
Di sisi lain di rumah sakit tempat ibu Zahra di rawat.seorang ibu termenung memikirkan sesuatu entah apa yang. dia pikirkan hanya dia dan tuhan saja yang tau.dan tiba-tiba seorang lelaki yang tak asing baginya masuk ke ruangannya.
"Yang bagaimana keadaan mu,apa kau merasa lebih baik".ya dia adalah pak arifin ayah Zahrah."hmmm,entahlah aku berpikir apakah aku bisa sembuh dari penyakitku ini".memandang langit langit kamar rumah sakit dengan lekat dan berfikir apa kah suatu saat dia bisa sembuh.
"tentu saja kau akan sembuh,aku akan mencari dokter yang sangat profesional dan akan menyembuhkan mu jadi kau bertahanlah demi aku dan anak-anak kita".memegang tangan istri dengan erat,enggan melepaskan.
tidak lama dari itu Zahra dan kedua adiknya datang membawa makanan dan kasur lantai seperti biasa mereka akan menginap di rumah sakit.
"ehem lagi ngomongin apa ni".Zahra berdehem untuk mengalihkan perhatian
ayah dan ibunya itu."ayah dan ibu ngk ngomongin apa-apa kok".
__ADS_1
"ya udah yuk makan".ayah Zahra mengalihkan pembicaraan tidak ingin kalau anaknya itu bertanya yang lain -lain lagi.
mereka selalu makan bersama sama dan Zahra juga memasakkan sup atau bubur untuk ibunya karena dia tau makanan rumah sakit itu tidak enak jadi dia berinisiatif untuk memasak sendiri untuk ibunya.
Zahra memeng pandai memasak sebab itulah dia membuat Restaurant yang namanya Zahra Restaurant dan dia juga mendirikan butik yang namanya Zahra Boutique yang masing-masing memiliki bangunan dua tingkat dan tinggal 1 persen lagi maka semuanya sudah siap di oprasikan.
jarak antara Restaurant dan butiknya ini hanya satu toko maka itu mempermudahnya untuk mengawasi keduanya sekaligus.Dia yakin jika dia sudah lulus kuliah S2 nya itu maka Restsurant dan juga butiknya sudah siap di oparasikan.
***
Zahra mengambil benda pipihya dan memotret dua sejoli kembar itu.dia tertawa dalam diam dan kemudian masuk ke dalam kamar mandi dan keluar dengan gayung di tangannya yang berisikan air.
__ADS_1
pik pik pik
Zahra mengkepikkan air di muka Azka dan Azzam yang mebuat mereka menggeliat dan mebuka matanya perlahan hingga penglihatannya jelas.
"sampai kapan kalian akan tidur terus hah!! lihat sekarang sudah jam berapa.apa kalian ingin aku tinggal".
"ck bukannya kemarin kaka juga meninggalkan kami.kaka pergi saja,kami bisa berangkat sendiri lagian kemarin kan kita bawa motor.iya ngk Zam".Azzam yang di tanya hanya mengangguk mantap dan berdiri untuk mandi.
sementara di tempat tidur rumah sakit,kedua orang tua hanya tersenyum melihat pertengkaran anak anaknya di pagi hari.dan Azka dengan muka yang malas bangun dan duduk bersandar di sova.
"muka kamu kenapa lagi tu".Zahra melihat Azka yang bangun aja sudah loyo seperti tidak makan seminggu."itu karna bulan depan udah semester akhir kak".Azzam yang baru selesai mandi langsung nimbrung.
__ADS_1
"oohh bagus dong".Zahra menjawab sekenanya dan memakan sarapannya."Ka buruan mandi entar kita telat".Azka hanya menatap malas Azzam dan beranjak mandi.
setelah rutinitas mereka selesai mereka pamit ke sekolah dan kampus dengan kendaraan yang berbeda namun satu arah.