
pengenalan karakter dan cerita
Zahra Annisaul Fikria argantara
Dialah adalah wanita pekerja keras meskipun orang tuanya terbilang kaya tetapi dia tidak pernah di manjakan oleh orang tuanya.Dia di ajarkan hidup mandiri dan tidak menyusahkan orang lain.
suatu hari Ibu zahra jatuh sakit dan itu yang menyebabkan dia beserta keluarga terpuruk melihat kondisi ibu tercinta. meskipun begitu dia mempunyai adik kembar yang sangat tampan,Azka argantara dan Azzam argantara merekalah yang selalu menyemangati meskipun mereka sendiri tengah bersedi.
Zain Mubarak
orang kaya yang bisa melakukan apupun namun mempunyai sikap yang dingin dan muka datar tetapi setia pada pasangannya yang sekarang sedang di perjuangkannya dan berusaha untuk meminta restu kedua orang tua.meskipun orang tuanya tidak merestuinya dia tetap ngekeh ingin menikahi vani sang pujaan hati.
__ADS_1
suatu hari vani tiba tiba mimisan dan di bawa ke rumah sakit A sama dengan rumah sakit yang di tempati ibu zahra.
saat sedang masuk ke rumah sakit tiba tiba ada seseorang yang menabraknya.
"bisakah kau memakai matamu,aku sebesar ini kau tidak bisa melihatku,apa kau ini buta hah."sarkas laki laki itu dengan nada mengejek dan tidak peduli dan menatap sinis ke arah zahra.
"maaf tuan tapi bukan kah anda yang menabrak saya."sarkas zahra menatap sinis laki laki yang menabraknya tadi.
laki laki itu terbahak mendengar perkataan zahra."jadi kau menuduhku aku yang menabrak mu begitu?!.kau pikir aku buta begitu?!.kau pikir kau siapa hah!!".nada suara zain dingin dan tidak suka karena dia di anggap salah dan juga buta.yaa dia lah zain mubarak yang terkenal dengan sikap dingin dan angkuhnya dan juga tidak suka di salah salahkan.
"maaf tuan".minta maaf itu lah yang di ucapkan zahra agar perdebatan yang tidak amat penting ini bisa segera berakhir
__ADS_1
lupakan ingin membalas kata katanya lebih baik meminta maaf saja dulu aku ingin segera pergi dari orang yang tidak waras ini dan menjenguk ibu.
"maaf tuan muda apakah anda mengalami sedikit masalah".kevin melirik zahra dengan tatapan tajamnya seolah ingin mengintrogasi zahra.ya dia adalah kevin sekertaris zain yang memiliki sifat seperti zain namun lebih menakutkan dari zain.
"ck sungguh menyebalkan".melirik zahra dengan sinis dan melenggang pergi meninggalkan zahra yang tengah mematung.
apa tadi dia bilang menyebalkan bukankah dia yang menyebalkan menabrang orang bukannya minta maaf malah marah marah enggak jelas.dalam hati zahra berucap dan menatap kepergian antas bos dan sekertarisnya itu dengan tatapan yang tidak bisa di jelaskan.
"ibu bagaimana keadaan ibu".dengan tatapan yang di buat secerah mungkin agar sang ibu tidak melihat kesedihan yang terpancar di wajah putri cantiknya."ibu baik baik saja sayang,bagaimana dengan kuliah mu apakah lancar".
"ya kuliah ku baik baik saja dan berjalan dengan lancar dan mungkin akhir tahun ini akan sidang skripsi".mengambil buah dan mengupasnya untuk sang ibu."hemm ra tapi ini kan masi awal tahun dan itu masih lama ibu takut tidak bisa melihat mu wisuda".mengambil tangan zahra membelainya lembut.
__ADS_1