
Visual Istri Dibalik Layar
Penyanyi , model sekaligus CEO team FN. ganteng , ramah ,berprestasi berkharisma dan sangat mencintai Ranty Amalia Widodo .
Wanita cantik ,cerdas ,periang sekaligus wanita yang sangat dicintai oleh Ferrell Nugraha sang superstar.
Cecilia Herlambang model dan putri dari seorang pemilik brand fashion ternama Herlfesion, tergila-gila pada sosok Ferrell setelah la mengetahui Ferrell telah sukses menjadi artis papan atas sekaligus pemilik agensi artis CEO team FN .
Kakak dari Ferrell Nugraha calon CEO NR grup tampan, cerdas , tegas, dan penyayang.
Tuan Nugraha, tegas, dingin, seorang pengusaha sukses pemilik NR grup, Daddy dari Farrell Nugraha dan Riansyah Nugraha
Nyonya Winda, tegas, cerewet, namun penyayang terutama pada sang menantu mommy dari Ferrell Nugraha dan Riansyah Nugraha.
Devano Gerald Wilson, aktor sekaligus penyanyi berparas tampan, terkenal sebagai aktor playboy, sempat tak percaya tentang cinta dan menganggap semua wanita itu sama namun saat bertemu Ranty la merasakan cinta yang sesungguhnya.namun harus merasakan patah hati karna sang pujaan hati telah menikah.
__ADS_1
Fany Larasati manager sekligus sahabat Ferrell dan Ranty, berkepribadian ceria, cerewet, dan penyayang.
Tomi asisten sekaligus sahabat Ferrell ,berkepribadian konyol, namun tegas, ramah, dan penyayang.
🌹
🌹
🌹
🌹
Fany meringis memegangi keningnya yang terbentur dada bidang seseorang, sempat mengumpat namun seketika terpaku ketika la menyadari siapa orang yang la tabrak .
" Maaf ya Fan kakak nggk sengaja" ucap tulus Rian saat la menyadari bahwa yang la tabrak adalah Fany maneger sang adik.
"Ya ampun kenapa jantung gue " batin Fany merutuki jantungnya yang berdetak lebih kencang saat bersama Rian.
" MANIS..." satu kata keluar dari mulut Rian mampu membuyarkan Fany dari pergulatan batinnya.
" Apa kak...? kaget Fany dengan kata-kata Rian.
" Nggak em...maksudku em...kamu terlihat manis Fan."
Bluss ...Fany terpaku wajahnya merona mendengar perkataan rian. Fany dan Rian seketika terdiam saling menatap mengagumi satu sama lain, seolah baru menyadari bahwa ternyata ada hal yang mengagumkan dari satu sama lain, meski sebenarnya mereka bukanlah orang yang baru mengenal.
"Khukk...khukk howekkk...khemmm... khemmm !" Tomi terbatuk dan berdehem lebay membuyarkan tatapan Fany dan Rian .
" Apaan se Lo lebay ..." kesal Fany memukul perut Tomi menggunakan map yang la pegang, saat tersadar dari tatapan kagumnya pada Rian begitupun sebaliknya Rian yang juga tersadar hanya mampu tersenyum kikuk.
__ADS_1
"Auwww...ih Fany kasar banget se jadi cewe, baek-baek Fan jauh jodoh loh kalo kasar gini." ringis Tomi merasa kaget dan sedikit sakit akibat pukulan Fany.
" Berisik Lo ...kalo cowo modelan Lo nggak bisa gue pake kelembutan !"ketus Fany pada Tomi dan berlalu pergi, dengan perasaan kesal dan canggung.
"Fany kenapa Tom kayak kesel gitu dia?" tanya Ferrell yang baru saja keluar dari ruangannya hendak menuju ruang tunggu, untuk makan siang bersama kakak dan kedua orang tuanya.
" Tahu tuh..."Tomi berucap sambil mengerlingkan mata dan mengarahkannya pada Rian yang masih saja melihat ke arah punggung Fany yang sudah tak terlihat.
" Apa...? bisik Ferrell tak mengerti akan isyarat dari Tomi .
" Kakak Lo tadi lagi pandang- pandangan ma Fany mesra banget." bisik Tomi lagi pada Ferrell .
" Hah...maksud Lo ?" Ferrell sekarang faham dengan apa yang Tomi isyaratkan.
Sedangkan Rian yang terlalu larut dalam kekagumannya akan Fany pun tak sadar jika ada dua manusia yang sedang berbisik tentang dirinya.
" Khmemm...kak kok disini? lagi liatin apa ?" tanya Ferrell bertubi-tubi,pada sang kakak yang terus saja memandang ke arah dimana Fany menghilang.
" Em... eh enggak Rell itu tadi kakak disuruh panggil kamu, Daddy nggak bisa lama soalnya tiba-tiba ada rapat dewan direksi, entahlah mungkin terkait pemberitaan mu tadi." ucap Rian tersadar dari pandangannya yang terus saja mengagumi Fany dalam hatinya.
" Apa ini akan berdampak serius kak?" Ferrell mendadak cemas dan khawatir, jika pemberitaannya tadi akan berdampak buruk pada perusahaan sang Daddy.
" It's ok jangan khawatir aku dan Daddy bisa mengatasinya, kau hanya perlu fokus pada Ranty dan calon anak mu." Rian menepuk lengan Ferrell mencoba menyakinkan bahwa semua akan baik-baik saja, dan tidak ada hal buruk yang akan terjadi.
" Ok Rell... Daddy mungkin sudah berangkat menuju kantor tapi mommy tidak ikut kau makan siang bersama mommy ya aku juga harus segera ke kantor menyusul Daddy, ok Tom..." pamit Rian pada Ferrell dan Tomi kemudian berlalu pergi.
" Eh Rell kayanya Fany sama kakak Lo Rian fall in love at first sight ." Tomi berucap sambil menaik turunkan alisnya.
" Ngaco Lo kak Rian itu susah banget buat suka sama seseorang, masa iya langsung jatuh cinta lagian Fany sama kak Rian kan bukan orang yang baru aja kenal." sangkal Ferrell tak percaya.
" Terserah Lo tapi itu yang gue rasain dari aura mereka berdua." Tomi bersikukuh pada kesimpulannya ,pasalnya la baru merasakan hal yang sama saat pertama kali melihat dokter Prita.
__ADS_1