
Sok perhatian si Melodi dan kini mulai menunjukkan taringnya yang sebenarnya egois dan munafik 😏😏
Happy Reading!!
Di Mall tanpa sengaja Mentari menumpahkan minumannya ke jas seorang pria.Mentari segera mengangkat wajahnya dan terbelalak melihat pria tampan yang ditabraknya.
"Wow tampannya. " jerit Mentari dalam hati.
"Ehem nona kalau jalan itu pakai mata. " desis pria tampan dengan nada sinisnya.
Mentari tersentak dari kekagumannya lalu tersenyum gaje ke arah pria tersebut dibalas pria tersebut dengan raut bingungnya.
"Ayolah Om di mana mana jalan pakai kaki bukan mata. " celetuk Mentari.
"Sebagai wanita bertanggung jawab, aku akan membersihkan kotoran di jas kamu ganteng. " Mentari mengeluarkan sapu tangan setelah itu membersihkan noda kotoran dijas pria tersebut.
Pria tersebut langsung menepisnya kasar setelah itu berlalu pergi dengan wajah jengkelnya. Mentari melambaikan tangannya menatap pria yang ditabraknya.Reina langsung memdekati sahabatnya lalu menoyor kepala Mentari.
Ctak
"Sadarlah kamu sudah memiliki Rafandra bodoh. " maki Reina.
"Hehe Rafa enggak tahu 'kan lagian pria tadi tak kalah tampan dari Rafa makanya sayang untuk dianggurkan lebih baik jadikan dia yang
kedua. " ucap Mentari sambil tersenyum bahagia.
Reina memutar bola matanya malas lalu menarik tangan sahabatnya dan mengajaknya ke luar dari mall.Keduanya masuk ke mobil dan Reina melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh.
Selama perjalanan, Reina mendengus melihat Mentari senyum senyum sendiri bagai orang gila.Sampai akhirnya mereka tiba di mansion milik Rafandra.Keduanya langsung turun dsn Mentari mengulum senyumnya melihat kehadiran Sandra.Diapun langsung bergegas menghampirinya begitu juga dengan Reina.
"Wah ada apa nih kok nona Sandra datang ke mansionku. " sapa Mentari dengan senyum ramahnya.
"Kamu harus sadar kalau kamu enggak pantas untuk Rafandra. " desis Sandra dengan nada tak sukanya.
"Apa urusannya denganmu heh kamu kan tunangan Arjuna. " balas Tari dengan santai.
"Lagian ya semalam Rafa menyusu seperti bayi di dadaku dan aku juga telah menikmati permen lolipopnya. " celetuk Mentari 😅😝
Sandra terkejut mendengarnya dan kini kebenciannya semakin bertambah terhadap Mentari.Diapun berlalu pergi dari hadapan Mentari serta Reina.Mentari tersenyum penuh kemenangan melihat kepergian Sandra.
"Ya sudah Tar aku pulang dulu ya pengen cepet cepet bertemu Davin. " cetusnya.
__ADS_1
"Dasar bucin ya sudah hati hati. "
Reina mengangguk lalu masuk mobil dan melajukannya meninggalkan mansion Rafandra.Mentari membawa beberapa paperbagnya langsung masuk ke dalam mansion
Tak lama kemudian mobil Rafa sudah kembali. diapun turun dari mobil dan bergegas masuk ke Mansionnya.Mentari melirik jam tangannya menunjukkan angka 02.00 siang.Diapun bangkit dan menghampiri Rafa untuk menyambutnya.
"Darling kamu sudah pulang. " sapa Mentari dengan senyum manisnya.
Rafa menggendong tubuh gadisnya lalu membawanya ke ruang tamu dan menaruhnya di atas pangkuannya.
"Honey sepertinya kamu sangat senang hari
ini. " ucapnya dengan raut heran.
"Hehe iya aku tadi mendapatkan rezeki nomplok di Mall. " balas Mentari sambil senyum senyum sendiri.
"Rezeki nomplok maksudnya uang. " tebak Rafa.
Mentari menggelengkan kepalanya mendengar tebakan Rafa.
"Aku bertemu pria tampan. " mentari menutup mulutnya karena keceplosan.
"Jangan cemburu okey lagian dia pria keduaku untuk jaga jaga kalau kamu selingkuh. " gurau Mentari sambil cekikikan.
Rafa menggeram kesal dan tanpa ragu langsung memagut bibir Mentari membuat senyum Mentari menghilang.Mentari membuka mulutnya dan hal itu tak disia siakan Rafa.
Tangan nakal Mentari membuka jas Rafa lalu melemparnya begitu juga kemejanya hingga dada bidang dan perut sixpacknya terpampang indah indahnya.Keduanya mengakhiri ciuman mereka berdua yang kian memanas.
Rafa langsung menyatukan kening mereka berdua dan menatap Mentari dengan tatapan penuh cinta setelah itu mengecup keningnya sekilas.
"Kamu milikku Tari!Takkan aku biarkan pria lain memilikimu. " ujarnya penuh keseriusan.
Mentari langsung memeluk tubuh kekar sang kekasih dan Rafa membalas pelukannya.Tari melepaskan pelukannya lalu turun dari pangkuan sang kekasih dan memilih duduk disebelahnya.
💕💕
Sementara di kediaman keluarga Hutama
Kedua orang tua Rafa telah hadir di sana dan kini berkumpul di ruang tamu.
"Maaf Nyonya,Tuan ada apa ya kalian datang ke mansion kami? " tanya Mommy Felisia.
__ADS_1
"Perkenalkan saya Claudia Romanov dan ini suami saya James Romanov.Kedatangan kami di sini ingin membicarakan pernikahan putera kami dengan puteri kalian Mentari. " ujar Mommy Clau dengan senyum hangatnya.
Keluarga hutama terkejut memdengar pernyataan nyonya romanov tersebut. Mommy Clau yang pahampun menjelaskan semuanya pada keluarga memtari.
"Di mana puteri kami Mentari nyonya, kami ingin bertemu dengannya. " cecar Mommy Felisia.
"Maafkan saya Nyonya Hutama, Bukannya saya mau ikut campur tapi Mentari sendiri belum mau bertemu dengan kalian.Dia masih membenci kalian atas sikap kalian di masa
lalu. " ungkap Mommy Clau.
"Mengenai keadaan Mentari dia baik baik saja dan bahagia karena kami sudah menganggapnya seperti puteri kami sendiri. " sahut Daddy James.
Mommy Felisia mencelos mendengar ucapan nyonya dan tuan Romanov yang secara tidak langsung memyindirnya secara halus.Daddy Bram membuang nafas pelan setelah itu kembali menatap calon besannya.
"Baiklah kami merestui dan menyetujuinya asalkan Mentari bahagia. " ucap Daddy Bram sambil tersenyum tipis.
Mommy Clau dan Daddy James saling melempar senyum mendengar persetujuan dari orang tua Mentari.Melodi hanya diam mendengarkan pembicaraan orang tuanya dengan kedua tamunya.
Mommy Clau mengalihkan perhatiannya kearah Melodi dan memperhatikan penampilan gadis itu lalu tersenyum singkat.
"Tante memang tidak mengenalmu nak tapi menurut tante sebagai seorang kakak kamu cukup egois.Saat kecil harusnya kamu membela adikmu dan melindunginya bukan malah membiarkan Tari mendapatkan perlakuan berbeda dari orang tuamu. " ujar Mommy Clau dengan bijak.
Melodi tertohok dan menundukkan kepalanya mendengar nasihat dari mommy Clau.Setelah itu Mommy Clau berpamitan pada keluarga Hutama.
"Baiklah kami permisi dulu mau mempersiapkan segala keperluan untuk pernikahan Rafa dan Mentari. " pamit Mommy Clau.
Nyonya dan Tuan Romanov langsung pergi meninggalkan ketiganya.Setelah kepergian kedua tamu mereka, Mommy Felicia kembali menitikkan air matanya.
"Daddy, Mommy ingin bertemu Mentari dan mengucapkan selamat padanya namun Mentari belum mau menemui kita. " keluhnya dengan nada sendu.
"Sabar Mommy! rayu Daddy menenangkan sang istri.
"Mentari sudah keterlaluan Dad, Mom. Kenapa dia malah memilih tinggal dengan orang lain daripada kita keluarganya. " sahut Melodi dengan nada jengkelnya.
"Diam kamu Melodi. " bentak Mommy Felicia.
Melodi berkaca kaca mendengar bentakan sang mommy. Diapun bangkit dan berlalu pergi meninggalkan orang tuanya.Pasangan paruh baya tersebut kembali menetralkan emosi di diri mereka masing masing.Mommy Felicia merasa bersalah telah membentak puteri sulungnya namun dia memilih membiarkan Melodi merenungi kesalahannya.
"Tari maafkan mommy nak dan mommy sangat merindukanmu sayang. " sesal mommy Felisia.
TBC
__ADS_1