Istriku Bad Girl 2 (The Story Of Angel Lee)

Istriku Bad Girl 2 (The Story Of Angel Lee)
Yang Pantas Untuk Mu


__ADS_3

Angel bangun karena merasa tubuhnya begitu ringan. Tidak ada tangan melingkar di perutnya, tidak ada ada hembusan napas di wajahnya.


Ia mengerjab - ngerjabkan matanya menyesuaikan dengan sinar yang masuk. Benar dugaannya, Harada sudah tidak ada lagi di sampingnya.


Angel membetulkan kancing piyama nya sebelum turun dari tempat tidur. Harada membuatnya tidak bisa tidur dengan nyenyak semalam.


"Oh Shit!" Angel terkejut melihat pemandangan di kamar mandi. Harada berada dibawah guyuran shower sedang membilas busa yang ada ditubuhnya.



"Sayang mau kemana? Ayo mandi bersama." Harada tergelak.


"TIDAK!" Angel keluar dari kamar mandi, menutup pintu dengan kencang.


Tak lama Harada keluar dari kamar mandi dengan menggunakan kimono mandinya.


"Kenapa tidak mau mandi bersamaku?" Harada mengecup pipi Angel sebelum masuk ke walking closet nya.


"Aku tahu akal licikmu," jawab Angel membuat gelak tawa Harada terdengar.


Angel menggantikan Harada mengisi kamar mandi. Tak butuh waktu lama bagi Angel untuk bersiap karena ia tidak ingin membuat keluarga Harada menunggu.


Angel sudah siap dengan jaket kulit dan celana jinsnya. "Wow... mafia girl," puji Harada. "Sudah siap?" Mendapat anggukan dari Angel, Harada menggandeng tangan Angel dan berjalan beriringan ke ruang makan.



"Selamat pagi," Harada menyapa keluarganya semabari Menarikkan kursi untuk Angel.


"Kalian belum jadi pengantin tapi auranya sudah seperti pengantin. Oh... Yumi aku bahagia sekali mansion ini akan ramai. Kita bisa menikmati masa tua kita dengan tenang," Kisyoshi menatap istrinya dengan penuh cinta.


"Jangan lupa kita bertemu di butik setelah makan siang," pesan Alicia pada Angel. Alicia memicingkan matanya melihat kearah leher Angel kemudian menatap putranya dengan sebal.


"Baik, Mom," jawab Angel singkat. Ia mengisikan piring Harada dengan dua lembar roti, telur dan sosis.


"Angel, jika Harada menggigitmu lagi, katakan pada Mommy. Akan Mommy jewer telinganya," kata Alicia sebal. Angel akan memakai gaun pengantin tiga hari lagi, dan Harada mengotori tubuh mulus Angel dengan banyak tanda merah. Bahkan konsiler tidak mampu menutupi bekasnya.


Uhuk... uhuk... Angel tersedak. "Mom!" Harada membantu Angel untuk minum.

__ADS_1


"Dan kamu anak muda, kendalikan dirimu!" Alicia memperingatkan.


Anggota keluarga yang lain hanya bisa tertawa dan geleng kepala melihat ibu dan anak ini. Alicia memang sangat dekat dengan Harada terutama setelah suaminya Hideyoshi wafat.


Alicia bisa menjadi teman, sahabat dan ayah sekaligus bagi Harada.


*****


Motor besar Harada berhenti di depan markas besar Pandawa. Tempat Pandawa mengeksekusi musuhnya tanpa tersisa.


Hari ini Harada membawa Angel untuk bertemu Gadis yang sudah tiga hari menjadi tahanannya.


Gadis mengangkat berusaha mengangkat kepalanya ketika mendengar suara langkah kaki.


"Emmm... eemmm eemm" lirihnya lemah sambil menggerak - gerakkan rantai yang mengikat tangan dan kakinya.


Gadis sudah kehabisan tenaga. Penjaga benar - benar menggores punggung dengan pisau setiap satu jam sekali. Luka yang belum kering kadang terluka lagi karena penjaga menggores di sembarang tempat.


Tubuhkan demam karena beberapa luka di punggung mulai infeksi dan bernanah.



"Halo Gadis." Suara Angel berhasil menarik perhatian Gadis. Gadis mengangkat kepalanya menatap Angel dengan marah.


"Eeemmm!!" Gadis mengumpat Angel tapi tentu saja tidak ada satu katapun yang terucap. Gadis menatap Angel dengan penuh amarah.


"Ini gara - gara kamu!" teriaknya dalam hati yang ia pancarkan lewat tatapan mata. "Dasar jalan*ng menjauh dari Harasaku!" Gadis merusaha menggapai Angel untuk mejauhkannya dari Harada.


"Kenapa kamu belum sadar juga?" Kata Angel yang paham dengan apa yang sedang Gadis lakukan. "Kamu tidak akan bisa memisahkan ku dari Harada. Bahkan saat nyawaku diujung tanduk, Harada berhasil menyelamatkan ku. Bukankah harusnya kamu melihat itu sebagai pertanda?"


"Kamu bahkan membunuh Mimi yang tidak bersalah sekali."


"Kenapa kamu tidak mati saja! Menjauh dari Haradaku, bitc*h!"


"Emm!! Eemm!!"


"Potong kedua tangannya yang sudah banyak menyakiti orang." Titah Angel.

__ADS_1


"Eemm!!"


"Tidak!! Sialan! Lepaskan aku! Aku akan membunuh mu Angel! Aku akan membunuhmu!"


Penjaga datang dengan sebuah kampak. Seorang lagi menahan tangan Gadis dilantai agar si algojo dengan mudah bisa melakukan pekerjaannya.


BUG! BUG! Kedua tangan Gadis terpisah dari pergelangan tangannya.


"EEEMMMM!!!" teriak Gadis tanpa berkata - kata. Air matanya mengalir dengan deras.


"Itu hukuman yang pantas bagimu karena sudah menyakiti banyak orang. Aku, Harada, Jason, Mimi dan gadis - gadis yang mendekati Harada."


"Lanjutkan gores punggungnya, jika dia sudah tidak berdaya berikan pada Dora dan Boots," titah Angel.


"Siapa disini?" Tanya Angel saat melewati ruangan yang dijaga oleh banyak orang.


"Ojisan." Harada berhenti di depan ruang itu. "Dia akan menerima hukuman nya setelah aku mendapatkan satu bukti lagi," kata Harada.


"Apa benar dia yang ---" Angel tidak sanggup menyelesaikan kalimatnya.


"Kita akan segera mengetahuinya sayang," Kata Harada lembut. "Ayo, Mommy menunggu kita di butik." Harada membawa Angel pergi meninggalkan markas.


.


.


.


.


emak mau voting Angel nikah pake gaun modern atau Hanbok



atau


__ADS_1


__ADS_2