
Ia terus menatap John dengan tatapan yang sinis, yang percuma saja Jack melakukan itu, karena John hanya mengabaikannya.
John dan Jack pun berdiri berdampingan menghadap Sam yang duduk di kursinya.
John masih saja dengan cuek dan melihat sekeliling ruang Sam, sesekali ia menatap balik Jack dengan sinis yang berdiri di sebelahnya.
“Apa gips mu sudah di lepas?” tanya Sam.
“Ya, Pak,” jawab John.
“Hmmm. Kalau begitu, masa percobaanmu telah selesai. Mulai hari ini, bergabunglah dengan tim VIP dengan pasukan PASGA.”
“Jack, tempatkan dia pada posisinya.”
“Ketua, Sam. Ini terlalu cepat.”
Jack pun tak setuju dengan keputusan Sam, yang memasukkan John dengan tim VIP di PASGA.
“Aku yakin semua anggotaku belum siap untuk menerimanya…….”
“Kalau sudah selesai, boleh aku pergi? Aku ingin mandi.”
John memotong ucapan Jack yang sedang protes pada Sam.
“Baiklah, John. Kau boleh pergi,”
__ADS_1
Sebelum John pergi meninggalkan ruangan Sam, ia menatap Jack dengan tajam, begitupun Jack yang menatap balik.
“Apa? Kau lihat apa?” ucap John yang setelah itu pergi dari sana.
Jack yang kesal melihatnya pun tak bisa melakukan apapun saat ia berada di ruangan Sam.
Jack pun juga menyadari bahwa kemampuannya tak sebanding dengan kemampuan yang dimiliki John.
“Ketua Sam, para agen yang dihajar habis olehnya tempo hari, aku yakin mereka tak akan senang dengan kehadirannya.”
Jack masih tak terima dengan keputusan Sam dan terus memprotes.
“Jack. Apa kau suka berburu?” tanya Sam.
Sam berdiri dari kursinya dan berjalan di sekitar ruangannya.
“Pemburu mendapat anjing pemburu hebat dari suatu tempat. Jadi, dia akan membawanya pulang.”
“Tapi ada sudah ada banyak anjing pemburu di rumahnya. Dan mereka mulai menggerutu begitu melihat anjing pemburu baru.”
“Jadi, katakan kepadaku. Apa yang harus dilakukan pemburu?”
Jack pun masih terdiam setelah mulai memahami maksud perkataan dari Sam.
“Pemburunya akan memasukkan anjing pemburu di antara anjing pemburu lain. Mereka akan mengatur kedudukan sendiri untuknya.”
__ADS_1
“Entah dia akan menaruh ekor di antara kakinya dan digigit sampai mati, atau menjadi pimpinan baru untuk kawanannya.”
“Kau akan tahu sendiri, Jack.”
Jack pun semakin takut dengan perkataan Sam. Ia tak mau jabatannya sebagai ketua PASGA direbut oleh John begitu saja.
Dan sepertinya, John juga tak mempunyai niat untuk menjadi ketua PASGA.
John terpaksa mau bergabung dengan keluarga Agnes, hanya untuk membalaskan dendam pada Tom.
Jack pun mempunyai ide untuk memberi pelajaran kepada John. Sebelum melakukan itu, ia berbicara kepada Sam tentang idenya untuk memberi pelajaran pada John.
Sam pun hanya menuruti ide John, karena sangat yakin, anak buahnya akan habis kembali dihajar oleh John
John menyuruh semua anak buahnya yang sedang berada di kamar mandi menyerang John yang sudah berada disana.
Kamar mandi yang dipakai John adalah kamar mandi khusus untuk para pasukan PASGA.
Di dalam kamar mandi itu, terlihat banyak orang yang sedang mandi secara berjejeran, dengan hanya sekat yang memisahkan mereka.
Saat John hendak membasuh rambutnya yang penuh dengan busa, salah satu anggota Jack pun memberi komando untuk memanggil dan menyerang John.
Pasukan lain pun mulai mengambil handuk dan menggunakannya sebagai sarung tinju.
John pun masih belum menyadari jika ia akan diserang oleh pasukan PASGA saat ia mandi.
__ADS_1