
Hari telah berganti Minggu ,Minggu pun telah berganti bulan tak terasa sudah 3 bulan usia pernikahan Ranty dan Ferrell , kini Ferrell sudah menemukan jawaban dari segala perasaan yg la rasakan pada Ranty.
Ferrell memang sudah memiliki perasaan pada Ranty .sementara Ranty , rupanya Ranty telah benar-benar teguh untuk mengunci hati dan perasaan nya untuk tidak melibatkan hati nya pada yg namanya rasa cinta, gadis ini begitu pandai menyembunyikan perasan nya ya walau pun tidak dipungkiri ada sedikit rasa pada Ferrell karna seringnya bersama dan perlakuan Ferrell yg kadang begitu manis pada nya.
namun Ranty tak ingin terhanyut pada rasa tersebut.
Ranty lebih memilih menempatkan rasa dan perasaan nya pada sebuah rasa antara adik dan kakak karna ternyata bukan hanya ada mereka berdua di hubungan ini , melainkan ada Cecil di tengah mereka seakan ikut menjadi skat penghalang bagi mereka berdua.
Pagi yg cerah di hari minggu Ranty yg sedang bermalas-malasan masih berbaring di atas tempat tidur .sementara ferrell sudah lebih dulu , membersihkan diri meski hari Minggu Ferrell tetap sibuk karna ternyata ,la sedang mempersiapkan acara ulang tahun team FN yg rencananya akan di selenggarakan pada minggu depan .
" Ran...bangun ih anak ini masih saja nyenyak ,jam berapa ini anak gadis jam 9 masih aja molor".
Ferrell membangun kan Ranty , sembari mengenakan jam tangan mahal nya , kini hubungan mereka sudah tak ada kecanggungan lagi mereka sudah saling bercanda satu sama lain namun untuk menuju cinta sepertinya tidak lah mudah karna Ferrell yg memutuskan memendam perasaan nya dan Ranty yg justru membentengi diri sekuat- kuat nya , benar-benar menempatkan dirinya hanya sebatas adik bagi Ferrell Nugraha.
" eemmm...iya kak sebentar ih ...bawel amat se kak Kaya bunda aja dech."
Ranty m3leguh namun gadis itu bukan nya bangun malah merapatkan selimut nya membuat Ferrell geram .
" ohhh...ok kalo dengan cara ini tidak bisa terpaksa kakak pakai cara yg terakhir."
tanpa aba-aba, Ferrell langsung mengendong Ranty ala bridal style, beras Ferrell langsung membawa Ranty ke kamar mandi namun,saat Ferrell menurunkan Ranty ke bathup pandangan keduanya pun terkunci , tanpa sadar seperti terhipnotis Ferrell menurunkan wajahnya mencium bi bir Ranty sama seperti Ferrell Ranty pun membalas ci*man Ferrell ,mereka berdua seperti terhanyut satu Sama lain menikmati dan meresapi setiap sentuhan satu sama lain , namun saat akal sehat Ranty mulai datang dengan salah tingkah Ranty menyudahi ci* uman mereka .
" emmm kak maaf "
ucap Ranty sambil tertunduk malu.
" khemmm aku yg seharusnya minta maaf ...emm baiklah sekarang cepat mandi jangan main-main di kamar mandi kakak tunggu 30 menit dari sekarang ,kamu siap-siap ,kakak mau ajak kamu belanja ".
" buat apa kak?".
Ranty terheran kenapa tiba-tiba Ferrell mengajaknya pergi berbelanja.
" Minggu depan akan ada acara perayaan ulang tahun team FN jadi kakak mau beliin kamu gaun karna kalo besok-besok kakak takut tidak bisa mengantarkan mu ".
Ferrell menjawab sambil mengedipkan sebelah mata nya , menggoda Ranty .
sepeninggal farrell Ranty bergegas mandi ,setelah selesai mandi Ranty kemudian bersiap ,Ranty langsung bergegas menuruni anak tangga menuju keruang keluarga menemui Ferrell yg sedang menunggunya.
" kak Ferrell ayok aku udah siap ne".(Ranty)
__ADS_1
ferrell yg sedang sibuk dengan hp nya kini teralihkan pandangan selalu saja menatap Ranty penuh kekaguman ,
" ehhh a- ayo kamu lama banget se "
Ferrell tergagap saat Ranty tiba-tiba berada di depan nya la lalu mengacak pucuk kepala Ranty mencoba menetralkan detak jantung nya.
Ferrell kemudian mengandeng tangan Ranty .
" eh.. kalian mau kemana ? "
pertanyaan Rian menghentikan mereka berdua
" mau ke butik Tante Erna "
jawab singkat ferrell tanpa menghentikan langkah dan terkesan menyeret Ranty dalam tuntunan nya .
"kenapa dengan bocah ini ...oh aku tahu emm momm pasti suka denger ini gue kerjain sekalian "
Rian yg merasa kalo adik nya itu sudah mulai ada perasaan cemburu pun hanya terkikik geli.
sesampainya di dalam mobil Ranty dan Ferrell masuk dan kemudian pergi meninggalkan kediaman Nugraha menuju butik langganan nyonya Winda.
" kak tadi kenapa gitu se jutek banget sama kak Rian kakak lagi berantem?".
" nggk biasa aja cuma takut kesiangan aja"
Ferrell menyangkal bahwa sebenarnya Memeng ada rasa kesal saat la mendapati ada laki-laki lain yg berbicara dan memandang Ranty.
" sudah sampai ayok " (Ferrell)
" iya kak ..."
Ranty seakan tidak puas dengan jawaban Ferrell la pun menjawab ferrell dengan mengayunkan bibirnya , gadis itu tak sadar jika prilakunya itu mengundang rasa gemas Ferrell.
Ferrell kembali mengandeng Ranty memasuki butik Tante Erna ,tanpa mereka sadari ada beberapa pencari berita yg melihat interaksi keduanya.
" hai ponakan ganteng nya Tante wah...tumben mau mampir ke sini biasanya pegawai Tante yg harus ke sana "
tante Erna menyapa Ferrell .
" iya Tan pengen langsung liat koleksi Tante kalo di sini pasti lebih banyak pilihan Tan ...soalnya mau pilih gaun ". ( Ferrell)
__ADS_1
" gaun?"
Tante Erna tertegun mendengar jawaban ferrell karna tidak biasanya Ferrell mau repot-repot memilih gaun untuk seorang wanita.
" iya Tan ini kenalkan emmmm....."
Ferrell hendak mengenal kan Ranty namun la bingung harus mengenalkan Ranty sebagai apa.
" istri kamu kan ...Tante sudah tau"
Tante Erna berbisik pada Ferrell dan sontak membuat Ferrell tercengang .
" hai sayang masih inget Tante kan".(Tante Erna)
" emm iya tan ..."
Ranty yg merasa kikuk hanya bisa tersenyum dan menunduk.
" sudah-sudah ayo kita ke ruang gaun "
Tante Erna memilih gaun .
setelah drama pilih gaun yg banyak di protes oleh Ferrell akhirnya Ranty yg sudah tak tahan lagi melihat tingkah Ferrell memutuskan memilih gaun pilihan Tante Erna ,gaun berwarna gold , Ranty sengaja tak mengenakan nya di depan Ferrell karna takut pria itu akan kembali berulah memprotes gaun pilihan nya .
" kok nggk di coba se ran" ( Ferrell)
" udah pokoknya kakak tenang aja ini sesuai kriteria kakak nggk terlalu terbuka di bagian ini lagian cuma ke buka di lengan nya aja "
Ranty menjawab ferrell Dengan menunjuk bagian dadanya yg di maksud dengan bagian ini .
Ferrell kembali melongo melihat kelakuan Ranty.
" eh kamu tunjuk-tunjuk itu jangan di depan laki-laki lain ran...cukup Kakak aja"
Ferrell memperingati kelakuan Ranty yg menurut ya berbahaya jika melakuakan nya di depan laki-laki lain.
" emmmm... "
Ranty hanya berdehem menanggapi ucapan Ferrell.
__ADS_1
gaya nya Ferrell saat memprotes gaun pilihan Ranty yg dirasa sedikit terbuka 😁