
Arkhana Prabu Wijaya, pengusaha berusia 32 tahun, yang baru setahun ini menetap di Indonesia, setelah sepuluh tahun menetap di New York, biasaya la pulang satu tahun sekali untuk menjenguk makam sang adik, kematian sang adik lah yang mengurungkan niatnya untuk tetap menetap di Indonesia.
Sekitar lima tahun lalu la, mengalami insiden yang sangat memilukan. la harus kehilangan adik perempuan yang amat la sayangi, karna kecelakaan saat sang adik melakuakan kegiatan, pendakian disebuah gunung.
Sebenarnya la sudah tak ingin lagi menetap di negara ini, seperti yang sudah-sudah Arkha akan kembali setahun sekali ke Indonesia, pada hari ulang tahun sang adik, dan akan kembali lagi ke New York.
Namun, sang papa yang memaksa, Arkha untuk kembali, dan menetap, menggantikan sang Papa dari jabatannya.
Dan di sinilah Arkha berada di bandara internasional, Soekarno Hatta, la sedang menunggu seorang wanita cantik, yang baru saja tiba setelah, terbang selama kurang lebih dua puluh jam.
Gadis dengan berambut ikal, dibiarkan tergerai, memakai celana jins hitam, dipadukan dengan kaos crop warna putih, menampilkan perut rata nan mulus, tak lupa la membalutnya lagi dengan jaket kulit warna hitam, dan sneakers putih, serta kacamata hitam yang semakin membuat penampilannya semakin cantik .
" Hai ...Abang Arkha..." cup ...gadis itu pencium manja pipi sang kakak.
" Hei... hentikan, malu Safira, kau bukan anak kecil lagi yang bergelayut seperti seekor ulat." ucap Arkha pada sang adik yang terlewat manja padanya.
" Huh ... Abang kalau sama aku aja gitu, tapi giliran sama yang lain, Abang mau aja dipeluk-peluk." ucap Safira kesal.
" Hei apa kau sedang cemburu? dan penampilan mu kali ini boleh juga, kau terlihat seperti seorang wanita, hem...." Arkha berucap seraya meletakan tangannya dipundak Safira.
"what ? what do I look like all this time? Safira melotot sengit pada sang kakak.
" Kau terlihat seperti wanita tampan, hahahaha...." Arkha tergelak, menggoda Safira adalah hal yang sangat la rindukan.
Safira Prabu Wijaya adalah adik angkat Arkhana Prabu Wijaya, la lah adik angkat Arkhana.
la baru saja kembali dari New York setelah menempuh pendidikan di George mason University, jurusan seni tari.
Safira Prabu Wijaya anak angkat tuan Prabu Wijaya dan Nyonya Anjani ayu Yudhistira. la memiliki sifat tomboy, la juga jago dalam seni bela diri taekwondo, la bahkan sudah memiliki sabuk hitam setrip satu.
Safira juga mahir memegang senjata api, la memang dilatih sedemikian rupa karna kehidupan di New York, yang Memnag sangat rawan, apalagi sejak Arkha harus pindah ke Indonesia,dan meninggalkan Safira sendiri, maka dari itu keluarga prabu Wijaya membekali putri angkat mereka dengan ilmu beladiri.
Meski Safira adalah anak angkat, kasih sayang Nyonya Anjani dan Tuan Prabu tetap sama, seperti la menyayangi Arkha bahkan mereka jauh lebih menyanyangi Safira.
Kehadiran Safira mampu mengembalikan keceriaan keluarga Prabu Wijaya. setelah kematian putri mereka.
" Dek kamu berapa hari disini?"
" Emm selamanya mungkin "
" Hey ayolah jangan bercanda Abang serius."
__ADS_1
" Abang Arkha kenapa si, memangnya aku tidak serius, aku terlihat bercanda begitu?"
" Eh... jadi serius lalu sekolah tari mu?
" Emm...menari itu adalah gerakan dalam jiwa Bang jadi dimana pun jiwa ku, tari itu akan selalu ada."
" Papah sama mamah pasti seneng kalau kamu menetap disini."
" Of course , lagi pula besok aku akan pergi ke salah satu sangar tari di kota ini Bang, teman ku merekomendasikan ku, untuk menjadi guru pengganti disana."
" Lalu...?"
" Aku terimalah Bang, lumayan buat tambahan uang jajan heheh..."
" Kalau cuma uang jajan bukan kah kamu bisa jadi sekertaris Abang hem..."
" Maaf Abang ku sayang aku tidak tertarik hem..."
Begitulah Arkha dan Safira, mereka sangat dekat dan saling menyayangi satu sama lain, namun siapa sangka jika hati Arkha, memiliki perasaan lain, bukan hanya sekedar rasa sayang pada seorang adik, namun ada cinta yang juga terselip di hati Arkha untuk Safira.
💗🌹💗🌹💗🌹💗🌹💗🌹💗🌹
" Come on Daddy Amayra sudah terlambat."
" Sebentar sayang Daddy ambil berkas dulu, Amayra tunggu di mobil ya, ok "
" Huh akhirnya ketemu sayang, ayo pake safety belt mu"
" Sudah Daddy "
" Oh ya sayang sepertinya nanti siang Daddy tidak bisa menjemput mu, tapi Uncle Tomi yang akan menggantikan Daddy.
" Ok Daddy emm... Daddy tidak ada janji dengan wanita kan Dadd?
" Hei ... tidak sayang Daddy janji, sampai kapanpun hanya mommy mu lah yang ada dalam hati Daddy, dan Daddy berjanji tidak akan menghadirkan wanita manapun diantara kita."
" Love you Daddy, oh ya Daddy nanti siang aku ada les menari Dadd."
" Ok hubungi Daddy jika sudah selesai, Daddy yang akan menjemput mu kali ini."
" Ok Daddy...."
__ADS_1
" Ok girl sudah sampai, sekolah yang pintar jangan membantah apa kata Guru mu ok" cup Ferrell mengecup kening Amayra begitupun Amayra yang mencium punggung tangan Ferrell, dengan takjim.
" Yes Daddy ....dah...."
# Bersambung....#
Segitu dulu ya dan maaf jika di part ini tuh nggak jelas banget, 🙏 author sedang dalam keadaan tidak baik😓 .
Tetep dukung author ya, like, comen, hadiah, dan jangan lupa vote nya🤗
Dan kalian yang mau liat visual IDL silahkan intip FB author ya :
akun FB : Mega Risma
Akun ig :megarisma_89
love you all my renders ❤️🥰
oh iya Author juga punya novel karya temen author yang nggak kalah seru 🤗***
***Tak saling kenal, tak pernah bertemu. Namun Semesta yang menuntunmu. Itulah takdir, tak pernah ada yang tahu bagaimana kedepannya. Soal jodoh ada yang berwarna, ada yang kelam, ada yang penuh keseriusan dan ada juga yang penuh dengan canda tawa.
Shazfa Aiysha Humaira atau sering dipanggil Sasa , seorang mahasiswi yang memiliki tiga orang sahabat yaitu Safia (Sapi), Fathulila (Patul), dan Fifa (Pipa). Bukan sahabat namanya , jika tidak mengganti nama sahabatnya.
Shazfa pernah jatuh cinta dengan seorang Ustadz bernama Sakha. Tapi sayang, takdir berkata lain karena Ustadz Sakha dijodohkan dengan Patul. Mengikhlaskan adalah hal yang sulit sampai akhirnya datang seorang lelaki dengan gagahnya ingin menikahinya. Lelaki yang sebelumnya tidak ia kenali, tidak bertegur sapa namun ternyata ia lah takdirnya.
Ya, Begitulah Takdir. Lalu, siapakah lelaki gagah itu?
🌻💞🌻💞🌻💞🌻💞🌻💞🌻💞
Aisa Nafeeza dan Aira Nazeera merupakan saudara kembar memiliki rupa yang sama tapi dengan takdir yang berbeda . Aisa memiliki kulit sawo matang namun ia sangat manis, pintar cara bicaranya lebih lembut , sifatnya sangat baik, sopan dan ramah . Lain halnya dengan Aira yang menjadi primadona di kampusnya membuatnya lupa akan dirinya sehingga ia menjadi sombong dan angkuh.
Ghibran Daniswara yang merupakan putra tunggal dari Keluarga Daniswara Pemilik dari Kampus yang ditempati oleh Aira dan Aisa. Sebagai Dosen ia memiliki sifat yang dingin. Namun, dibalik sifatnya itu ia menjadi idola semua wanita termasuk Aisa dan Aira.
Akankah Aira yang mendapatkan Ghibran? Atau malah Aisa?
Happy reading 🥰❤️
__ADS_1