JOHN SI TENTARA BAYARAN

JOHN SI TENTARA BAYARAN
BAB 037 - PASUKAN PASGA DATANG!


__ADS_3

Saat malam tiba, terlihat Agnes dan Deny yang sedang menghadiri pesta kecil-kecilan.


Pesta itu mengundang semua orang penting yang berada di negara itu.


Begitupun dengan duta besar dari negara lain yang juga menghadiri pesta kecil itu.


Dan pastinya, Tom juga hadir di dalam pesta itu.


Saat mobil yang membawa Agnes dan Deny sampai di halaman gedung acara, beberapa petugas yang menjaga di gedung langsung membuka pintu untuk mereka berdua.


Terlihat juga asisten pribadi Agnes dan beberapa pengawal dari pasukan PASGA yang juga datang untuk mengawal Agnes dan Deny menggunakan dua mobil lainnya.


Saat mereka berdua telah memasuki gedung acara, terlihat Deny langsung menyalami beberapa duta besar dan berbincang akrab.


Begitu juga Agnes yang menjadi pusat pandangan semua tamu undangan.


Dengan paras cantiknya, dan umur yang masih berada di akhir 30-an, membuat semua orang kagum padanya dan bertanya-tanya, kenapa ia mau menikahi Deny yang sangat berbeda jauh darinya.


Setelah berbincang dengan para duta besar yang juga hadir di sana, Agnes sengaja meninggalkan John untuk melihat apa yang dilakukan saat ia tak bersamanya.


Agnes mengambil gelas dan menuangkan botol yang berisi  anggur ke dalam gelasnya.

__ADS_1


Agnes menikmati minuman anggur itu dan melihat Deny dari kejauhan.


Terlihat Deny yang sedang bergurau mesra dengan para wanita cantik yang juga menghadiri pesta itu.


Agnes sudah tak heran melihat Deny yang seperti itu di belakangnya, karena itu sudah menjadi kebiasaan Deny sejak dahulu.


Agnes pun tak bisa marah dengan itu, karena ia sadar, ia juga tak mencintai Deny sama sekali.


Saat Agnes sedang menyendiri, Tom bersama asisten pribadinya datang menemui Agnes yang sedang melihat suaminya bersama wanita lain.


“Tampaknya Pejabat Deny cukup populer di kalangan wanita.”


Tanpa berbasa-basi, Tom mengatakan hal itu saat ia berjalan mendekati Agnes.


“Ya. Itu benar. Dunia ini cukup besar dan dipenuhi oleh banyak wanita cantik,” balas Tom.


Agnes pun memalingkan wajahnya dan kembali melihat suaminya yang sedang bergurau bersama beberapa wanita cantik.


“Omong-omong, aku sangat iri kepada Pejabat Deny. Dia memiliki istri yang pengertian sepertimu.”


Agnes hanya tersenyum kecil tanpa mengatakan apapun saat mendengar perkataan Tom.

__ADS_1


“Bagaimana dengan kondisimu, Nyonya? Apa kau sudah sehat? Apa pemulihan mu lancar?”


Tom malah sengaja menanyakan keadaan Agnes, padahal ia sendiri yang berusaha untuk membuatnya celaka dengan menyuruh anak buahnya untuk menyerang.


“Ya. Aku pulih cukup cepat. Ini semua berkat kau, Tuan,” jawab Agnes sinis.


“Astaga. Dunia ini dipenuhi oleh orang yang sangat kejam. Bagaimana kau bisa naik mobil tanpa takut lagi? Apa kau tak trauma dengan kejadian itu?”


“Kau benar. Aku cukup trauma dengan kejadian itu. Sepertinya kau juga tak bisa pergi ke tukang cukur dengan tenang lagi, bukan begitu?”


Agnes membalikkan ucapan Tom.


Tom pun sangat terkejut bahwa orang yang menerornya saat itu berada di puhak Agnes.


“Astaga. Kau juga sudah mendengar berita ini, Nyonya?”


Wajah Tom mulai panik karena ia mendapat serangan balik secara mendadak.


“Ya. Aku sudah tahu itu,” jawab Agnes.


“Untungnya, tampaknya mereka akan segera menangkap penjahatnya. Saat itu, kita akan tahu siapa dalang dibalik semua itu.”

__ADS_1


Tom mulai mengancam Agnes dengan berencana untuk menangkap pelaku yang telah meneror nya.


__ADS_2