JOHN SI TENTARA BAYARAN

JOHN SI TENTARA BAYARAN
BAB 059 - AMANKAN SEMUA CCTV!


__ADS_3

Semua orang yang masih berada di gedung itu bergegas pergi meninggalkan gedung karena keadaannya semakin tak terkendali.


“Dasar Brengsek! Kau sudah melanggar hukum degan menghalangi proses hukum yang sedang aku laksanakan,” ucap ketua polisi yang juga berada di pihak Tom.


“Kalau begitu, silahkan tangkap aku,” jawab Sam dengan santainya.


Segerombolan polisi itu pun juga masih takut karena mereka kalah jumlah dengan pasukan PASGA yang telah mengepungnya.


“Ketua Sam disini, amankan semua CCTV yang berada di gedung. Kita bisa menggunakannya sebagai barang bukti.”


Sam menekan tombol earphone di telinganya dan memberitahu semua pengawal untuk mengamankan rekaman CCTV.


“Aku yakin kalian tak mempunyai surat penangkapan ataupun surat perintah, karena kalian  sudah merencanakan ini sejak lama.”


Sam masih masih berdiri dengan sedikit kuda-kuda, mengarahkan pistol kepada para polisi. Begitu pula dengan Jack dan anak buahnya dengan pistol yang siap untuk menarik pelatuknya.


“Surat perintah? Kami tak membutuhkan hal seperti itu. Aku hanya mendapat laporan bahwa korban mendapatkan kekerasan seksual.”


Salah satu polisi yang berdiri paling depan masih tetap membantah dan ingin menangkap Deny.


“Ketua Sam!!! Lihatlah ini. Sepertinya mereka berada di pihak yang sama.”

__ADS_1


Salah satu pengawal datang dan memperlihatkan rekaman CCTV pada Sam, dan 2 orang yang telah dilumpuhkan John di ruangan Deny.


“Segera laporkan ini pada kantor Jaksa, bahwa polisi bersekongkol dalam percobaan pembunuhan. Kirimkan foto dan semua bukti langsung kepada Jaksa.”


Sam tersenyum dan menatap ketua polisi yang sudah terlihat sangat panik.


“Baik, Pak.”


Pengawal itu pergi untuk segera melaporkan kejadian itu pada Jaksa.


“Tutup semua pintu keluar! Tersangka telah kabur bersama salah satu pengawalnya. Jangan biarkan mereka lolos!”


Ketua polisi mengeluarkan HT dan menghubungi polisi lainnya yang berada di luar gedung.


“Baiklah. Kurasa pertunjukannya sudah selesai sekarang.”


Sam menurunkan pistol, karena mengetahui bahwa John telah berhasil membawa Deny kabur dari gedung, dan bukti yang ia punya sangat kuat.


“Baiklah. Sampai jumpa lagi, Letnan Sam.”


Ketua polisi itu menurunkan senjatanya dan mengajak anggotanya pergi dari gedung itu.

__ADS_1


***


“HAHAHAHAHAHAHAHAHAHA!!! Hampir saja. Apa mereka sudah gila? Bisa-bisanya dia mau menjebakku, sedangkan aku mempunyai seekor singa buas yang tak terkalahkan.”


Deny tertawa terbahak-bahak di dalam mobilnya. John pun hanya diam membiarkannya dan fokus menyetir.


Seluruh tubuh Deny mengeluarkan keringat hingga pakaian nya pun basah, tapi ia malah tertawa seperti orang gila.


“Omong-omong, terimakasih, Agen John.”


“Tidak masalah, Pak. Sudah seharusnya aku melakukan itu,” jawab John singkat.


“Tidak, aku sangat bersungguh-sungguh berterima kasih kepadamu. Jika bukan karenamu, aku pasti akan mendapat masalah yang cukup besar.”


“Baiklah. Sekarang, katakan padaku, apa yang kau inginkan? Rumah mewah? Mobil? atau berlibur ke Dubai bersama wanita cantik yang akan menemanimu? Akan aku kabulkan semua permintaanmu.”


Deny menawarkan tawaran yang sangat menggiurkan kepada John karena telah menyelamatkan karirnya sebagai politisi.


“Tidak perlu, Pak. Aku tak perlu itu semua. Aku hanya ingin kau menemui anakmu, dan sekarang aku akan menuju ke klinik PASGA tempat anakmu berada.”


“Apa? Hentikan mobilnya!”

__ADS_1


Deny terkejut saat John berkata akan membawanya pada Anna.


“Hentikan mobilnya, Brengsek!!” Deny berteriak karena John hanya mengabaikan perintahnya.


__ADS_2