
“Hei! Jika kau tak mau menemuinya, maka katakan padanya secara langsung. Jangan memberi gadis malang itu sebuah harapan palsu,” bantah John.
“Siapa yang menyuruhmu melakukan ini?” tanya Deny.
“Tak ada yang menyuruhku sama sekali. Kau tahu bukan, aku tak suka disuruh-suruh, jika aku tak mau melakukannya, bahkan aku tak mau disuruh denganmu jika itu tak sesuai dengan apa yang kupikirkan.”
“ANJING!!! Kau pikir kau akan dimaafkan atas kelakuanmu yang semena-mena ini?”
Deny sangat emosi dan malah melontarkan kata-kata kasar kepada John.
“Hhhh. Jika bicara soal anjing, saat kau mengadopsi seekor anjing, kau akan bertanggung jawab penuh pada anjing itu sampai ia mati.”
“Namun, apa yang kau lakukan saat ini? Kau mempunyai seorang anak gadis, tapi tak bisa mengatasi hal sepele yang terjadi di keluargamu?”
John menatap Deny yang sedang duduk di kursi belakang dari kaca mobil.
“Dasar, Brengsek. Beraninya kau….”
“Apa kau tahu, apa yang dikatakan Anna saat aku menemuinya di taman?”
Seketika Deny terdiam saat mendengar John menceritakan apa yang dikatakan oleh Anna saat berada di taman.
__ADS_1
John juga mengatakan bahwa Anna memakan es krim stroberi, dan berkata padanya, bahwa es krim itu dari ayahnya.
“Apa? Dia makan stroberi? Apa kau gila? Dia punya alergi yang cukup parah dengan stroberi, jadi jika dia…”
“YA. ITU BENAR! Dia bisa saja mati. Aku tahu itu.”
John membentak dan memotong perkataan Deny.
“Bahkan Anna sengaja bunuh diri dengan memakan stroberi, saat ia mendengar bahwa stroberi itu darimu.”
“Dia mencoba bunuh diri bukan karena membencimu, tapi karena ia sadar, dia hanyalah beban bagimu. Dia hanya mencoba menghilang dengan tenang. Itu yang aku simpulkan darinya.”
Air mata Deny keluar saat mendengar apa yang telah diucapkan oleh John tentang anak kandungnya sendiri.
Deny memukul kaca jendela dan menangis marah kepada dirinya sendiri, karena telah menjadi ayah yang tak berguna untuk anaknya.
Beberapa saat kemudian, mobil yang dikendarai John pun telah sampai di depan gedung kantor PASGA.
Sebelum Deny turun, ia memberi pesan untuk John.
“Jika kau melakukan semua ini demi Anna, kau harus berjanji padaku untuk selalu melindungi Anna, bahkan jika aku telah mati.”
__ADS_1
“Jika kau berjanji untuk itu, aku akan turun dari mobil dan menemuinya.”
John masih memikirkan tentang ucapan Deny.
“Baiklah. Aku akan terus menjaganya, walau kau sudah tak ada. Aku berjanji!”
Akhirnya, John berjanji untuk menjaga Anna. Jika John sudah berjanji, maka Deny tak perlu takut jika John akan mengingkari janjinya, karena John pasti menepati janjinya.
“Apa kau tahu, kenapa aku tak mau menemui Anna selama ini? Karena, jika aku menemuinya, itu hanya akan membahayakan dirinya sendiri.”
“Aku menjual jiwaku kepada iblis demi keserakahanku di politik. Aku pasti sudah kehilangan akal dan hati nurani kepada semua orang yang kucintai karena hal itu.”
“Saat aku berniat berhenti dari semua keserakahan ini, aku malah lebih serakah dan semakin menggila, untuk segera bisa lepas dari ikatan Agnes.”
“Aku harus menuju ke posisi yang lebih tinggi di dalam dunia politik, agar aku bisa lepas dari jeratan Agnes. Anna sudah disandera olehnya selama ini.”
“Aku bisa menyelamatkan Anna darinya, jika aku mendapatkan kekuasaan tertinggi. Maka itu, aku berniat mencalonkan diri sebagai kandidat presiden.”
“Jika aku mundur begitu saja, maka Agnes akan menganggap Anna adalah sandera yang tak berguna.”
“Jika aku bertemu dengan Anna dan mengatakan sesuatu yang seharusnya tidak aku bicarakan, Agnes pasti akan menyembunyikan Anna ditempat yang tak mungkin bisa aku temukan.”
__ADS_1
John hanya terus mendengar kejelasan dari Deny yang terus bercerita tentang kehidupan Anna yang sangat malang.