
"Itadakimasu" Semua orang menangkupkan tangan.
itadakimasu - selamat makan.
Angel berusaha mengikuti. Untungnya ia sering memperhatikan saat Harada makan.
Orang Jepang mempunyai beberapa etika makan yang harus diperhatikan. Untungan Angel sudah sempat mencari informasi.
"Angel, tunggu kakek akan minta pelayan untuk mengambilkan sendok," Ujar Kiyoshi yang tidak melihat sendok di depan Angel. Salah satu perbedaan cara makan antara Jepang dan Korea adalah orang Korea memakan nasib dengan sendok sedang orang Jepang dengan sumpit
"Cih! Kalau mau masuk ke keluarga ini, pelajari juga budayanya," Sindir Sheryl. Dia baru saja menerima potongan daging dari Andy.
"Tidak masalah, semua bisa dipelajari," Kiyoshi menengahi. Pelayan datang membawakan sendok untuk Angel.
"Tidak apa-apa kakek. Angel akan pakai sumpit saja."
"Tidak, ayo pakai sendok. Aku juga akan pakai sendok," Harada mengerti kalau Angel merasa sungkan karena hanya dia sendiri yang memakai sendok.
Makan malam berjalan lancar kemudian hingga semua sudah mengosongkan mangkuk mereka masing - masing. Tidak boleh menyisakan makanan di mangkuk adalah etika makan di Jepang. Selain dianggap kurang sopan juga dianggap tidak menghargai makanan.
"Jadi sudah berapa lama kalian saling kenal?" Tanya Matsu. Makan malam sudah berakhir, mereka yang tinggal di ruang makan sedang menikmati red wine.
"Kurang lebih dua bulan," Harada menyesap wine-nya.
"Kalian sudah siap menikah?"
"Bicara soal menikah, aku dan Sheryl ingin mempercepat pernikahan kami," potong Andy.
"Apa?! Mana bisa seperti itu?! Harada yang akan menikah terlebih dahulu," Kiyoshi tidak setuju.
"Kakek, hubungan ku dan Sheryl lebih lama dari pada Harada. Jadi sudah sepatutnya kami menikah lebih dulu,"
"Andy tapi kamu akan melangkahi kakak mu," Hagia juga tidak setuju dengan rencana putranya. Sedang Sheryl dan Matsu tersenyum penuh kemenangan.
__ADS_1
"Tidak apa-apa ojisan. Aku dan Andy bisa menikah bersamaan," Harada menengahi.
Uhuk... uhuk... Angel dan Sheryl tersedak bersamaan. Harada dan Andy membantu pasangan mereka masing-masing.
Angel melotot pada Harada yang sedang membantu membersihkan bibirnya. Harada hanya membalas dengan senyuman tipis.
"Harada kenapa buru-buru? Kalian bisa saling mengenal terlebih dahulu," Hiraku memberikan saran. "Apa kamu sudah mengenal calon istrimu? Masa lalunya? Apa kamu sudah tahu?"
Harada dan Hiraku bersitatap. Harada tidak ragu memberikan tatapan tajam pada paman tirinya itu.
"Apa ojisan meragukan pilihan kakek?" suara Harada memecah keheningan. Hiraku memenuhi pandangan Harada.
"Apa, bagaimanapun Angel dulu aku sangat tahu. Dan aku menerima dia. Bahkan jika ada gadis yang lebih dari padanya, aku tidak akan mau. Karena bagiku Angel sudah sempurna,"
Mata Angel memanas. Siapa yang tidak terharu diperlakukan seperti itu. Harada memang tidak pernah bersikap atau berkata romantis, tapi dia selalu menjadi orang terdepan yang membelanya.
"Keputusan ku sudah bulat, aku dan Andy akan menikah bersamaan. Kami sudah tinggal bersama, tidak ada gunanya lagi menunda pernikahan ini,"
Harada membantu Angel berdiri. Membungkukan badan dan meninggalkan mereka yang masih duduk di meja makan.
Seluruh anggota keluarga menatap bangga kepergian Harada. Bangga akan sikapnya. Tapi tidak dengan tiga orang lain yang merasa terancam.
- 3 hari sebelum makan malam -
"Ada apa? Kenapa kamu ingin bertemu dengan ku?" Harada baru saja datang ke dojo. Tempat mereka berlatih pedang bersama. Ada satu ruangan yang biasa mereka gunakan untuk berdiskusi.
"Sheryl bersama Matsu," Andy melemparkan foto - foto kebersamaan Sheryl dan Matsu.
Andy yang merasa Sheryl berubah, meminta seseorang untuk mengawasi Sheryl. Tepatnya setelah pertemuan Sheryl dengan Harada.
"Anata wa meinu!" umpat Harada sambil memperhatikan satu per satu foto yang ada diatas meja.
Anata wa meinu! \= dasar jalang!
"Dōomoimasuka? Karera wa nanika o keikaku shite iru ni chigainai." Andy melonggarkan dasinya setelah meletakkan jasnya di sembarang tempat.
__ADS_1
**Bagaimana menurutmu? Mereka pasti merencanakan sesuatu.
" Kamu baik-baik saja?" Harada duduk disebelah Andy. Ia tahu Andy benar-benar mencintai Sheryl tapi juga tidak akan membahayakan keluarganya.
"Sheryl memintaku untuk mempercepat pernikahan kami. Ini pasti ada hubungannya dengan menjadi Meishu Ozawa,"
Meishu \= pemimpin
"Matsu benar-benae licik! Dia pandai sekali merekrut orang. Aku sendiri yang akan memenggal kepalanya!" ucap Harada geram.
"Aku harus membebaskan Sheryl dari Matsu. Sheryl hanya masih sangat terobsesi dengan mu,"
Harada terkejut, menatap sepupunya sekejap sebelum kembali memalingkan wajahnya.
"Aku tahu. Terima kasih sudah merelakan dia untuk ku," lanjut Andy.
"Sebaiknya dia memang patut untuk diperjuangkan. Jika tidak siapkan dirimu untuk membuangnya. Jangan sampai kamu gila karena perempuan," ledek Harada.
"Cih! Tidak mungkin. Aku akan membuatnya mencintaiku,"
"Ya... ya... ya... " Harada bangkit dari duduknya. Beranjak meninggalkan Andy.
"Jadi apa yang akan kita lakukan?" tanya Andy sebelum Harada keluar ruangan.
"Mengikuti permainan mereka,"
Flash Back Off
satu lagi sore ya
nganterin anak pensi dulu
.
.
__ADS_1
.
like, komen, gift dan vote nya dongggg😁