
Pov Author
Matsu membungkuk melihat Harada yang hendak pergi bersama Angel. Walaupun secara usia dia lebih tua, tapi secara hiraki di garis kedudukan Harada lebih tinggi darinya.
Matsu mengepalkan tangannya menahan emosi karena merasa dipermalukan oleh Harada. Setelah diyakini Harada menghilang dari hadapannya, Matsu menegakkan badan.
"Matsu-san?" pengawal Matsu yang sejak tadi mengawasi dari jauh mendekati tuannya. Matsu berjalan meninggalkan gerai pakaian dengan wajah kesal diikuti pengawalnya.
Matsu memukul perut penjaga yang menjaga pintu masuk rumah pribadinya. Sudah sejak tadi ia menahan amarahnya dan memeledak saat ia penjaganya.
"Bang*sat! Ozawa sialan! Lihat saja apa yang akan aku lakukan pada keluargamu! Akan aku pastikan gadis itu akan jadi milikku!" Raungnya sambil terus memukuli penjaganya. Tidak memperdulikan penjaga yang mengaduh dan berdarah menerima pukulannya.
"Pergi!" titahnya setelah kemarahannya mereda.
"Ada apa, son? Apa yang membuatmu mengamuk seperti ini?" Hiraku berjalan menuruni tangga. Tak lama seorang wanita muda menyusul dibelakang Hiraku. "Pulanglah," Titahnya. Wanita itu menurut. Ia sempat mengerlingkan mata ketika melewati Matsu yang sedang kesal.
"Apalagi yang bisa membuat ku kesal selain Ozawa papa. Harada sialan itu hari ini mempermalukanku!"
Matsu menceritakan apa yang terjadi. Ia juga menceritakan apa yang ia tahu tentang Angel.
"Cucu Madin?" Hiraku nampak berpikir.
"Papa tahu sesuatu?" Matsu menuangkan wiski dan menenggaknya dengan kasar.
*****
Kiyoshi Ozawa sudah menjadi pemimpin keluarga Ozawa selama lebih dari 40 tahun. Ia menjadi pemimpin sejak usianya dua puluh lima tahun.
Bersama adiknya Aito Ozawa, Kiyoshi berhasil membuat Ozawa semakin ditakuti di Jepang. Bahkan Ozawa berhasil melebarkan sayap perusahaan mereka hingga keluar Jepang.
Hanya saja Aito terpeleset satu kali. Waktu itu baru akan menikah dengan Aiko Odagiji. Beberapa bulan sebelum pernikahan seorang geisha datang ke mansion Ozawa dan mengaku kalau sedang mengandung anaknya Aito.
Pantang hukumnya bagi keluarga Ozawa untuk mempunyai anak diluar garis pernikahan, maka itu Aito tetap bertanggung jawab pada bayi itu, yang bernama Hiraku Himura. Himura adalah marga ibunya.
__ADS_1
Hiraku dibesarkan di keluarga Ozawa, walaupun ia mendapatkan ikut merasakan segala kemewahan yang dimiliki Ozawa tapi ia tetap tidak dikenal sebagai Ozawa.
Sejak remaja Hiraku terus berusaha untuk memperlihatkan kemampuannya, membuktikan diri bahwa ia sanggup dan pantas menjadi seorang Ozawa. Tetapi walaupun begitu pimpinan Ozawa tidak pernah menjadi miliknya atau keturunannya.
Dendam tumbuh dihati Hiraku. Dendam karena tidak pernah diakui sebagai keturunan bangsawan padahal darah Ozawa jelas mengalir ditubuhnya.
Setelah Hideyoshi, ayah Harada meninggal pimpinan Ozawa akan diturunkan pada cucu tertua. Harusnya pemimpin Ozawa adalah anaknya Matsu. Tapi lagi-lagi karena seluruh keturunan Hiraku tidak diakui sebagai anggota keluarga Ozawa, Matsu sudah jelas tidak akan pernah memimpin klan besar itu.
Aito sendiri sebagai ayah Hiraku tidak bisa berbuat apapun. Bertanggung jawab mereka jadi ayah bagi Hiraku adalah satu-satunya yang bisa ia lakukan.
Walapun Hiraku tidak menjadi bagian keluarganya, tapi Hiraku tetap anaknya. Ia tidak pernah membedakan Hiraku dengan anaknya yang lain. Ia menyayangi Matsu seperti ia menyayangi Andy.
Pun begitu dengan Andy dan ayahnya yang memperlakukan Hiraku dan Matsu dengan baik. Hanya Kiyoshi dan Harada lah yang selalu waspada dengan mereka, apalagi setelah kematian Hideyoshi.
Matsu saat ini duduk berseberangan dengan Sheryl. Saatnya menyusun rencana untuk menghancurkan klan Ozawa.
"Matsu-san, kamu tidak perlu sampai menyewa villa seperti ini hanya untuk bertemu dengan ku."
"Matsu saja, Sheryl. Jangan terlalu formal," Matsu memutar - mutar gelas wine-nya.
"Kamu membuatku tersanjung, Matsu,"
Matsu mengangkat gelasnya, mengajak Sheryl untuk bersulang.
"Untuk kerja sama kita," Ujarnya.
"Untuk kerja sama kita," Gelas pun berdenting.
Makan malam bisnis, berubah menjadi malam penuh gairah bagi Matsu dan Sheryl. Desahan menggema di dalam kamar, mereka saling bertukar saliva dan peluh.
"Oh Matsu kamu membuat ku gila," Sheryl menutup tubuh polosnya dengan selimut hingga dada.
"Kamu juga luar biasa Sheryl. Aku heran bagaimana Harada dan Andy bisa bertahan tanpa melahapmu?" Matsu menyalakan sebatang rokok. Duduk di sofa sambil memperhatikan Sheryl yang masih mencoba mengatur napasnya.
__ADS_1
Sheryl berbaring menyamping, menggunakan tangan untuk menyangga kepalanya. "Mereka berhenti saat alarm mereka bangkit. Lebih memilih air dingin dari pada kehangatanku. Mereka berdua sama saja, berprinsip akan melakukannya setelah menikah."
Sheryl memperhatikan Matsu lamat - lamat. Postur tubuhnya tidak kalah gagah dengan Harada dan Andy. Wajahnya juga tampan. Matsu juga hebat diranjang. Tanpa sadar Sheryl mengigit bibir bawahnya mengingat perang panas mereka tadi.
Matsu terkekeh. "Jangan menggodaku. Tunggu hingga aku menghabiskan rokok ku,"
Saat Matsu sedang sibuk berbagi kehangatan dengan Sheryl, ayahnya Hiraku sedang mengingat sosok Richard Lee. Dia meyakini cucu yang Matsu maksud adalah anak dari keponakan Madin, Alana yang menikah dengan Richard Lee.
Hiraku meraba wajah foto Angel. Tersenyum sinis mengingat bagaimana dulu ia membalas dendamnya pada Richard dengan menghancurkan miliknya yang paling berharga. Hiraku tersenyum licik. Dulu sudah pernah menghancurkan Angel, kali ini Matsu juga akan melakukan hal yang sama. Sekali tepuk tiga lalat akan mati. Ozawa, Madin dan Richard.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Udah panas belum gaes??
__ADS_1
like, komen, mawar gaes...
bacain komen kalian bikin emak semangat nulis.