
“Direktur Marco bersama beberapa pembunuh bayaran lainnya sedang menuju ke tempatmu, John.”
“Pejabat Deny berada di kantor kejaksaan, aku dan pasukan PASGA lainnya tak mungkin meninggalkannya saat ini.”
“Kau harus berhati-hati, John. Nasib Anna, ada di tanganmu sekarang. Aku yakin kau pasti bisa mengatasinya.”
Sam pun langsung mematikan ponselnya, dan mempercayakan semua urusan yang terjadi pada John sepenuhnya.
John segera mengganti pakaiannya dengan sweater hitam, lalu menuju kamar Anna untuk menenangkannya.
Bibi dan Jane pun hanya bisa berjalan mondar-mandir dan sangat khawatir tentang rencana yang akan dilakukan oleh John.
Setibanya John di kamar Anna, terlihat Anna yang sedang duduk dan mempersiapkan diri untuk menemui segerombolan orang yang telah menantinya.
“Baiklah, Anna. Sudah tiba waktunya untuk menemui semua orang yang sudah berada di depan rumah.”
__ADS_1
Anna masih diam dan terlihat sangat ketakutan, karena ia tak pernah berinteraksi dengan orang lain, sejak ia dipindahkan ke luar negeri.
“Jangan khawatir, Anna. Aku yakin kau pasti bisa melakukannya.”
John menatap Anna dan tersenyum memberikan semangat padanya. Begitupun Anna yang langsung berdiri karena ucapan John yang membuatnya lebih bersemangat.
Saat Anna bersiap untuk keluar dan menemui semua orang yang hadir di depan rumah persembunyiannya, John mengambil sebuah teropong binokular, lalu mengintai setiap sudut di sekitar rumah persembunyian.
Saat itulah, John melihat Marco bersama beberapa pembunuh bayaran yang telah disewanya telah datang dan keluar dari mobil.
Saat turun dari mobil, ketua pembunuh bayaran langsung menyuruh 3 orang anak buah yang menggunakan sniper untuk mencari tempat sejauh mungkin dan menembak Anna.
Saat Anna akan keluar, John melarangnya dan menyuruh Bibi untuk keluar dan menyambut orang-orang terlebih dahulu.
John juga menyuruh Anna untuk menunggu perintah dari John. John berkata, bahwa ia akan memberi tanda dari bukit untuk Anna, jika keadaannya sudah memungkinkan untuk keluar.
__ADS_1
John menunggu hingga para sniper itu bergerak ke tempatnya. Setelah para sniper bergerak ke posisinya, John keluar melalui pintu belakang dan menuju ke sebuah rumah kosong, tempat salah satu sniper itu berada.
John mengendap-endap dari belakang, lalu melumpuhkan salah satu sniper dengan satu kali tendangan saja.
Setelah salah satu sniper itu tumbang, John kembali menggunakan teropongnya untuk melihat sniper lainnya yang masih tersisa.
John melihat 2 sniper lainnya yang berada di dibukit yang berada di belakang rumah persembunyian Anna.
Ia pun segera berlari dan menaiki bukit itu, dan dengan mudahnya menghabisi 2 sniper lainnya yang sedang mempersiapkan sniper untuk menembak Anna.
Setelah menghabisi 3 sniper itu, John turun dari bukit dan bertemu dengan seorang pria, ketua dari pembunuh bayaran yang telah dihabisi oleh John.
Mereka berdua berpapasan saat pria itu berjalan dan melihat John yang telah berhasil melumpuhkan semua snipernya.
Pria itu melihat John hanya dengan tatapan dingin di matanya.
__ADS_1
Begitupun dengan John, baru kali pertamanya ia melihat orang dengan postur tubuh yang sama dan memiliki pandangan yang sama dengan dirinya.
Dan saat itulah, John dapat menilai bahwa pria itu bukan pria sembarangan, dan sepertinya mempunyai kemampuan yang sama dengannya.