JOHN SI TENTARA BAYARAN

JOHN SI TENTARA BAYARAN
BAB 091 – KALIAN SANGAT BODOH.


__ADS_3

Agnes yang sejak tadi melihat kejadian tersebut hanya diam dan duduk sambil memantau kegiatan tim kepolisian yang menggeledah kantornya.


“Rugal, apakah kau yakin mereka tidak mengambil data-data penting kita ?” tanya Agnes memastikan kepada Rugal


“Ya, mereka hanya mendapatkan data-data umum karyawan saja. Data penting rahasia perusahaan sudah aku amankan”


Ya, Rugal telah mengamankan data-data penting rahasia perusahaan. Karena ia tahu bahwa mereka pasti akan mengincar data itu, maka sebelum mereka datang, rugal telah mengamankannya.


“Hahaha, mereka pasti mengira telah berhasil mencuri data rahasiaku. Ternyata kalian sangat bodoh. Kalian tak akan bisa mengalahkanku. Kalian tak akan bisa menghancurkanku dengan begitu mudahnya”


Agnes tertawa puas melihat musuhnya gagal mengelabuhinya.


Tom, Roy, Kepala Kepolisian dan pejabat tinggi lainnya sedang melakukan rapat di kantor Tom.


“Mana hasil yang kau dapatkan di sana Pak Kepala ?” tanya Tom


“Kalian tenang saja, semuanya telah aku pindahkan ke dalam diska lepas ini”


Pak kepala menyerahkan sebuah diska lepas yang berisi salinan data-data dari server utama I-KEEP.


Di saat mereka membuka diska lepas tersebut di sebuah komputer milik perusahaan Tom, ternyata yang mereka dapatkan hanyalah informasi-informasi karyawan yang tak berguna.


“Sial. Kita telah dibodohi oleh Agnes”


Tom yang kesal setelah melihat data yang ada di diska lepas itu ternyata bukan data-data yang ia mau.


Roy juga kesal dengan hal ini karena ia juga tidak bisa mendapatkan I-KEEP jika seperti ini.


“Maaf, tapi aku pastikan telah memindahkan semua datanya dan tidak ada yang tertinggal satupun”


Kepala kepolisian heran dan terkejut mengapa bisa semua datanya hanya itu saja. Padahal ia telah yakin bahwa anak buahnya telah melaksanakan tugasnya dengan benar.


Tapi mengapa hanya data ini yang mereka dapatkan.


“Pasti Agnes telah mengetahui rencana kita, dan ia pasti telah mengamankan semua data-data rahasianya. Sehingga kita tidak dapat menemukannya. SIAL !” ucap Roy yang juga kesal


“Pantas saja ia sangat tenang saat tim kepolisian datang ke kantornya dan menyelidikinya. Ternyata dia telah mengantisipasinya” ucap Tom


Tom mendapat telepon dari salah satu informannya dan mengatakan bahwa Jason, putra presiden telah sadar dan menceritakan semuanya.

__ADS_1


Wajah Tom tambah lemas dan pucat setelah menerima telepon dari orang tersebut.


“Ada apa ? Apa yang terjadi ? Mengapa kau langsung terlihat lemas ?” tanya Roy penasaran kepada Tom


“Gawat. Aku baru saja mendapat kabar bahwa Jason telah sadarkan diri dan ia berkata jika flashdisk rahasia para pejabat telah dicuri oleh John”


Roy yang mendengar apa yang dikatakan oleh Tom juga ikutan panik.


“Itu artinya Agnes memegang semua kartu kita. Dan ia bisa membongkarnya kapan saja. Ini tidak bisa dibiarkan. Kau juga akan sangat terancam Tom. Pejabat lain pasti akan berpindah suara untuk mendukung Deny dan Agnes”


“Ya. Pasti Agnes akan menggunakan kesempatan ini untuk mengancam para pejabat lain agar keburukan mereka tidak dibongkar oleh Agnes. Apa yang harus kita lakukan sekarang ?”


Tom sangat panik, tentunya ia akan kehilangan dukungan suara jika flashdisk rahasia itu ada di tangan Agnes.


“Kita harus tetap bekerja sama Tom. Aku akan memikirkan caranya segera. Dan akan aku hubungi jika aku sudah mendapatkan ide”


Rapat telah selesai dan kini mereka kembali ke kantor masing-masing dengan keadaan panik. Panik jika sewaktu- waktu Agnes berbuat nekat membongkar rahasia kejahatan yang ada di dalam flashdisk itu.


Agnes yang mengetahui kabar bahwa musuhnya sedang ketakutan karena mereka mengira flashdisk rahasia itu pada dirinya ikut bahagia. Itu artinya saat ini ia pemegang kuasa atas semuanya.


Namun sebenarnya dirinya juga tidak tahu, di mana flashdisk itu berada karena John masih tak sadarkan diri. Tapi ia akan berpura-pura seakan- akan ia memilikinya.


“Belum Nyonya, aku sudah mencarinya di tempat kejadian kemarin dan sama sekali tidak menemukannya”


Agnes, Sam, Marco dan dokter sedang berada di ruang I-KEEP. Mereka sedang menunggu John sadar.


Tak lama kemudian John sadar dan hendak bangun dari tidurnya


“Tetaplah berbaring, kau masih lemah” ucap dokter mencegah John agar tidak banyak bergerak


“Istirahatlah dahulu, kau jangan memikirkan hal lain dulu” ucap Agnes pada John


“Bagaimana keadaan di luar ? Apakah masih aman ?” tanya John pada mereka


“Ya, masih bisa aku kendalikan” jawab Agnes


“John, di mana kau menyimpan flashdisk itu ? Segera beritahu kami” tanya Marco


John hanya tertawa mendengar pertanyaan dari Marco. Marco yang bingung dengan sikap John bertanya

__ADS_1


“Mengapa kau malah tertawa ? Apa maksudmu ?”


“Kalian pikir, aku mencuri itu untuk kuserahkan pada kalian ? Kalian pikir, aku mau bekerja sama dengan kalian ?” tanya John pada mereka


“Lalu untuk apa kamu mencurinya jika tidak kau serahkan pada kita ?” ucap Marco setengah kesal kepada John


“Tentu saja untuk melindungiku sendiri dan juga orang yang aku cinta, Anna” jawab John dengan tenang


“Kau tidak akan bisa melakukan itu sendirian, kau akan membutuhkan Nyonya Agnes untuk melakukannya” ucap Marco


“Tidak. Aku akan menghancurkan semuanya sendirian dan aku akan menghancurkan IP Group dengan caraku sendiri” jawab John


“Kau ini tidak tahu terimakasih. Nyonya besar sudah melindungimu, melakukan yang terbaik untuk menyelamatkanmu. Tapi kamu malah ingin menghancurkannya dengan caramu. Dasar kau tidak tahu diri” ucap Marco memaki John


Agnes yang melihat John dan Marco berdebat mulai berbicara


“STOP ! Mengapa kalian malah berdebat di depanku ? Kalian tidak menghargaiku ?” ucap Agnes marah pada mereka


“Ma…maaf Nyonya, bukan maksudku seperti itu” jawab Marco ketakutan


“Diam kau ! Sam, kau bawa Marco keluar saja dahulu. Aku ingin berbicara dengan John”


Agnes menyuruh Sam membawa Marco keluar agar tidak menambah keributan


“Baik Nyonya”


Sam dan Marco pun keluar dari I-KEEP. Marco merasa kesal, merasa dirinya diusir oleh Agnes.


“Kau juga keluarlah sebentar dokter. Aku ingin berbicara empat mata dengan John”


Agnes juga menyuruh dokter untuk keluar


“Baik Nyonya”


Kini tinggal John dan Agnes di ruang itu.


“Apa yang kau inginkan sebenarnya John ? Apa yang akan kau rencanakan setelah ini ?”


Agnes yang bertanya-tanya sebenarnya apa yang sedang dipikirkan oleh John

__ADS_1


__ADS_2