Janda Muda Dikejar Om Bule

Janda Muda Dikejar Om Bule
Keputusan Cassie yang Mengejutkan


__ADS_3

Peristiwa keguguran Cecilia dan terbongkarnya identitas Cassie Almond menjadi buah bibir di semua tayangan infotainment dan media massa yang ada.


Nama Jack Almond disebut-sebut sebagai pria kejam yang sengaja menyembunyikan keberadaan Cassie dari keluarga Smith.


Sidang perkara Riani yang mendorong Cecilia pun di gelar. Atas permintaan Jack, sidang ini dilaksanakan secara tertutup.


Walaupun Cecilia bersikeras kalau Riani yang mendorongnya namun kesaksian salah satu pelayan yang ada, juga kesaksian dari Cecilia, akhirnya Riani dibebaskan dari segala tuduhan itu.


Cecilia memberontak saat mendengar keputusan hakim. Ia terus berteriak sambil tangannya menunjuk-nunjuk ke arah Riani dan meneriakkan Riani sebagai pembunuh anaknya. Petugas keamanan pun langsung membawa Cecilia dan keluarganya keluar dari ruang persidangan.


"Sayang, aku bersyukur semuanya berjalan dengan baik." Jack langsung melingkarkan tangannya di bahu istrinya.


"Aku yakin kebenaran pasti akan menang melawan kejahatan, Jack."


Sam sebagai pengacara keluarga pun nampak senang.


Hari ini Cassie tak ikut karena dia memang tak diijinkan Jack untuk ikut. Ia hanya datang memberikan kesaksian di persidangan pertama.


Saat mereka keluar dari gedung pengadilan, para wartawan langsung memburu mereka. Jack dengan cepat langsung melindungi istrinya dan para bodyguard pun segera membentuk barisan perlindungan.


Namun Riani tiba-tiba saja menghentikan langkahnya. "Aku akan menghadapi mereka, Jack."


"Tapi, sayang....."


Riani melepaskan tangan Jack yang memeluk pinggangnya. Perempuan itu menarik napas panjang lalu berdiri di depan Jack.


"Apa yang ingin kalian tanyakan? Aku akan siap menjawabnya." ujar Riani membuat para wartawan itu sedikit terkejut karena mereka mengira bahwa selama ini Riani tak berani berbicara.


"Nyonya Almond, apakah benar selama ini anda tahu perselingkuhan suami anda dengan Cecilia Smith namun membiarkannya saja?"


Riani tersenyum. "Suamiku tak berselingkuh dari ku. Kesalahannya hanyalah ia mabuk malam itu dan Cecilia membawa dia ke apartemennya. Suamiku tak tahu apa yang terjadi malam itu sampai akhirnya Cecilia datang dengan pengakuan kehamilannya dan sekarang menuduh aku melakukan tindakan keji padanya. Namun aku sangat yakin, kebenaran pasti akan dinyatakan suatu saat nanti. Kalian mungkin ada yang merasa bahwa tuduhan Cecilia benar. Aku tak peduli dengan tanggapan kalian. Karena aku tahu Tuhan adalah pembelaku dan Tuhan sendiri yang akan menyatakan itu menurut waktunya."


"Eh, nyonya Almond, apakah benar anda berasal dari salah satu desa di Indonesia?"

__ADS_1


Jack nampak tak suka dengan pertanyaan itu namun Riani menggenggam tangan Jack.


"Memangnya kenapa kalau aku dari desa? Salahkan Jack jatuh cinta pada seorang perempuan seperti aku? Namun aku mencintai Jack bukan karena ia orang terkenal. Sebab Jack datang melamarku sebagai lelaki sederhana. Menerima kenyataan kalau Jack adalah orang kaya saat ini tak akan mengubah perasaan cinta diantara kami."


"Aku mencintai istriku. Rasa cintaku padanya melebihi dari rasa yang pernah kumiliki pada perempuan manapun." ujar Jack lalu menatap istrinya mesra. "Dia adalah perempuan yang aku tunggu selama ini. Selamat siang. Ayo sayang.....!"


Para wartawan masih mengejar mereka namun Jack langsung menarik istrinya untuk masuk ke dalam mobilnya. Perlahan mobil yang dikendarai oleh Sam itu pun meninggalkan halaman parkir pengadilan.


"Kamu hebat, Riani! Aku sungguh salut kau mampu memberikan jawaban luar biasa yang membungkam mulut para wartawan itu. Karena selama ini, pemberitaan mereka kebanyakan membela Cecilia. Mungkin juga ada diantara mereka yang sudah dibayar oleh Cecilia agar kamu terlihat buruk di mata publik." puji Sam membuat Riani hanya tersenyum.


"Aku mencintaimu, sayang." bisik Jack sambil mencium pipi istrinya berulangkali membuat Sam yang melihat itu dari kaca spion pun menggelengkan kepalanya.


"Jack, apa perlu kucari kan hotel?" tanya Sam.


"Boleh juga. Rumah ku kan masih jauh."


"Jack.....!" Riani mencubit perut suaminya.


"Kau harus terbiasa dengan sikap Jack yang sedikit arogan, egois, posesif dan mesum, Riani." ujar Sam membuat Jack langsung menutup pembatas antara jok depan dan jok belakang.


"Sam terlalu cerewet dan aku memang sudah tak tahan ingin menciummu."


Riani terkejut namun tak sempat menolak saat suaminya itu langsung mencium bibirnya dengan sangat keras.


*********


Hari ini Cassie ulang tahun yang ke-13 tahun. Riani dan Jack sudah mempersiapkan segala sesuatu di rumah desa seperti yang Riani dan Cassie persiapkan selama ini.


Teman-teman sekolah Cassie juga diundang. Riani sebenarnya ingin Arma bisa hadir namun visa Arma dan kedua orang tuanya nanti keluar minggu depan.


Cassie nampak bahagia dengan gaun berwarna pink pilihan Riani untuknya. Walaupun yang membuat Jack sedih adalah putrinya itu berubah dingin padanya.


Saat acara sementara berlangsung, keluarga Smith tiba-tiba saja datang membawa berbagai macam kue, hadiah dan penyayi remaja idola Cassie, Gerry Parker. Teman-teman Cassie langsung berteriak histeris melihat penyayi berusia 17 tahun itu yang Sedang naik daun di Inggris saat ini.

__ADS_1


Jack sebenarnya tak suka namun Riani menenangkannya. "Sabar sayang, lihatlah, Cassie suka dengan suasana ini. Teman-teman Cassie juga menikmatinya."


Kehadiran Gerry mengubah suasana pesta ulang tahun yang diatur Riani. Awalnya sederhana, sekarang menjadi begitu mewah dan glamor. Cecilia bahkan menyiarkan suasana pesta itu secara live di Chanel miliknya sendiri.


Jack akhirnya masuk ke dalam rumah dengan wajah cemberut. Riani pun menyusul nya.


"Sayang...., jangan kayak gini. Aku tahu kalau kamu cemburu karena perhatian Cassie kini terbagi dengan keluarga Smith. Bagaimana pun juga mereka adalah keluarga Camila."


Jack membaringkan tubuhnya di atas sofa sambil menggunakan tangannya sebagai bantal.


"Jika Camila masih hidup pun, dia tak akan pernah mengijinkan Cassie dekat dengan mereka. Mereka dulu membuang Camila karena menikah denganku. Mereka menganggap Camila egois karena menyakiti Cecilia."


Riani yang duduk di samping suaminya yang berbaring di sofa jadi tersenyum. "Mereka juga terluka saat Camila meninggal. Aku dapat. melihat luka itu di mata Nyonya Viola. Mungkin mereka menyesal karena dulu menyakiti Camila dan akhirnya mereka kehilangan dia. Cassie itu wajahnya mirip kamu namun ada beberapa bagian yang mirip Camila. Jadi dia adalah perpaduan antara dara Almond dan darah Smith."


Jack meraih tangan Riani. "Terima kasih sayang. Kau selalu bisa menenangkan hatiku."


Baru saja Jack akan mencium Riani, Leo tiba-tiba masuk.


"Tuan, sahabat-sahabat nona Cassie sudah pulang dan nona Cassie meminta saya untuk membawa pakaiannya ke rumah keluarga Smith karena malam ini nona akan pergi dengan opa dan omanya." ujar Leo sedikit ketakutan karena ia tahu apa yang akan dikatakannya ini pasti membuat Jack marah.


"Apa? Berani-beraninya mereka akan membawa anakku?" Jack langsung melompat turun dari sofa. Setengah berlari ia menuju ke halaman tempat pelaksanaan acara HUT Cassie.


"Masuk Cassie!" ujar Jack dengan suara pelan namun penuh penekanan.


"Maaf dad. Malam ini aku ingin tidur di rumah opa dan Oma."


Mata Jack langsung melotot. "Masuk!"


"Tidak!"


************


Aow.....aow .....

__ADS_1


bagaimana kelanjutannya? Bisakah Cassie pergi?


__ADS_2