Istriku Bad Girl 2 (The Story Of Angel Lee)

Istriku Bad Girl 2 (The Story Of Angel Lee)
Aarrgghh!!


__ADS_3

Harada mendekatkan tubuhnya saat dingin sapuan AC mengenai dadanya yang tidak tertutup selimut. Melingkarkan tanganya diperut Angel, sedikit menyentuh titip sensitif Angel.


"Sayang, jangan sekarang aku lelah," keluh istrinya tanpa membuka mata. Harada terkekeh mengecup punggung polos istrinya yang tidak tertutup selimut.


"Tidak. Tidurlah." Ia menyembunyikan wajah ditengkuk istrinya dan kembali tidur. Harada tahu Angel pasti lelah setelah melayani semalam. Harada meminta jatahnya sekali setelah permainan pertama mereka. Tentu saja Angel yang memimpin karena dirinya belum bisa banyak bergerak.


"Eemm... " gumam Angel sembari memeluk lengan kekar Harada yang sedang memeluk perutnya.


*****


Harada memperhatikan Angel yang sedang asik menonton drama Korea di televisi setelah mereka menyelesaikan sarapan.


Sejak hamil Angel jadi punya hobi baru menonton drama korean. Angel bahkan sangat menghayati ceritanya. Ia bisa menangis, tertawa bahkan marah. Yang paling Harada benci adalah saat Angel memandang kagum pada pemain laki - laki di drama Korea.


Entah itu Lee Min Ho, Song Joong Ki, Park Seo Jon dan banyak lagi. Harada selalu cemburu saat Angel mengaggumi para bintang Korea itu.


"Sayang, ayo temani aku latihan berjalan,' Harada mencoba mengalihkan perhatian Angel dari televisi.


"Sebentar lagi, sayang." Bibir Harada mengerucut sebal karena Angel tidak menoleh padanya. Demi apapun ia ingin sekali menggendong Angel dan membawa istrinya ke kamar.


"Setelah aku sembuh, akan ku buang semua televisi yang ada di mansion," guman Harada kesal.


"Sayang, lihat Ji Jin Hee sungguh tampan. Walaupun sudah tidak muda lagi," Harada semakin kesal Angel memuji seorang oppa dihadapannya. Ingin sekali mengambil pistol yang ada di ruang kerja Richard dan menembak layar televisi sialan itu.


"Sayang, kalau kamu potong rambut seperti Oppa Jin Hee kamu pasti tampan,"


"Tidak!" jawab Harada ketus. Ia mendorong kursi rodanya menuju kamar.


"Sayang, Baby Oz ingin melihat Appanya berpenampilan seperti Jin Hee." Angel memberikan tatapan puppy eyes pada Harada


Memohon agar Harada mengabulkan keinginannya.


Harada mendesah kasar. Menggaruk kepalanya frustasi. "Sayang, jangan mengada - ada. Baby Oz ingin melihat appanya seperti apa adanya. Mana mau dia melihat appanya seperti Jin Jin itu. Jelas - jelas aku lebih keren dari pria itu," katanya kesal.


"Sungguh. Mau ya? Setelah itu aku akan mengabulkan keinginanmu. Gaya apapun yang kamu mau, aku tidak akan menolak." Angel masih memohon.


Tawaran yang mengiyurkan, tetapi Harada tidak langsung setuju. Ia tidak suka Angel menganggumi pria lain selain dirinya.

__ADS_1


Bibir Angel mengerucut. Berbalik badan dan kembali menatap kagum pada layar televisi yang sedang menampilkan aktor Korea itu.


"Sayang... " Harada mendekati Angel. Mencoba meraih tangan istrinya. Tapi Angel menjauh, tidak ingin tangan Harada bisa menjangkaunya.


"Sayang... " panggil Harada lagi. "Baiklah. Aku setuju. Tapi jangan lupa janjimu." Angel sumringah suaminya mau mengabulkan keinginannya.



Angel tersenyum puas melihat suaminya berambut pendek dan ditata seperti aktor Ji Jin Hee.


"Kamu tampan, sayang," puji Angel setelah Harada selesai potong rambut.


"Tentu saja. Sekarang ayo pulang, aku mau menghukummu,"


Saking senangnya Angel melupakan janjinya pada Harada sedang Harada siap membuat Angel kelelahan.


Sambil mendoronh kursi roda Harada, mata Angel berkenalan memandang sekitar mall. Kemudian matanya berhenti di sebuah gerai.


Angel mendorong kursi roda Harada ke arah gerai itu. sambil tersenyum membayangkan sesuatu.


Sayang kenapa kita kesini? tanya Harada. Firasat buruk mulai datang. "Ayo kita pulang. Aku mau lihat aktor Jin Jin mu itu. Siapa yang lebih tampan." Ia mencoba mengalihkan perhatian istrinya.


Angel kembali setelah lima belas menit kemudian dengan wajah sumringah berbeda dengan Harada yang cemberut karena firasatnya akan menjadi kenyataan.


*****


"Tidak sayang, aku tidak mau memakai itu," tolak Harada tegas.


Tadi Angel membeli Mawashi dan meminta Harada untuk memakainya. Mawashi adalah sabuk yang juga berfungsi sebagai celana yang dipakai oleh pegulat sumo.


Angel sedang membujuk suaminya untuk memakai itu.



"Sayang, badanmu bagus. Kamu pasti terlihat hot saat memakai ini," rayunya.


(gak ush emak post ya foto Harada, jgn dibayangin! inget suami disebelah hahahaha)

__ADS_1


"Tidak! Aku tidak mau. Kalau kamu ingin melihat tubuhku, dengan senang membuka pakaianku. Tapa busana lebih baik," Harada masih menolak.


Angel jongkok didepan Harada. Memainkan jari-jari dipaha suaminya. Mengelus kedua paha itu dengan lembut. Tangannya naik terus dan berhenti di antara kedua kaki Harada. Samurai kecilnya mulai bereaksi padahal Angel hanya mengelus pahanya.


"Ayolah sayang..." rayu Angel sembari memberikan pijitan kecil pada Samurai kecil Harada yang semakin mengeras.


"Shit! Aku benci keadaan ini sayang! Aku ingin luka ku cepat sembuh. Menggendongng yang nakal ini dan membuatmu memohon ampun padaku," Angel pandai sekali membuat gairahnya terbakar.


"Kamu pakai yah? Pasti terlihat se*i. sebagai gantinya aku juga akan pakai gaun itu kesukaanmu." Harada benar - benar bimbang sekarang.


Ia tidak mau memakai mawashi, tetapi tawaran Angel terlalu sulit ditolak.


Harada mengerang nikmat merasakan pijitan tangan Angel. "Shit! Sayang kamu menyiksaku! Ganti pakaian mu!" titahnya.


Angel tersenyum penuh kemenangan. Ia mengambil gaun kesukaan Harada gaun tidur tipis yang hanya menutupi bagian sensitif nya saja.


Sedang Harada memakai Mawashi. "Hari ini aku akan diatas. Apapun yang terjadi aku akan menghukumnya tanpa ampun," guman Harada kesal.


Harada berdiri dengan bersandar pada kasur, terpana melihat Angel dengan gaun tidur berwarna merah menyala yang kontras dengan kulitnya yang putih


Angel mendekat kearah suaminya. Meraba perut kotak-kotak Harada. Kemudian dada suaminya yang dipenuhi tato.


Darah Harada berdesir merasakan setuhan tangan Angel ditubuhnya. Kesal dan gairah ini membuatnya gila ini segera menerkam istrinya.


Ia menarik tengkuk Angel, menyasar bibir kecil Angel. Menyesap dan memainkan lidahnya didalam sana.


Angel benar-benar nakal, tangannya tak berhenti menjelajahi otot - otot punggung Harada yang terlatih membuat Mawashi terasa semakin sesak.


Tangan Harada meraba bukit kembar Angel, tempat kesukaannya. Lidahnyamenyapu leher jenjang Angel.


Angel menengadahkan kepalanya, memberikan lebih banyak ruang pada Harada untuk menjilati dan mengecup lehernya.


Tapi tiba - tiba....


Hayo apa???


penasaran gak??

__ADS_1


Hayuk nemenin anak daring dulu 😅😅


__ADS_2