Istriku Bad Girl 2 (The Story Of Angel Lee)

Istriku Bad Girl 2 (The Story Of Angel Lee)
Cemburu Pada Jason


__ADS_3

Sejak Andy pergi ke Jepang, Jason adalah salah satu orang yang selalu Harada andalkan. Jason yang menjadi perantara Harada saat ingin mengabulkan keinginan Angel.


"Hi, J" Angel melambaikan tangan pada Jason yang baru saja tiba untuk menjemputnya dan dan Harada. Hari ini Harada di perbolehkan pulang jadi ia meminta Jason untuk datang dan membantunya. Harada tidak ingin Angel kelelahan.


"Terima kasih sudah mau membantu. Harada terlalu berlebihan, sebenarnya aku bisa melakukannya sendiri," katanya sambil berlalu. Angel masih sibuk merapikan barang - barang yang akan dibawa pulang.


"Tidak masalah, Angel. Kamu sedang hamil, memang sebaiknya jangan terlalu lelah," Kata Jason. Harada yang mendengar itu melirik tajam pada Jason. Entah telinganya yang salah atau memang hanya perasaannya saja, ia merasa Jason sangat memperhatikan Angel.


Melihat Angel yang tersenyum pada Jason membuat Harada semakin kesal. Padahal Angel tersenyum sebagai ucapan terima kasih.


"Sayang, jalan disebelahku," titah Harada dengan menarik tangan Angel agar berpindah ke sisinya yang satu lagi. Ia tidak ingin istrinya bersebelahan dengan Jason saat berjalan ke lobi rumah sakit.


Jason mendorong kursi roda Harada, sedang Angel berjalan disisi Harada. Harada menggenggam tangan istrinya seperti anak yang mengandung ibunya karena takut hilang.


Di dalam mobil sepanjang perjalanan pulang, Harada terus menggenggam tangan istrinya seolah takut kehilangan.


"Kita pulang ke apartemen dulu. Mansion masih dalam perbaikan," jelas Angel menempuk - nepuk tangan Harada.


"Asal bersama mu, kemana pun aku rela," Harada membenamkan ciuman pada bibir Angel tidak perduli pada Jason yang sedang menyetir.


Semakin Angel berusaha melepas ciuman mereka, semakin kuat Harada menyesap bibir Angel dan menahan tengkuk istrinya.


"Uhuk! Uhuk!" Jason seperti tersedak biji salak melihat kelakukan mesum bosnya lewat kaca spion.


"Ada apa J? Kamu melihat sesuatu? " tanya Harada ketus.


"Aku melihat semuanya, bos. Lewat spion depan," balas Jason tanpa rasa bersalah.


Angel memukul lengan Harada. "Awww! Sayang?! Jason juga sering melakukannya. Dia bukan orang suci! Kamu tahu berapa banyak pacarnya?"

__ADS_1


Angel melotot kearah Harada. Sedang Jason yang sedang menyetir hanya geleng - geleng kepala. Mereka belum menyadari kalau Harada sedang cemburu.


"J, kamu bisa pakai kamar tamu." Angel masuk ke kamar meninggalkan Harada dan Jason di ruang tamu.


"Kamu akan tinggal disini?" tanya Harada heran.


"Bukankah kami yang memintaku untuk tinggal disini sampai kamu bisa lancar berjalan?" Dua hari yang lalu Harada memang mintanya u tuk tinggal bersama mereka selama Harada belum bisa berjalan dengan lancar.


"Benarkah?" Harada mencoba untuk mengingat-ingat. "Ya sudahlah." Ia pasrah. Harada pantang untuk menarik kembali kata-katanya.


Ia memutar kursi rodanya menuju kamar. Harada mendapati istrinya sedang merapikan baju - baju yang tidak sempat ia pakai di rumah sakit.


"Sayang, biarkan. Kerja lagi nanti. Istrahatlah." Harada mencoba bangkit dari duduknya, menahan kakinya yang belum. boleh banyak bergerak.


Angel setengah berlari mendekati suami sambil berkata, "Kenapa tidak memanggilku?" Ia membantu Harada untuk duduk ditepi ranjang.


"Mana ada istri yang repot mengurus suaminya. Sebenarnya ada apa dengan mu hari ini? Sikap mu aneh sekali terutama pada Jason." Angel duduk disisi Harada.


"Tidak ada. Aku hanya merasa dia terlalu berlebihan padamu," keluh Harada sambil membuang wajahnya kearah lain.


Angel tergelak. "Sayang, kenapa kamu bisa berpikir seperti itu?"


Hati Harada menghangat mendengar pangilan sayang dari Angel. Ia menatap Angel dengan bibir yang masih cemberut. "Aku tidak suka caranya melihatmu. Tidak suka cara mu tersenyum padanya."


"Kamu cemburu?" Angel memeluk pinggang suaminya, menyandarkan kepala pada pundak Harada.


"Tentu saja! Aku sedang seperti ini, tidak bisa memperlakukan mu dengan baik. Sedang Jason untuk saat ini dia lebih sempurna. Dia bisa memikatmu dengan mudah." Akhirnya Harada menumpahkan uneg-unegnya.


Sekarang Angel mengerti, Harada sedang merasa insecure dengan keadaannya. "Sayang, kamu memakai kursi roda hanya untuk sementara. Memakai itu bukan berarti kamu lumpuh. Hanya kita menjaga agar tidak ada cidera lain. Setelah terapi mu selesai, semua akan normal lagi." Angel berusaha menjelaskan pada suaminya.

__ADS_1


"Lagipula..." Angel membawa tangan Harada ke perutnya. "Kita sudah punya baby, bagaimana mungkin aku akan meninggalkan mu?"


"You're my guardian angel, my sunshine. My love is you." Angel memberikan ciuman mesra pada Harada dan tentu saja Harada tidak menyia-nyiakan kesempatan itu.


"You're mine," sahutnya disela - sela ciuman panas mereka.


"Forever yours," Harada semakin bersemangat. Angel yang sudah berpindah duduk ke pangkuannya memudahkan Harada untuk menjelajahi istrinya.


"Aku menagih janjimu, sayang," ucap Harada terus menautkan bibir mereka berdua.


"Jangan kasar lagi pada Jason," kata Angel di akhir permainan mereka. Angel menepati janjinya mengendalikan permainan, men-service suaminya.


"Selama dia tidak berusaha mencari perhatian padamu."


Angel merangkak turun dari tubuh suaminya. Membenamkan diri dibawah selimut. "Kamu terlalu sensitif sayang.'


" Apa baby baik - baik saya? Mommy-nya sungguh liar," goda Harada.


Wanita yang sedang hamil itu menutupi tubuh ny hingga kepala karena malu. Harada membahas kegiatan panas yang baru saja mereka lakukan.


Harada ikut masuk ke dalam selimut, memeluk tubuh polos Angel. Ia selalu suka saat kita mereka bersentuhan. "Tapi aku suka. Sangat menyukainya," bisiknya di telinga Angel. Mengeratkan pelukan mereka hingga tertidur karena lelah.


***haiiiii maaf kalau sekarang up nya ga tentu yah... ga tentu. Kemarin emak habis belajar sesuatu dan hari ini anak udh mulai sekolah daring lagi


karena anak emak itu anak dengan autisme jadi harus di brainstorm dari kemarin-kemarin kalau hari ini sekolah. Perubahan rutinitas.


emak2 yg juga nemenin anaknya daring 💪💪💪 semangat ya?? semoga pandemi ini segera berakhir. Anak-anak bisa sekolah dengan normal lagi.


udh foow ig emak? @bydarl.2021***

__ADS_1


__ADS_2