Istri Nakal Sang Billionaire

Istri Nakal Sang Billionaire
Epson 61 - Extra part 1 Season 1


__ADS_3

Di sini tidak aku jelaskan pertemuan Rafa dan Tari dengan Zayn dan Senja karena sudah ada di novel sebelah 🤗🤗


Selain itu aku langsung loncat ke kisah anak anak Tari - Rafa yaitu Dirga.


Beberapa tahun berlalu dengan cepat


Suasana nampak ricuh di kediaman Romanov. Ya Mentari kembali melahirkan anak keduanya, berjenis kelamin kembar laki laki dan perempuan. Kini kedua putera puteri Mentari dan Rafandra nampak tumbuh sehat dan menggemaskan berusia 5 tahun.


Plak Dirga yang berusia 10 tahun menjitak kepala Calvin, sahabatnya itu. "Jangan ganggu adik adikku Apin bodoh dengan suara jelekmu itu. " ucap Dirga dengan raut kesalnya.


"Dirga stop panggil aku Apin astaga. " dengus Calvin dengan sorot tajamnya.


"Bodoh amat! Dirga melenggang pergi, menghampiri orang tuanya di ruang tamu. Calvin langsung menyusul sahabat menyebalkannya itu.


Dirga sangat senang memiliki dua adik lucu, tampan dan cantik yang bernama Edzard Melviano Romanov dan Elysia Gwen Romanov. Keduanya merupakan perpaduan antara wajah Rafa dan juga Mentari.


"Mom, Dad bolehkah aku menggendong Elysia." pinta Dirga dengan wajah penuh pengharapan.


"Tentu saja boleh nak, " Mentaripun mengajari Dirga menggendong adiknya. Dengan pelan dan hati hati Dirga menggendong adiknya Elysia.


Dirga menatap takjub, wajah cantik adiknya dalam gendongannya. Berulang kali dia mengecup kedua pipi gembul Elysia, sontak membuat keluarganya mengulum senyumnya. si kecl Elysia tertawa kala sangat kakak menciumi dirinya. "Geli kakak. "


"Hehe habisnya Ely sangat lucu, makanya kakak ciumin Ely. " goda Dirga pada adik bungsunya.


"Mommy, Elysia ssangat mengemaskan. " puji Dirga sambil tersenyum berseri seri.


"Iya sayang adik kamu sangat lucu dan mnggemaskan. " balas Mentari sambil tersenyum singkat.


Dirga pun mengembalikan Elysia pada sang mommy. setelah itu beralih pada adik laki lakinya Edzard yang tengah di pangku Daddy Rafandra. "Edzard juga sangat tampan, tapi lebih tampan aku. " ucap Dirga dengan pedenya.


"Lebih tampan Ed dong kak. " sahut Edzard tak mau kalah.

__ADS_1


Hahahaha


Semua orang tertawa mendengar ucapan Dirga dan Edzard terutama Divya dan Calvin. Mentaripun menggeleng 'kan kepalanya, tingkat kepedean kedua puteranya sama saja seperti Daddynya, Rafandra. Rafandra merasa bangga terhadap dua pria duplikatnya itu.


Calvin langsung melirik kearah orang tuanya dengan wajah memelas. "Mami dan Papi kapan memberikanku adik seperti Edzard dan Elysia. " ujar Calvin dengan raut wajah melasnya.


"Tanyakan saja son, pada Mamimu ini. " ujar Papi Alex sambil menunjuk kearah Mami Monica.


Monica pun langsung melirik tajam kearah suaminya namun hanya dibalas kekehan oleh Alex. Sementara wajah Calvin semakin ditekuk karena tidak mendapat keinginannya.


Dirga tertawa terbahak bahak melihat wajah sengsara sahabatnya itu kemudian tersenyum mengejek kearah Calvin. "Ya sudah Apin, sepertinya kamu main bersama boneka Barbie aja. " celetuk Dirga asal.


Calvin bangkit dan langsung mengejar Dirga, aksi kejar kejaranpun terjadi. Para orang tua mereka haya bisa mengelus dada melihat putera putera mereka kayak tom dan jerry.


"Dari umur dua tahun, mereka tetap saja masih sering berdebat dan saling mengejek. " ungkap Mentari tak habis fikir.


Dirgapun langsung berbaring di karpet begitu juga dengan Calvin. Keduanya nampak kelelahan setelah aksi kejar kejaran itu. Cetak Calvin melayangkan kita kan keras di kepala Dirga setelah itu tersenyum puas. "Akhirnya aku berhasil membalasmu playboy cap ikan asin. " ucap Calvin dengan senyum bangganya.


"Awas kau ku aduin sama bibi Tari, kamu sudah buat anak orang nangis. " ancam Calvin berupaya menakut nakuti Dirga.


Dirga melotot, dia langsung membekap mulut Calvin yang cerewet kayak perempuan wkwk. Calvin berusaha melepaskan diri, Dirga melepas bekapannya dan menatap Calvin dengan sorot tajamnya. "Sst jangan keras keras bodoh, mommy aku bisa dengar dan uang sakuku bisa di potong. "geram Dirga merasa jengkel dengan mulut bebek Calvin.


"Oke aku tak akan bilang, asalkan aku dibolehin main PS2 milikmu bagaimana? " tawar Calvin dengan senyum liciknya.


Dirga menghela nafas kasar, dia merasa telah dimanfaatkan oleh sahabat laknatnya itu. "Oke deal, ayo ikut aku ke ruang tengah kita bermain PS sekarang. "


Calvin tersenyum lebar mendengarya, dia bangun dan langsung bangkit mengekori Dirga dari belakang. Sedangkan Elysia merengek dalam pangkuan sang Mommy. "Kenapa Elysia sayang, apa Elysia ingin sesuatu?


"Elysia mau main sama kak Dirga. " pintanya sambil menunjukkan wajah lucu.


"Kak Dirga lagi main sama kak Calvin sayang, kamu di sini main sama kak Edzard aja ya bagaimana. " rayu Mentari pada si bungsu.

__ADS_1


"Iya mau! Mentari menoleh, menatap lekat kearah putera keduanya. Edzard mengangguk, turun dari pangkuan Daddy dan menggandeng Elysia. Daddy Rafa langsung merengkuh tubuh istrinya, tak menyangka dirinya kini menjadi seorang Daddy dari tiga orang anak.


"Dad, anak anak kita sangat lucu dan menggemaskan kecuali Dirga karena dia sangat menyebalkan karena narsisnya overdosis ckck. " ungkap Mentari pada sang suami.


Rafandra tertawa mendengar omelan istrinya itu mengenai anak anak mereka. Tak lama kemudian Dirga dan Calvin turun dan menghampiri orang tua masing masing. "Mom, Daddy aku mau menginap di rumah uncle Alex boleh 'kan? " tanya Dirga.


"Memangnya PR kamu sudah dikerjain belum Dirga, anak mommy yang paling tampan. " sindir Mommy Mentari menatap putera


sulung nya dengan lekat.


Dirga memutar bola matanya malas mendengar ucapan sang Mommy. "Lagi malas Mom. " jawabnya santai.


Mommypun langsung melotot kearah Dirga, Dirga hanya bisa menggaruk tengkuknya yang tak gatal. Sementara keluarga Alex berpamitan pulang tanpa menunggu Dirga. "Cepat kerjain sana, jangan mikirin main muluk atau kamu mau mommy sita PS2 kamu hah. " gertak Mommy Mentari dengan raut jengkelnya.


"Daddy jangan diam saja kenapa sih, bantu Dirga supaya Mommy enggak ngomel terus. " protesnya pada sang Daddy.


"Sabar son, mommy kamu memang seperti itu. Kelak kamu dewasa jika sudah menikah dan memiliki istri pasti akan tahu rasanya. " ledeknya.


"Oh ayolah Mommy, aku cuma bercanda tadi dan PRku sudah aku kerjakan tadi. " sungut Dirga dengan wajah serius.


Mommy Tari bernafas lega mendengarnya, Dirga pun bangkit dan menghampiri kedua adiknya. Dia menggendong Elysia dan sebelah tangannya menggandeng Edzard, menuju ke ruang tamu.


Edzard duduk di sebelah Dirga, dia kini tengah memperhatikan Dirga yang tengah memangku Elysia adik mereka.


"Kak Dirga, kalau Elysia sudah dewasa, bisakah Elysia sekolah di tempat kakak. " ucap Elysia sambil nyengir.


"Tentu saja boleh, tapi sekarang turun dulu ya soalnya tubuh Elysia berat. " goda Dirga pada adik perempuannya.


"Hiks hiks Mommy, kakak jahat. "adu Elysia pada sang Mommy. Elysia turun, bergegas menghampiri sang mommy tercinta. Mommy Mentari menghela nafas, memberi tatapan peringatan pada Dirga. Dirga hanya nyengir ditatap tajam oleh si ratu singa, Mommynya wkwk.


TBC

__ADS_1


__ADS_2