Istriku Bad Girl 2 (The Story Of Angel Lee)

Istriku Bad Girl 2 (The Story Of Angel Lee)
Berita Duka


__ADS_3

Harada melajukan motornya dengan kecepatan tinggi. Ia menyalip setiap kendaraan yang ada didepannya sambil merutuki dirinya yang selalu sejak kecolongan. Yah... ini sudah yang ketiga kalinya.


Seperti insting membunuhnya mati sejak bersama Angel.


Sisa-sisa asap masih ada diudara. Harada terpaksa memarkirkan motornya agak jauh dari rumahnya karena sudah banyak orang berkerumun. Belum ada satu pun polisi yang datang membuat Harada mengerutkan keningnya.


Langkah Harada semakin mendekati rumahnya. Harada menyiapkan hatinya untuk kemungkinan terburuk yang harus ia hadapi.


Ia masuk terlebih dahulu ke rumahnya sendiri. Masih ada kemungkinan Angel sudah kembali pulang sebelum ledakan bukan? Ia akan memastikan kemungkinan sekecil apapun itu.


"Angel! Sayang!" Teriaknya dari pintu depan. Harada mencari keseluruh ruangan, tapi tidak menemukan Angel yang Harada temukan justru mayat dari tiga orang yang ia kirim untuk menjaga Angel.


Yakin Angel tidak ada di rumah, Harada mendekati rumah Elisabeth yang sudah hancur.



Harada terhuyung kehilangan keseimbangannya melihat keadaan rumah Elisabeth. Ia tahu tidak ada yang bisa selamat dari ledakan sebesar ini.


"Tuan Harada?" Bu Sugeng mendatangi Harada dengan berlinang air mata. "Neng Angel, Tuan..."


"Tidak! Angel ku baik - baik saja," Harada masih berusaha tenang dan berpikiran positif.


Perlahan Harada mendekati rumah Elisabeth. Menaiki puing - puing bangunan, mencari tanda - tanda keberadaan Angel.


Bagian belakang yang sepertinya teori0dapur adalah area dengan dampak ledakan terparah. Sepertinya ini bukan karena bom, tapi ledakan gas. Tapi Harada masih harus memastikan nya terlebih dahulu.


Jason dan beberapa orang mendekati Harada yang masih mencari - cari petunjuk tentang Angel. "Harada San." Jason memberi hormat.


"Periksa tempat ini sebelum polisi datang," titahnya.


Orang - orang Harada mulai menyisir reruntuhan bangunan, mengambil barang - barang yang mungkin bisa menjadi petunjuk.


Harada menangkap suara dari bawah sofa yang sudah menghitam karena terbakar. Harada menajamkan pendengarannya. Benar, iya yakin itu suara.

__ADS_1


Harada mengangkat sofa itu, dan


Mimi!


Harada menemukan Mimi bersembunyi di bawah sofa.


Wajah Harada pucat, membayangkan Angel masih disini saat ledakan terjadi.


"Harada san!" seorang anak buah Harada meminta Harada melihat sesuatu.


"Shitai," Kata orang itu ketika Harada datang.


**Shitai \= mayat


Benar, mereka menemukan mayat dengan luka bakar hampir 100% sangat sulit mengenali wajahnya, bahkan warna rambutnya saja sudah tidak terlihat lagi.


Harada bersimpuh ditanah, mengeluarkan cincin yang tersemat dijari manis mayat itu. Dengan perlahan ia melepaskan cincin itu. Memastikan itu bukan cincin pertunangannya dengan Angel.


Angelnya tidak mungkin mati! Tidak! Dia masih hidup! Harada terus meyakinkan dirinya.


Waktu seakan berhenti, dunianya menjadi gelap seketika.


"ANGEL!! " Alana yang baru tiba di lokasi kejadian pingsan melihat reruntuhan rumah yang ada dihadapannya.


Richard dengan sigap menangkap tubuh Alana, menggendongnya membawa ke tempat yang lebih sepi.


Melihat kedua orang tua Angel dan juga Madin, Harada meninggalkan mayat itu sambil memerintahkan mereka membawa jenasah itu.


"J, bersihkan CCTV, aku tidak ada pihak lain yang mempunyai copiannya," katanya saat melewati Jason.


"Apa yang terjadi?" Harada membungkuk saat melewati Madin.


Harada membimbing Madin untuk berkumpul dengan Alana dan Richard. Richard membantu Alana untuk berdiri.

__ADS_1


"Katakan Angel baik - baik saja!" bentak Alana menarik kerah baju Harada.


Harada menggeleng pelan. Alana mundur selangkah. Hati dan pikirannya tidak menerima apa yang Harada katakan.


"TIDAK! Rich, Angel baik - baik saja. ayo kita periksa lagi. Dia mungkin tertimpa sesuatu," Alana nyaris histeris bila Richard tidak memeluknya.


Ibu mana yang tidak terpukul mendengar kematian anaknya. Apalagi kematian tragis seperti ini.


Alana kembali pingsan tidak bisa menerima kenyataan ini.


.


.


.


.


.


.


.


***Gaes maafkan kalau up nya gak banyak ya... jangan dikejar crazy up, plissss


dunia nyata emak gak memungkinkan untuk up banyak2, anaknya banyak coy😅😅


Emak pegang 2 novel, satu lagi di N. O. V. E. L. M. E judulnya AKU KORBAN PERKOSAAN.


masih gratis, akan emak kunci setelah bab 20. kepoin yah***...


__ADS_1


__ADS_2