JOHN SI TENTARA BAYARAN

JOHN SI TENTARA BAYARAN
BAB 074 - SERATUS PUKULAN!


__ADS_3

“Dia sekarang menjadi salah satu pengawal yang bekerja dengan keluarga Pejabat Deny. Akan tetapi, dia adalah mantan tentara bayaran di Afrika Utara yang dikeluarkan secara tidak hormat.”


“Kudengar, dia adalah orang yang sangat berbahaya. Dia juga mendapat julukan sebagai ‘MESIN PEMBUNUH’, karena tak segan membunuh semua orang yang berani mengganggunya.”


“Dia juga merupakan petarung terbaik di UFC saat ia berada di militer. Ia juga pernah menerima seratus pukulan dari teman seangkatannya di militer, dan masih tetap bisa berdiri setelah itu.”


Kepala polisi pun mulai menjelaskan tentang John dengan biodata yang berhasil didapatkan.


“Afrika Utara? UFC? Hahahahahaha.”


Tom pun mulai menyadari dan mengingat kembali saat ia melihat data diri John.


“Astaga. Kenapa aku tak menyadarinya. Hahahahahaha. Sial, aku masih tak percaya ini!”


Tom semakin tertawa menjadi-jadi karena ia baru menyadari dialah orang yang membunuh mendiang mantan pacar John dan malah balik menuduh John yang membunuhnya.


***

__ADS_1


Esok harinya, terlihat John yang sedang mendatangi I-KEEP. Sepertinya, ia sedang ingin bertemu dengan Agnes dan mencarinya di sana pagi itu.


Entah apa maksud John di pagi itu, dia tiba-tiba ingin mencari dan mendatangi Agnes di ruang rahasianya. Sepertinya, ada yang ingin John sampaikan pada Agnes saat itu.


Agnes menyuruh asisten pribadinya meninggalkannya saat melihat John yang baru datang dan masuk ke dalam I-KEEP.


“Jika kau berani bermain-main dengan Nyonya, aku tak akan segan untuk membunuhmu,” ucap asisten Agnes pada John saat ia keluar dari pintu.


“Hhhh. Terserah kau saja, ****** sialan. Aku bahkan bisa lebih dulu membunuhmu setelah kau keluar dari sini.”


Asisten Agnes pun terdiam dan tak mengatakan apapun, saat John balik mengancamnya.


John pun masuk ke dalam I-KEEP, meninggalkan asisten Agnes yang masih terdiam dan berdiri di luar ruangan.


Agnes hanya tersenyum saat melihat John datang dan masuk ke dala ruang rahasianya.


“Kenapa kau kemari, John? Kau tak ke sini hanya untuk menjaga gadis muda itu, bukan?”

__ADS_1


“Dan aku tak datang ke sini untuk duduk dan menonton, sementara ambulans dihentikan saat hendak menolong gadis muda yang sedang sekarat itu.”


Ternyata, John mempermasalahkan, kenapa Agnes membatalkan panggilan ambulan, saat Anna akan sekarat di taman tempo hari.


Sepertinya, John sangat marah dan belum terima mengenai insiden yang terjadi pada Anna di taman.


“Astaga. Ada apa dengan insiden itu?” tanya Agnes dengan lugu.


*BRAKKKK!!!


“Pikirkanlah, kenapa aku sangat ingin membunuh Tom. Apa kau tak memikirkan hal itu?”


John memukul meja ruangan dan membentak Agnes


“Membunuh seseorang hanya karena mengetahui rahasia dan sesuatu yang seharusnya tak diketahui, lalu berusaha membunuh tukang spanduk yang tak sengaja melihat adegan intim, itu dua hal yang tidak jauh berbeda.”


“Bahkan ada orang yang mencoba membunuh pasangan paruh baya yang tak berdosa dan tak tahu apa-apa, hanya karena dia takut, jika pemasang spanduk akan bercerita sesuatu padanya.”

__ADS_1


“Sebenarnya, aku bisa saja membunuhmu lebih dahulu sebelum aku membunuh Tom.”


“Jika aku mau, aku bisa saja membakar gedung dan rumahmu, lalu membuat semua orang yang berada di dalamnya mati terbakar, saat aku ingin membalas perbuatanmu pada pasangan paruh baya itu.”


__ADS_2