Istriku Bad Girl 2 (The Story Of Angel Lee)

Istriku Bad Girl 2 (The Story Of Angel Lee)
Dia Akan Membayar Setiap Lukamu.


__ADS_3

Harada menghentikan tangannya yang hendak membersihkan punggung Angel. Hatinya ikut sakit melihat banyaknya luka dipunggung gadis pujaannya. Hampir seluruh punggung Angel tertutup perban, hanya menyisakan bagian pundak, kiri kanan dekat rusuk dan pinggang bawah.


Membayangkan rasa sakit yang Angel rasakan selama 14 hari disekap oleh Gadis dan Matsu membuat wajar Harada merah karena marah.


"Ada apa? Apa lukanya parah? Pasti terlihat jelek," Angel menyadari sejak tadi Harada belum mulai membersihkan punggungnya.


"Tidak. Kamu tetap cantik bagaimanapun keadaanmu," Harada mulai menggosok pundak Angel. Menggosok dengan hati - hati tidak ingin membuat Angel merasakan sakit.


"Dia menggoreskan pisau setiap hari dipunggung ku. Katanya untuk membalas setiap sentuhan yang kamu berikan padaku,"


"Dia akan membayar setiap lukamu sayang, aku pastikan itu,"


"Apa kamu masih mau menikah denganku? Aku sudah tidak secantik dulu lagi," Angel merasakan insecure.


"Apa yang kamu katakan?! Bagiku kamu yang tercantik. Walau tanpa tangan dan kaki, kamu tetap cantik. Aku mencintaimu bagaimanapun keadaanmu. Kita akan menua bersama. Aku akan menghitung kerutan matamu setiap hari, kamu akan melihat rambutku memutih,"


Angel berdecak, "Sejak kapan kamu romatis seperti ini?"


Harada menghapus air mata Angel yang terlanjur jatuh. "Ish... bukankah seharusnya aku mendapat pujian. Aku sudah melatih kata - kata itu sejak lama,'


Angel terkekeh, memukul lengan Harada. Mengambil lengan Harada dan mencium telapak tangan dan membiarkan Harada menangkup pipinya. "Terima kasih,"

__ADS_1


"Jangan ucapkan itu."


Obrolan kamar mandi mereka berakhir dengan Angel yang nampak segar dan bersih.


Richard menatap Harada dengan tajam yang menggendong Angel keluar dari kamar mandi. "Kenapa kamu menggedongnya? Apa yang kalian lakukan di kamar mandi?" Richard khawatir.


"Aku membuatnya tidak bisa berjalan Appa. Apa suara kami menggangu kalian?" Harada senang sekali menggoda Richard. Harada membaringkan Angel dengan hati - hati di ranjang. Mengatur ranjang dalam posisi tegak.


Harada mengikat rambut Angel setelah menyelimuti tunangannya hingga sebatas pinggang.


"Tidak tahu malu! Kamu melakukannya saat ada kami?!" balas Richard kesal.


"Kalian sama saja," seru Alana. "Bukankah kamu juga seperti itu Appa, sering membawaku pergi di tengah acara karena tidak tahan," Goda Alana.


"Sayang..." Richard menelas.


"Kita termasuk golongan Sucinda Appa, Suami Buncin tinggat dewa," Harada duduk disisi Angel, memeluk pundak Angel dan menggengam tangan gadisnya.


Semua tertawa. Angel bahagia bisa berkumpul kembali dengan orang - orang yang mencintainya.


*****

__ADS_1


Kebahagiaan Angel tidak berlaku pada Matsu.


Ia mengunjungi rumah Gadis, ingin melihat keadaan tawanannya. Betapa terkejutnya ia melihat Angel sudah tidak ada lagi ditempatnya.


Berkali - kali Matsu mencoba menghubungi ponsel Gadis, tapi tidak diangkat.


Entah sudah berapa kali Matsu mencoba menghubungi Gadis sampai akhirnya panggilannya terjawab.


[Persiapkan dirimu sepupuku, karena aku akan memburumu ke lubang semut sekalipun] yang terdengar bukannya suara Gadis melainkan suara Harada.


Matsu mencoba menerka seberapa banyak yang Harada ketahui. Hanya Angel atau juga tentang bisnis yang ia dan ayahnya lakukan.


Yang perlu ia pikirkan adalah menyelamatkan obat dan senjata yang Matsu punya karena dia tidak gentar menghadapi Harada. Himura punya cukup anak buah untuk menghadapi serangan Harada.


Sheryl itu adalah nama terakhir yang akan membantunya menyelamatkan bisnis ilegalnya.


[Istriku tidak akan melakukan apapun untukmu, Matsu-san. Sudah saatnya kamu membayar apa yang kalian lakukan pada keluargaku] kali ini suara Andy yang terdengar dari ponsel nya.


Matsu membanting ponsel nya hingga hancur. Berteriak kesal. Rencananya hancur berantakan.


emak kasi bonus pendek aja .

__ADS_1


mau lanjut AKU KORBAN PERKOSAAN.


udah ada yg mampir belum?


__ADS_2