
Othor buat cerita yang ringan dan bikin ketawa eh tapi disini butuh pelakor dan pebinor mau enggak??? π³ππ€π€π π
Happy Reading!!!
Di Mansion keluarga romanov
Raut bahagia terpancar jelas di wajah pasangan nyonya dan tuan Romanov tersebut. Keduanya sangat senang mendapat kabar menantu mereka tengah hamil sekarang.
"Tari sayang mommy harap kelak kamu hamil anak kembar. " ucap Mommy Claudia.
"Eh memangnya bisa mom 'kan keluarga kita tidak ada yang memiliki garis keturunan kembar. " jawab Rafa dengan raut bingungnya.
"Ya 'kan siapa tahu dari kecebongmu berkualitas unggul. " celetuk Mommy asal.
Rafa menepuk jidatnya pelan melihat kelakuan absurd mommy tercintanya tersebut.Daddy James tergelak melihat raut frustrasi dari putranya itu.
"Rafa dengarkan mommy selama kehamilan istrimu di trimester pertama ini kamu harus puasa bercocok tanam selama satu bulan agar janin dalam kandungan Tari kuat. " tegur Mommy Clau.
"Lalu bagaimana dengan krucil masa iya harus puasa masuk hutan sih mom selama itu. " protes Rafa dengan raut frustrasi.
"Ayolah son dulu Daddy juga begitu saat mommy hamil kamu. " sahut Daddy sambil menahan tawa.
"Ck pokoknya kamu dilarang menyentuh istrimu dan jika tidak tahan pakai sabun sana. " uhmjar mommy dengan entengnya.
Wajah Rafa langsung berubah masam dan bergelayut manja di tubuh Mentari.Mentari merasa kasihan dengan suaminya namun dia tak bisa berbuat apapun.
"Sst sayang jangan khawatir aku bisa bantu kamu dengan tangan dan bibirku. " bisik Tari ditelinga suaminya.
"Siap sayang. " jawabnya tersenyum cerah.
Rafa langsung mencium wajah Tari bertubi tubi membuat mommy mendelik melihat kelakuan puteranya.Daddy James hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat sikap Rafa sama seperti dirinya dulu.
"Oh ya Mas kita ke rumah mommy Felicia yuk. " ajak Tari.
"Baiklah ayo! Mom,Dad kami pergi ke rumah mertuaku dulu ya. " pamit Rafa pada orang tuanya.
"Iya nak kalian hati hati dan Rafa jaga mantu mommy dengan baik. " tegur Mommy Clau.
"Hn. " Rafa merangkul istrinya lalu merekapun pergi dari sana.
ππ
Sementara itu kebahagiaan juga tengah dirasakan Reina dan Davin di apartemen mereka.
__ADS_1
Reina membiarkan suaminya menciumi belahan dadanya.Ya dia bahagia karena telah mengandung buah cintanya dengan Davin.
"Honey bagaimana kalapu kita pindah ke mansion yang besar. " tawar Davin.
"Emangnya di sini kenapa Mas! ucapnya heran.
"Mas ingin punya banyak anak sayang makanya pindah saja ke mansion besar kalau di sini terlalu sesak. " ujar Davin tersenyum tipis.
Reina mengangguk menyetujui ucapan suaminya barusan.Davin tersenyum lebar dan menghadiahi istrinya dengan kecupan kecupan.
"Mas pingin punya anak 4. " serunya.
"Memangnya enggak kebanyakan Mas Davin. " goda Reina.
"Enggak sayang agar mansion kita supaya ramai. " balasnya.
"Iya Mas aku setuju keinginanmu asalkan Mas semangat kerjanya ya demi aku dan calon anak kita. "
Entah siapa yang mulai kini mereka saling memagut mesra dan penuh cinta melampiaskan kebahagiaan yang kini tengah dirasakan keduanya.Dua menit kemudian mereka mengakhiri ciuman lembut mereka.
"Iya sayangku Mas akan semangat kerjanya. " sahut Davin dengan semangat.
Reina menggelengkan kepalanya melihat betapa semangatnya sang suami.Dia sangat bersyukur atas apa yang tuhan berikan padanya saat ini memiliki suami yang pengertian dan kini dirinya hamil buah hatinya dengan Davin.
Syukuri apa yang kamu dapatkan dan jangan mengeluh ketika masalah hadir dan menguji ketangguhanmu..
"Iya sayang sekalian aku mau pamer sama si Alex dan Felix si jomblo ngenes. " serunya sambil terkekeh.
"Jahil banget sih Mas Davin. " cibir Reina.
"lagian mereka juga sering ledek Mas tapi meskipun begitu mereka tetap sahabat Mas yang terbaik walaupun aku baru mengenal Alex, Felix dan Rafa. "
Reina manggut manggut mendengar cerita suaminya yang membahas para sahabatnya. Dia turut senang melihat persahabatan suaminya dengan sahabat Rafa begitu cepat akrab.
"Mami harap kamu tumbuh dengan baik dan sehat didalam perut Mami sayang.Mami dan papi sangat mencintai kamu nak. " ujarnya sambil mengelus perut ratanya.
Davin memeluk pinggul istrinya dan menatap penuh damba wanita yang dicintainya sekaligus mami bagi anak anaknya kelak.
"Aku perhatikan kamu makin seksi deh
sayang semenjak hamil. " rayu Davin dengan senyum nakalnya.
"Jadi kalau aku tidak hamil aku enggak seksi gitu. " sewot Reina dengan tatapan tajamnya.
"Eh bukan begitu aura kamu berbeda gitu lho sayang saat hamil ini tapi saat kamu tidak hamil kamu juga seksi kok nyatanya aku ketagihan mencumbu lembah kamu. " seru Davin dengan tatapan mesumnya.
__ADS_1
Kedua pipi Reina merona mendengar pujian dari suaminya.Dia merasa bangga karena suaminya puas dengan pelayanannya di atas ranjang.
*jomblo nyengir πππππ³
(β‘ΛοΈΆΛβ‘)
"Sayang kita main yuk mumpung masih sore. " ajak Davin.
"Tapi pelan pelan ya Mas!
"Tentu saja sayang. " Hup Davin membopong tubuh istrinya dan berjalan meninggalkan ruang tamu.Kedua bibir mereka tak tinggal diam keduanya saling memagut satu sama lain.
Di dalam kamar
Reina berada di atas pangkuan suaminya dan mulai memajumundurkan pinggulnya dengan lembut membuat Davin menggeram tak tahan akan sikap istrinya yang menjahilinya.
"Sayang please aku mohon. " pinta Davin.
Reina tersenyum dan menggerakkan pinggulnya dengan cepat membuat suaminya berulang kali mendesah.Kini Davin yang mengambil alih permainan dan melajukan pinggulnya cepat dan panas namun tidak kasar.
Reina meremas rambut suaminya dan terus mendesahkan nama Davin.Tak lama kemudian mereka berdua sama sama mendapatkan pelepasannya dan Davin membanting tubuhnya ke sebelah sang istri.Davin tersenyum puas merasakan elangnya kini telah kembali tidur setelah terpuaskan. π
"Setelah ini kamu harus puasa dulu Mas. " ujar Reina sambil meledek suaminya.
"Iya sayang. " balasnya dengan wajah lesu.
"Gemes banget kalau lagi ngambek. " ledek Reina sambil memeluk tubuh kekar suaminya yang polos.
"Kayaknya seneng banget ya lihat suami sengsara. " Davin merengkuh tubuh istrinya dari samping.
Reina mendongakkan kepalanya dan kembali mengecup bibir suaminya setelah itu memberinya senyuman manis.
"Udah jangan manyun terus Mas senyum dong nanti ketampananmu hilang lho. " godanya.
Davin terkekeh mendengar candaan istrinya. Dia daratkan kecupan di kening dan turun ke bibir seksi Reina.Sejak mengenal Reina,Davin merasa hidupnya menjadi berwarna dan kini kian bahagia dengan kehadiran calon anak mereka dalam rahim Reina.
"Terimakasih ya sayang kamu telah melengkapi kekosongan di hati dan hidup Mas. " ucap Davin dengan tulus.
"Sama sama Mas Davin! Kita mandinya nanti saja ya mas aku mau tidur bentar. " Reina kembali mendusel di dada bidang suaminya dengan manja.
"Iya istriku cantik. "
__ADS_1
Reinapun memejamkan kedua matanya dan terlelap dalam pelukan hangat Davin. Davin tersenyum tipis membiarkan istrinya tidur.
TBC