, mba Ranty tadi bilang alasannya menggugat cerai mas Ferrell karena sudah tidak ada lagi cocokan, saya hanya merasa heran, mba Ranty ngakunya tidak cocok tapi saat ini lihat cara berpalian berpakaian kalian" ujar Alif memberi alasan kenapa ia sedari tadi tersenyum.


" Maaf pak Alif sepertinya tidak etis jika membawa-bawa masalah berpakaian, ini hanya suatu kebetulan ketidak cocokan disini adalah soal sifat dan tujuan berumah tangga." ujar Yasmin semakin geram.


" Ok apa mas Ferrell mersakan hal yang sama?" pertanyaan Alif kini terlontar untuk Ferrell.


" Saya tidak bisa memikirkan hal itu, maksud saya, saya tidak tahu apa yang disebut tidak ada kecocokan, karena yang saya rasakan saya hanya ingin selalu bersamanya, ingin kembali membahagiakannya dan itu adalah tujuan hidup saya. Ferrell berucap seraya menatap Ranty.


Sama hal nya dengan Ferrell yang menatap Ranty. Ranty pun juga sama menatap Ferrell dengan tatapan sendu. " Begini pak Alif klien saya ini masih ingin masih ingin mempertahankan rumah tangga nya." ujar Andra pengacara Ferrell.


Yasmin seolah tak terima dengan sikap mediator yang seolah-olah tidak profesional. Ia pun keluar mengejar Alif yang baru saja keluar " Maaf pak Alif anda tidak bisa begitu saja mengakhiri mediasi Anda baru mengajukan satu pertanyaan dan mediasi juga baru sepuluh menit berjalan Anda dengan gampangnya mengakhiri dan menjadwal ulang, Anda sangat tidak profesional pekerjaan Anda, hanya anda anggap sebagai mainan begitu!" ketus Yasmin panjang lebar.


"Maaf mba Yasmin tapi dalam hal ini justru mba Ranty lah yang sepertinya main-main hanya bermodalkan kata sudah tidak cocok, mba Ranty menggugat cerai, sedangkan dia sendiri tidak tahu letak ketidak cocokan ada dimana, mba Ranty lah yang sedang bermain-main dengan pernikahan dan saya menjadwal ulang mediasi untuk kedua belah pihak berfikir secara matang selama satu Minggu ini dan saya harap mba Ranty memiliki lebih banyak alasan yang kuat! permisi." jawab Alif tegas seraya meninggalkan Yasmin yang semakin geram.


" Mari mba Ranty kita pulang." Yasmin kembali keruangan mediasi dan mengajak Ranty untuk pulang.


" Apa itu artinya?" ucap Ranty mengambang


" Iya mba pak Alif tetap tidak mau meneruskan mediasi karena alasan mba Ranty dinilai tidak terlalu kuat, sepertinya kita perlu membeberkan soal perselingkuhan pak Ferrell mba, dan lagi pula mba juga punya bukti-bukti nya kan." saran Yasmin pada Ranty.


" Sayang ... tentang itu aku bisa menjelaskan segalanya ku mohon satu kali saja kita bicara." mendengar pengacara Ranty yang akan membeberkan perselingkuhan nya membuat Ferrell gelisah. Jelas saja jika sampai Ranty membeberkan alasan sesungguhnya sudah dapat dipastikan jika permintaan Ranty untuk bercerai pasti akan mudah untuk dikabulkan.

__ADS_1


"Mas maaf ... " jawab Ranty yang langsung meninggalkan Ferrell. Ferrell terdiam Ranty memang sudah tidak dapat lagi ia bujuk. Kini Ferrell harus benar-benar mempersiapkan diri untuk menghadapi proses perceraian selanjutnya.


Ranty melangkah gontai menuju parkiran gedung pengadilan agama. Ia melihat ponselnya membaca pesan dari Arkha. Arkha mengatakan bahwa dirinya harus pergi ke kantor saat ini juga karena ada meeting mendadak, dan menyuruhnya pulang bersama Yasmin.


Ranty berencana kekediaman keluarga Tuan Prabu untuk menemui mama Anjani dan papah Prabu. Sebelum pulang ke Bandung Ranty juga akan menemui Amayra karena kejadian kemarin membuat Ranty merasa bersalah pada putrinya. Drett ... drett ... drett ... ponsel Ranty bergetar menandakan pesan masuk.


Ranty memeriksa ponselnya dan membuka pesan yang baru saja masuk. Namun, Ranty langsung terdiam heran karena nomer yang mengirim pesan ke ponselnya adalah nomer tak dikenal. Ranty tercengang saat membaca isi pesan dari nomer tak dikenal itu.


📩 : "Ranty ... aku Viona tolong temui aku sore ini jam lima di kafe XX ada hal yang ingin aku bicarakan aku mohon." Ranty hanya membaca pesan tanpa berniat membalasnya.


Drett ... kembali ponsel Ranty bergetar dan satu pesan kembali masuk ke nomernya. Masih dari nomer yang tak dikenal.


📩 : " Jika kau tak menemui ku sore ini maka jangan pernah menyesal jika suatu hari nanti kamu akan kehilangan orang-orang yang kamu cintai, jadi datanglah dan aku tunggu jam lima sore ini aku ingin kamu datang sendiri!"


Ranty menghela nafas sebenarnya ia sama sekali tak ingin lagi bertemu Viona. Wanita yang pernah menikah dengan suaminya dulu. Namun, ancaman Viona juga tak bisa ia abaikan begitu saja.


🌼 BERSAMBUNG ...🌼


Terimakasih untuk semua yang sudah Sudi mampir ke novel ku dan meninggalkan jejak. Karena komen kalian sangat lah berarti untuk ku. Dan jika kalian ingin melihat visual Ferrell dan Ranty silakan mampir ke IG ku ya megarisama_89, dan tetap ya aku minta like, comen, hadiah dan vote nya ya 🤗


love you all my renders ❤️🥰 And happy reading 🤗


Oh iya baca juga nih novel aku yang baru masih di aplikasi noveltoon ya


Blurb :


Zaka dan Zaky adalah saudara kembar yang sengaja dipisahkan oleh kedua orang tua mereka. Zaka yang mempunyai pribadi lembut, hangat dan penyabar bersanding terbalik dengan Zaky yang dingin, arogan dan bringas. Hingga tragedi penculikan dan pembunuhan yang menimpa Zaka.


Membuat Zaky harus menggantikan posisi Zaka menjadi pemimpin perusahaan Angkasa grup. Bahkan bukan hanya menggantikan sang saudara kembar menjadi CEO ia juga harus menggantikan Zaka sebagai suami Queen Paramitha Wiryawan.


Queen yang sudah terbiasa dengan sikap lembut dan selalu dimanja oleh Zaka pun terkejut saat mendapati perubahan sang suami yang kasar dan tak lagi memanjakannya.

__ADS_1


Bagaimanakah kisah mereka selanjutnya? Akankah Queen mengetahui fakta tentang sang suami? Akankah suatu hari nanti Zaky dapat mencintai Queen? Dan akankah Queen menerima dan mencintai Zaky seperti ia mencintai Zaka setelah ia tahu kebenarannya?



__ADS_2