Izinkan Aku Membencimu

Izinkan Aku Membencimu
Part-74 Kandungan Nabila


__ADS_3

Keesokan harinya, Nizam sudah bekerja seperti biasa karena tidak bisa ambil cuti lama-lama sedangkan Zemira dikasih cuti seminggu dan hari ini dia masih off.


"Kamu yakin mau berangkat kerja hari ini baru juga dua hari setelah kita menikah" ucap Zemira.


"Dua hari setelah resepsi sayang" Nizam membenarkan.


"Iya-iya deh, tapi kan seengganya kamu seharusnya engga usah kerja hari ini. Kemaren-kemaren aja kamu masih sempet-sempetnya menerima konsultasi via online" ucap Zemira manja.


"Tumben kamu manja hari ini?" tanya Nizam merapihkan kemeja yang ia pakai.


"Engga boleh ya" tanya balik Zemira.


"Boleh ko sayang" jawab Nizam memeluk Zemira.


"Oh ya sayang, Zahwa besok dateng lagi kesini. Aku udah minta izin sama abi juga, Zahwa bakal tinggal disini sebulan. Dia juga bakal jadi dokter ditempat kerja aku, seengganya aku bakal kebantu kalau ada dia" jelas Nizam.


"Oh gitu, yaudah lagian biar aku ada temen juga. Abdulallah lagi dibandung dan mba aku lagi ke Jakarta jadi aku kesepian" ucap Zemira.


"Ko kesepian kan ada aku" goda Nizam.


"Udah sana berangkat" ujar Zemira tersipu malu.


Zemira menyiapkan bekal makan siang dan air minum untuk suaminya, dengan senang hati Nizam membawanya karena kini ada wanita yang ambil berat soal dia.


"Kamu dirumah baik-baik ya, jangan berantem sama abi atau istri abi kamu" pesan Nizam yang menggandeng tangan Zemira melangkah keluar.


"Eeemm" jawab singkat Zemira.


"Jangan eemm eemm aja sayang kamu harus nurutin apa kata suami kamu" ucap Nizam.


"Iya ka, maaf kalau Zemira kekanak-kanakan" ujar Zemira.


Nizam mencium kening Zemira begitu lama rasanya tidak ingin jauh dari Zemira, mungkin karena masih pengantin baru fikir Nizam.


"Hati-hati ka" pesan Zemira.


"Iya sayang, assalamu'alaikum" ucap Nizam mengelus lembut kepala Zemira yang terbalut hijab.


"Wa'alaikumussalam dok" sahut Zemira tersenyum lalu mencium punggung tangan Nizam.


#Rumah sakit


"Zam" panggil Kevin dari arah belakang.


"Eemm?" tanya Nizam menghentikan langkahnya menunggu Kevin.


Keduanya berjalan bersama keruangan.

__ADS_1


"Gila ya luh engga kasih kabar apa-apa kalau Zahwa disini" protes Kevin.


"Sorry engga sempet gue" alasan Nizam.


"Sekarang ade loh ada dimana?" tanya Kevin penasaran.


"Dia udah balik kemaren" jawab Nizam.


"Parah loh ya engga bisa pegang omongan loh" ucap Kevin.


Tok.. Tok..


"Nizam" panggil Bella dari balik pintu.


"Masuk!" sahut Nizam.


Kreekk..


"Ada sesuatu yang pengen aku omongin sama kamu Zam" ucap Bella.


"Mau ngomong apa ya Bell?" tanya Nizam.


"Tau luh Bel, tinggal ngomong aja" jawab Kevin.


"Aku mau minta tolong" ujar Bella.


"Kamu antar aku ya pas jam istirahat ke dokter Fahira dia udah punya jam temu sama aku ko" jelas Bella.


"Harus ya aku?" tanya Nizam.


"Tau tuh, kenapa loh engga minta sama suami loh aja sih. Itukan anak kalian kenapa jadi Nizam yang nanggu sih" jawab Kevin.


"Aku cuma punya kamu disini Zam, dan cuma kamu yang aku percaya" ujar Bella.


"Giamana kalau Kevin aja yang antar" saran Nizam.


"Engga bisa gue ada janji sama Shinta mau makan bareng" tolak Kevin.


"Oh loh udah berpaling dari Zahwa" ucap Nizam.


"Apaan sih, Shinta temen baik gue engga ada hubungan soal rasa gue ke Zahwa" jelas Kevin melangkah pergi.


"Aku ngomong sama Zemira dulu Bel, aku engga mau nanti dia denger gosip yang engga-engga soal kita" ucap Nizam.


"Ok, aku tunggu kabarnya" jawab Bella lalu melangkah keluar.


#Rumah

__ADS_1


Zemira sedang memikirkan desain baru baju yang akan dia bikin untuk tokonya nanti, tiba-tiba Nizam telfon.


Zemira : Iya ka, kenapa?


Nizam : Kamu lagi ngapain sayang?


Zemira : Tumben, kenapa? Ada yang mau kamu


sampein ke aku?


Nizam : Felling kamu kuat juga ya


Zemira : Apa yang mau kamu bilang


Nizam : Aku mau antar Bella ke dokter Fahira jam istirahat nanti, kamu kasih izin engga


Zemira : Selagi kamu engga sempat dan buat kamu nyaman kenapa engga


Nizam : Kamu beneran engga papa?


Zemira : Iya engga papa, aku percaya sama kamu


Nizam : Makasih ya sayang


Zemira : iya sama-sama ka


Tut.. Tut.. Tut..


Telfon terputus dan Nizam memutuskan mengantar Nabila untuk konsultasi kedokter kandungannya.


#Jam istirahat


Nizam dan Bella sudah berada dirumah sakit khusus ibu bersalin.


"Haii, Nabila" panggil Fahira.


"Hallo dok" sahut Nabila.


Nizam hanya melemparkan senyumnya kepada dokter Fahira yang ternyata teman dekat Nabila.


"Selamat ya!! Kalian langeng apalagi mau punya anak" ucap dokter Fahira.


"Eemm, saya sama Nabila sudah putus sejak zaman kuliah Ra. Saya cuma nganter Bella" jawab Nizam.


"Bisa mulai permeriksaannya sekarang?" tanya Nabila mengalihkan pembicaraannya.


"Oh, iya silahkan" jawab dokter Fahira.

__ADS_1


Nabila masuk keruangan untuk pemeriksaan, Nizam menunggu diruang tunggu.


__ADS_2