
Harada pulang ke rumah dengan perasaan lebih riang dari pada sebelumnya. Ia merasa yakin kalau Angel masih hidup.
Harada mengerutkan keningnya mendapati pintu depan yang tidak terkunci. Ia yakin sudah menguncinya sebelum pergi lagi tadi pagi
Harada membuka pintu dengan perlahan, tidak ingin menimbulkan suara. Melangkah dengan hati - hati agar tidak mengagetkan orang yang menerobos masuk.
Harada memeriksa setiap ruangan tapi tidak ada seorangpun didalam rumah.
"Mimi," serunya menyadari ia tidak melihat Mimi. Biasanya Mimi selalu menyapanya saat Harada atau Angel baru datang.
Harada mengeluarkan ponselnya. Membuka aplikasi yang menghubungkan langsung dengan CCTV di rumah.
Seseorang mengambil Mimi, bahkan orang itu sengaja memamerkan Mimi di kamera. Kenapa dia mengambil Mimi?
Harada merebahkan dirinya disofa. Sembari melihat rekaman kamera pegawas. Siapa kira - kira yang masuk dan mengambil Mimi?
Tiba - tiba terlintas nama Elisabeth. Elisabeth menyukai kucing bukan? Kemana dia? Di lokasi kejadian hanya ada satu jenazah. Jika itu Angel, kemana Elisabeth? Apa dia melarikan diri? Atau justru dia yang melakukan ini? Dia anggota Kuroi Kage? Datang kesini dengan sponsorship perusahaan. Apa artinya Kuroi Kage ada didalam Ozawa?
Harada menggaruk kepalanya frustasi. Memiliha mandi untuk menyegarkan pikirannya.
*****
Pembongkaran malam Angel dilakukan tanpa dihadiri oleh satupun keluarga Lee, Gustav maupun Harada. Semua dilakukan agar orang lain tetap percaya mereka kehilangan Angel.
Gadis seperti biasa datang ke rumah Harada pagi - pagi dan membawakan sarapan. "Masuklah," Gadis sumringah karena hari ini Harada sendiri yang mempersilahkan nya masuk.
__ADS_1
"Apa yang kamu bawa?" tanya Harada sambil memperhatikan tas yang Gadis bawa.
"Bahan pancakes, aku hanya tinggal memasaknya saja. Kamu mau?" Tawarnya.
"Tentu. Masaklah. Aku akan mandi dulu kemudian kita sarapan bersama," Harada meninggalkan Gadis yang tersenyum lebar karena senang.
Sepanjang memasak dan menyiapkan sarapan Gadis tidak henti - hentinya tersenyum. Dia senang karena Harada sudah tidak ketus lagi padanya, hanya tinggal membuat Harada melupakan Angel dan membuka hatinya.
"Wangi sekali," Puji Harada. "Dari mana kamu tahu kalau aku sudah pancakes?"
"Dari Angel," Jawab Gadis cepat. Harada menatap Gadis sekilas.
Jelas sekali dia berbohong. Harada tidak suka pancake, Harada tidak suka makanan manis. Angel yang suka pancake. Dia bahkan membuat satu wadah besar adonan pancakes yang ia simpan di kulkas.
"Kalian sangat dekat rupanya," Harada memotong pancake yang ada di piringnya.
"Apa Jason tidak marah kamu datang menemui ku setiap hari?" pancing Harada. Ia ingin tahu kenapa Gadis bohong.
"Tidak. Dia kawan baikmu, tidak akan marah," Balas Gadis. Harada tersenyum. Gadis masih berbohong.
"Gadis, bisakah kamu datang kemari nanti malam? Bantu aku membereskan barang - barang Angel,"
Gadis menatap Harada, mencoba meneliti kejujuran pria yang ada dihadapannya. "Baiklah," sahutnya sambil tersenyum. Tentu saja dia bahagia Harada akhirnya Harada . au melupakan Angel.
"Kamu sudah melupakan Angel?" tanyanya kemudian.
__ADS_1
"Aku sedang berusaha. Orang mati tidak bisa hidup lagi bukan? Aku harus melanjutkan hidupku. Mencari gadis lain untuk aku cintai," Harada mulai memasang jebakannya.
Harada bahkan sengaja melepaskan cincin yang ia pakai di jari dan kalungnya. Itu yang membuat Gadis yakin Harada berkata jujur.
"Kamu akan segera menemukannya," Sahut Gadis. Ia sedang merasa terbang di awan. Tak apa kalau Harada belum mencintainya. Paling tidak Angel sudah tidak lagi menjadi penghalang di antara mereka.
cocok gak jadi Gadis?
.
.
.
.
.
.
Okeh udah 2bab yah hari ini, emak mau lanjut ngerjain AKU KORBAN PERKOSAAN di N.O.V.E.L.M.E
udah masuk bab 18, udah pada ngintipin ceritanya belum? hayukkk di cek, sebelum bab aku kunci
__ADS_1