Istriku Bad Girl 2 (The Story Of Angel Lee)

Istriku Bad Girl 2 (The Story Of Angel Lee)
Makan Malam Keluarga


__ADS_3

Selama seminggu ini hubunganku dengan Harada semakin baik dan semakin dekat. Sejak acara nonton Netfl*x malam itu, kami lebih sering bicara. Kami mulai saling mengenal satu sama lain.


Satu hal yang aku tahu tentang Harada, dia lebih suka bertindak dari pada bicara. Dia bukan tipe orang yang selalu berkata romatis dan menyentuh hati. Tapi lebih suka langsung bertindak.


Dia selalu memasangkan handwrap dan juga footwrap ku. Aku selalu bilang aku bisa melakukannya sendiri tapi Harada selalu melarang. "Biar aku yang memakaikannya. Aku mau memastikan kamu dilindungi dengan baik."


Walaupun kadang dia terkesan dingin dan kaku tapi disaat tertentu Harada juga bisa bersikap manis.


Harada juga posesif. Membuatku kesal pada awalnya, tapi kemudian aku sadar, dia tidak meminta banyak dariku. Hanya tidak ingin berbagi pada orang lain.


"Dengan, aku itu sangat pelit, aku tidak suka berbagi yang sudah menjadi milikku. Kamu akan menjadi istriku dan aku tidak mau membagi semua yang ada padamu dengan orang lain," katanya beberoa hari yang lalu saat kami akan berangkat kuliah.


Awalnya aku kesal karena merasa Harada mengatur penampilanku. Tapi dia merobek satu pakaianku yang menurutnya tidak layak pakai. Sejak itu aku memilih semua pakaian ku, memastikan tidak ada bisa membuat Harada tidak senang.


Eomma yanga kebetulan datang ke rumah binggung melihatku sedang memisahkan semua pakaianku.


Harada dengan santai dan tenang menjelaskan apa yang baru saja terjadi. "Wah... kamu posesif sekali," goda Eomma. "Apa semua pria seperti itu?"


"Appa juga?" aku yang bertanya heran. Karena aku tidak pernah melihat appa melarang eomma untuk melakukan apapun atau memakai apapun. Setahuku appa tergila-gila pada Eomma.


"Appa mu terlalu mencintaiku," Eomma mengatakan sambil bercanda. "Pernikahan tidak selalu tentang cinta tapi juga kompromi. Menyatukan dua kepala itu sulit apalagi tanpa kompromi"


"Kadang kamu akan berpikir Harada egois, kadang Harada pun akan berpikir begitu. Tapi sebelum kamu marah atau ngambek pikirkan dulu apa permintaan pasangan kalian buruk? Atau justru membawa kebaikan. Kalau membawa kebaikan berkompromilah," Nasihat Eomma.


"Contohnya tentang ini, Harada tidak meminta Angel harus pakai baju dengan model atau warna khusus kan?" Aku menggeleng. "Jadi cukup hindari memakai yang tidak ia suka," Aku menangguk paham.


"Cinta itu perlu dalam pernikahan, tapi ada tiga hal lain yang juga tidak kalah penting faith, tema work, komitmen dan kompromi. . Cinta tanpa ketiganya tidak cukup kuat untuk mempertahankan pernikahan," Kata Eomma lagi sambil memelukku.


*****


Hari ini keluarga Harada mengundangku untuk makan malam. Makan malam keluarga pertama setelah pertunangan kami.


Dan aku sangat gugup.



"Bagaimana? Apa aku terlihat jelek?" Aku memilih dress dusty pink dengan lengan panjang.


Harada mendekatiku, merapikan rambut yang memang aku gerai. "Cantik. Membuatku tidak sabar menunggu hari pernikahan kita," katanya.

__ADS_1


Harada merengkuh pinggang ku, membuat kami menempel. Menahan dagu ku dan memiringkan wajahnya.


Aku bisa merasakan deru napasnya, mencium aroma mint yang menggoda. Tapi jantungku tidak bisa diajak kerja sama.


"Harada..." lirih ku.


"Berikan aku sedikit hadiah,"


Aku memalingkan wajahku. "Aku tidak akan menyakitimu," Harada menarik dagu ku kembali, menahan tengkuk ku.


Hingga bibirnya menempel pada bibirku. Menyesapnya lembut membuatku tersengat listrik.


"Manis," katanya sambil membersihkan bibirmu menggunakan ibu jarinya.


"Kamu merusak lipstikku," aku pura-pura merajuk.


"Kita harus sering melakukannya, sayang. Kamu terlalu kaku. Aku seperti sedang mencium manekin," ledek nya.


"Jangan cemberut." Dia menekan-nekan pipiku. "Membuatku gemas dan ingin menciummu lagi,"


"Alasan," jawabku yang membuat Harada tergelak.



PoV Author


"Dengar, apapun yang terjadi nanti didalam sana, ikuti saja permainan ku. Mengerti," Angel mengerutkan keningnnya sejenak tapi kemudian memberikan anggukan.


Angel dan Harada tiba di Mansion Ozawa dan disambut dengan riang oleh selurug anggota keluarga.


Angel yang melihat Hiraku menggengam tangan Harada lebih keras dan menunduk. Membuat Harada menghentikan langkahnya, berbalik menghadap Angel hingga mereka bersihadap.


"Ada aku, dia tidak akan ada yang terjadi," Harada mengangkat dagu Angel. "Ingat latihan mu. He just another guy. Tidak perlu takut. Ada aku,"


"Dia tidak boleh jadi kelemahanmu tapi harus menjadi kekuatanmu," Harada masih berusaha meyakinkan Angel yang sedang ketakutan.


Dirasa Angel sudah tenang, Harada kembali melanjutkan langkahnya mendekati keluarga.


"Kalian sudah berkumpul?" sapa Harada.

__ADS_1


"Selalu terlambat," Andy memeluk sepupunya itu.


Angel menyapa satu per satu anggota keluarga Ozawa, hingga tiba giliran Hiraku. "Ojisan," Angel membungkuk pada Hiraku.


Hiraku menatap Angel dengan tatapan yang sulit diartikan tapi kemudian ia tersenyum, menyentuh pundak Angel yang berhasil membuat Angel kaget dan mundur selangkah.


"Ojisan, kamu menggagetkan tunanganku," canda Harada tetapi tetap menekankan kata tunanganku. Sejak tadi Harada memang memperhatikan Hiraku. Tatapan mata Hiraku pun tidak lepas dari pengamatan Harada.


"Oh... maafkan saya nona Lee. Kamu gadis yang sangat cantik," Hiraku memancing.


"Ojisan, jangan goda tunanganku. Aku tidak suka ada yang menyentuh milikku," timpal Harada penuh arti.


"Oh... bukankah kamu pernah kehilangan satu kali," sindir Hiraku.


"Dia tidak pantas dipertahankan," jawab Harada santai. Lalu membawa Angel untuk duduk disebelah ibunya.


Sheryl yang terbakar melihat kemesraan Harada dengan Angel tidak mau kalah. Ia juga menempel pada Andy dan mempertontonkan kemesraan kalian berharap Harada cemburu. Tapi nyatanya perhatian Harada tidak beralih dari Angel sama sekali.


"Karena kita sudah berkumpul disini, aku ingin membuat pengumuman penting," Andy berdiri dari duduknya.


"Tidak sebelum kita makan malam. Tahan dulu pengumuman mu itu. Orang tua ini bisa mati kelaparan," canda Kiyoshi yang membuat semua orang bangkit menuju ruang makan.


.


.


.


.


.


***like, komen, gift dan vote ya gaes...


komen kalian bikin aku semangat nulis gengs, cuman maafkan gak bisa lebih 2bab perhari.


aku nulis panjang 800-1000 kata per bab. Jadi perlu napas juga.


Happy reading. 🥰🥰***

__ADS_1


__ADS_2