Istri Kecil Arsen

Istri Kecil Arsen
Bab 23 : Kemunculan Dira Alisha


__ADS_3

"Jangan-jangan apa?" tanya Alea panik. Tidak mungkin kan kalau mereka berpikir dirinya istri mas Arsen?.


Menunggu jawaban keduanya yang rasanya bak sedang naik roller coaster yang membuat jantung Alea berdetak cepat, saking gugupnya Alea meremas tangannya sendiri. Sebenarnya saat meminta tolong pada Gita dan Keke untuk mencari tahu mengenai Dira, ada sedikit kekhawatiran jika hal itu menuju pada kehidupan mas Arsen, takut jika keduanya malah menemukan fakta jika istri Arsen adalah dirinya.


Namun jika hal itu terjadi, seharusnya mereka sudah heboh dan menanyakan banyak hal padanya, tapu nyatanya beberapa hari ini kedua sahabatnya itu nampak santai dan tak pernah menanyakan hal apapun mengenai mas Arsen.


"Jangan-jangan istrinya juga ada di Bali" lanjut Gita.


Deg.


Alea semakin meremas tangannya sendiri. Tatapannya tak lepas ke arah Gita yang kini tengah membuka koper wanita itu. Alea pikir akan ada kalimat selanjutnya yang gadis itu katakan, namun ternyata, tak ada lagi yang dikatakan, Gita malah berdiri dan beranjak menuju kamar mandi.


"Lo juga mikir hal sama kaya Gita, Ke?" kali ini tujuannya pada Keke yang nampak duduk di sisi ranjang sambil bermain ponsel.


Keke mengalihkan pandangannya dari ponsel ke arah Alea. "Bisa jadi"


"Apanya?" tanya Alea semakin gugup.


"Bisa jadi istrinya ada di Bali juga, makanya dia ikut ke Bali sama kita"


"Lo tahu siapa istrinya?"


"Nggak"


"Gita?"


"Nggak"


Seketika Alea menghembuskan napasnya lega. Memang yah, bermain kucing-kucingan mengenai hubungan itu benar-benar membuat jantung tak sehat. Alea merasa jika jantungnya mungkin saja akan meledak jika Keke menjawabnya dengan anggukkan kepala.


Terlalu rawan membawa Keke dan Gita ikut bersama jika berlibur dengan mas Arsen, besok-besok Alea tak akan pernah melakukan lagi. Bukannya bahagia karena liburan, Alea bisa dibawa ke rumah sakit karena serangan jantung.


Satu notifikasi yang masuk membuat ponselnya menyala, nama Suami Dingin tertera di sana dengan beberapa kata yang muncul di pop up. Bersamaan dengan ponselnya yang menyala, Gita keluar dari kamar mandi, Alea buru-buru mengambil ponselnya yang membuat Gita menatapnya dengan dahi berkerut.


"Ngapain sih lo? Takut bener gue ngelirik ponsel lo"


Alea menggelengkan kepalanya "Kata siapa? Nggak tuh, emang mau liat chat dari siapa aja" jawab Alea.

__ADS_1


Suami dingin:


Bisa keluar sebentar? Mas tunggu di taman. Kita jalan-jalan berdua, liat-liat sekitar.


^^^Alea:^^^


^^^Nggak bisa mas. Nanti ketahuan teman-teman aku.^^^


Suami dingin:


Kalau kaya gitu, harusnya kita pergi berdua aja.


Alea melongos membaca sederet pesan dari mas Arsen. Siapa juga yang ngusulin ngajak Gita dan Keke.


^^^Alea:^^^


^^^Lah, kan mas yang ngusulin ngajak Gita sama Keke.^^^


Suami dingin :


Kalau nggak ngusulin begitu, kamu pasti nggak mau.


^^^Alea :^^^


^^^Nyalahih aku nih?^^^


Suami Dingin :


Nggak. Nyalahin diri sendiri.


Oke. Biar mas jalan-jalan sama Diwa aja.


Lah? Ngambek nih ceritanya?


"Lo chatan sama siapa sih?"


Alea terlonjak kaget saat menemukan Gita dan Keke ternyata sudah berdiri tepat di depannya. Kedua sahabatnya itu, melipat tangannya di dada dengan tatapan memicing penuh kecurigaan terhadapnya. Buru-buru Alea menyembunyikan ponsel dibelakang tubuhnya.

__ADS_1


"Nggak sama siapa-siapa" jawab Alea.


Gita semakin memicingkan matanya curiga "Yakin?"


"Yakin" jawab Alea berusaha untuk terdengar mantap.


Gita mencondongkan badannya ke arah Alea "Terus, Keke barusan ngomong apa?"


Tatapan Alea kini tertuju pada Keke yang masih berdiri tegak di posisinya. "Lo ngomong apa Ke barusan?"


"Ini" Keke memberikan 3 lembar foto ke arah Alea. "Ini foto tentang Dira yang lo cari tahu itu. Gue ngambil di IG nya dia"


Ucapan Keke barusan sontak membuat mata Alea membulat seketika, buru-buru ia mengambil foto itu dari tangan Keke dan melihat satu persatu. Sosok wanita dengan baju bewarna biru laut tengah berdiri di depan menara Eiffel dengan senyuman mengembangnya. Wajahnya benar-benar persis dengan yang Alea lihat di ponsel Gea waktu itu.


"Namanya Dira Alisha, dia arsitek yang kini kerja di perusahaan yang ada di Singapore, usianya sekarang 25 tahun" jelas Keke.


"Lah, Diwa demennya sama yang lebih tua ternyata" ucap Gita.


Alea menatap lekat-lekat foto ditangannya. Banyak pertanyaan yang muncul di kepalanya sekarang, dan jika di telisik lebih jauh, pertanyaan itu hanya berasal dari satu pertanyaan terbesar di kepalanya, ada hubungan apa antara mas Arsen, mas Wira dan mbak Dira.


"Dia ada di Bali sekarang Al. Gue liat di postingan terakhirnya yang baru di update tadi pagi"


Tubuh Alea membeku seketika mendengar ucapan Keke barusan. Sejak ajakan mas Arsen minggu lalu, Alea merasa ada yang aneh dengan ajakan berlibur yang terkesan tiba-tiba itu. Terlebih mas Kenzo berkata jika sebenarnya banyak pekerjaan dan meeting yang Arsen tunda hanya untuk liburan ini. Hanya saja Alea tak menanyakan karena berpikir dirinya juga butuh jalan-jalan setelah ujian semesteran berakhir.


Bagaimana jika rencana awal liburan ini bagi mas Arsen hanya untuk bisa bertemu dengan mbak Dira?


Terlebih, dengan membawa Gita dan Keke, maka dirinya akan sibuk bermain dengan kedua sahabatnya, sehingga mas Arsen bebas untuk menemui mbak Dira?.


"Dia nggak punya pacar, cuman dekat dengan seorang Dokter bernama Wira. Gue denger hal ini, karena om gue sekantor sama mbak Dira"


"Oke. Makasih, gue keluar sebentar" merasa jika memang ada hal yang perlu Alea tanyakan langsung dengan mas Arsen, Alea langsung mengambil ponselnya dan keluar dari kamar. Di depan penginapan, ada segerombol orang yang memasuki bangunan yang berada dekat dengan penginapan mereka, mulai dari wajah oriental, hingga bule, sepertinya mereka berasal dari negara tetangga yang tengah berlibur di Bali.


Sepanjang jalan menuju taman yang memang tak jauh dari penginapan, Alea mencoba untuk menelfon suaminya itu. Keterangannya berdering, namun tak kunjung juga diangkat hingga langkah kaki Alea berhenti seketika saat matanya menemukan mas Arsen tengah berdiri tak jauh darinya. Di depan laki-laki itu ada sosok wanita dengan blush berwarna biru laut berdiri sambil tersenyum ke arah mas Arsen. Jarak yang dekat membuat Alea bisa melihat jelas wajah wanita itu, dan nama Dira yang muncul di kepalanya tiba-tiba.


Ya. Itu memang Dira Alisha.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Si Dira udah mulai muncul nih..


ayok beri pesan dan kesan kalian sama Mbak Dira.


__ADS_2