Istriku Bad Girl 2 (The Story Of Angel Lee)

Istriku Bad Girl 2 (The Story Of Angel Lee)
Calon Mertua VS Calon Menantu


__ADS_3

Tiga keluarga besar berkumpul di satu ruang rawat Angel membuat ruang rawat Angel penuh sesak. Tetapi tidak ada yang berani menegur melihat wajah menyeramkan Madin dan Kiyoshi.


Kini mereka sedang membicarakan hal serius, tentang pernikahan Harada dan Angel.


"Jadi kalian ingin menikah besok?" tanya Madin.


"Koreksi. Yang ingin menikah besok adalah Harada bukan putriku," Richard tidak Terima. Ia merasa Madin mengatakan Angel ingin menikah besok.


Alana dan Angel saling tatap.


"Angel sudah setuju," sanggah Harada.


"Iya, tapi putriku tidak pernah meminta untuk menikah besok," Richard kesal. Alana memicingkan matanya menatap Richard yang terlibat aneh.


"Aku tidak pernah bilang Angel ingin menikah besok. Tapi dia sudah setuju,"


"Kalau begitu minta Madin mengkoreksi kata - katanya," jawab Richard sebal.


"What?!" Madin melotot. "Apa bedanya? Angel memberi ide atau tidak yang penting dia setuju. Sama artinya dia juga ingin menikah. Ada apa dengan otak mu hari ini?" Ejek Madin.


Richard tidak menjawab Tapi wajahnya benar - benar tidak enak dipandang.


Angel sang calon pengantin mulai gelisah takut Appanya berubah pikiran dan tidak menyetujui pernikahannya.


"Jadi kalian akan menikah di rumah sakit?" Tanya Kiyoshi.

__ADS_1


"Apa?! Tidak aku tidak setuju!" kata Richard tegas. "Angel putri keluarga Lee satu - satunya, cucu tertua Rivera. Bagaimana mungkin dia akan menikah di rumah sakit?"


Kini semua mata memandang Richard, sementara Richard bersikap acuh. Ia tetap pada pemikirannya.


"Hanya upacara nya saja, Appa. Untuk resepsi kita bisa menunggu hingga Angel sembuh total," Jawab Harada.


"Tidak. Pernikahan Angel harus besar dan mewah," Lagi - lagi perkataan Richard membuat Alana dan Angel terbelalak. Ini bukan Richard Lee yang mereka kenal.


"Tidak masalah. Jika perlu kita sewa pulau untuk resepsi," Harada tidak mau kalah. Ia kesal pada Richard yang membuat semuanya menjadi rumit.


"Aku mau semua disiapkan dengan baik dan matang. Aku tidak mau pernikahan putriku dipersiapkan dengan asal - asalan,"


"Jangan khwatir apa walaupun besok kami menikah di rumah sakit semuanya akan disiapkan dengan baik," balas Harada lagi.


"Memangnya kamu Bandung... Bandung siapa sayang?" Pandangan Richard beralih pada istrinya.


"Benar! Bandung Bondowoso saja gagal membuat 1000 candi apalagi dirimu," seru Richard.


"Apa hubungannya dengan Bandung Bondowoso. Aku sedang tidak membangun candi," Harada sudah benar - benar kehabisan kesabaran.


"Intinya semua yang disiapkan dengan buru - buru tidak akan berhasil," Tegas Richard.


"RICHARD LEE!" bentak Alana. Hanya Alana yang mampu menghentikan kegilaan ini.


"Maaf. Maaf semua. Rich, kita harus bicara," Alana menarik Richard keluar ruangan.

__ADS_1


Anggota keluarga yang tersisa saling menatap penuh kebingungan.


"Dia hanya gugup," Kata Madin.


"Richard akan melepas putri satu - satunya. Putri yang sudah dia jaga selama 20 tahun. Ia hanya takut. Semua ayah yang memiliki putri pasti mengalaminya. Aku pun dulu begitu," Jelas Madin.


Memang benar. Bukannya Richard tidak mau Angel menikah ia hanya takut Angel tidak bahagia. Takut Harada tidak menjaganya seperti ia menjaga putrinya.


Ia juga ingin Angel bahagia, ingin Angel menikah. Tapi melepas seorang putri kepada keluarga baru seperti melepas anaknya dihutan belantara. Takut anaknya tersesat dan tidak bisa bertahan.


Diluar sana Alana sedang menasehati Richard. Bahwa walaupun Angel sudah bersama Harada, Angel tetap putri mereka. Tidak akan ada yang berubah. Richard hanya terlalu khawatir.


Pada akhirnya Richard hanya bisa pasrah membiarkan kedua anak muda yang sedang jatuh cinta memutuskan apa yang mereka mau lakukan.


"Appa, aku akan menikah akhir minggu ini," Angel dan Harada akhirnya mengalah. "Aku akan tinggal di apartemen tiga hari ini, menghabiskan waktu bersama kalian. Berburu gaun pengantin bersama Eomma. Aku akan tidur bersama kalian, menganggu waktu kalian hingga Appa sebal dan mengusirku keluar kamar," Goda Angel.


"Iya. Mari lakukan itu. Appa akan merindukan saat - saat seperti itu jika kamu sudah menikah nanti," Richard membawa Angel masuk ke dalam pelukannya.


Like dan komen ya gaes...


Terima kasih sudah mampir


PROMO GAES


__ADS_1


link bisa di cek di IG emak @bydarl.2021


__ADS_2