
“Beri salam padanya, John. Bibi ini yang mengurusi semua kegiatan di rumah ini, dan semua kebutuhan yang diperlukan oleh Nona Muda. Dia juga lebih berpengalaman disini, daripada aku.”
Sam menyuruh John untuk menyapa bibi dan memperkenalkan dirinya.
“Senang bertemu denganmu, Bibi. Namaku John.”
Bibi pun membalas sapaan John dengan senyuman kecil di wajahnya.
“Baiklah. Silahkan duduk!”
Bibi mempersilahkan Sam dan John duduk di meja makan.
Mereka berempat pun duduk di meja makan bersama-sama.
“Baiklah, Bibi. Tolong jelaskan semuanya pada kami, semua yang berkaitan dengan Nona Muda.”
Pembantu rumah pun mulai menjelaskan semua yang ada dan berkaitan tentang Anna.
“Nona Muda menderita gangguan panik yang parah. Terkadang, lampu berkedip-kedip dapat memicunya.”
“Cahaya terang membuatnya semakin buruk. Maka itu, aku selalu menutup tirai jendela di rumah ini.”
“Apa dia seperti vampir atau zombie, yang takut akan sinar matahari?” tanya John.
__ADS_1
“Tidak. Dia bisa keluar saat siang. Tapi jika dia terpapar sinar terang, seperti sinar matahari atau lampu kilat, dia bisa terkena amnesia jangka pendek.”
Jane pun ikut menjelaskan.
“Nona Muda hampir tak pernah melakukan apapun di siang hari, dan dia hanya berjalan-jalan di dalam rumah saat malam tiba.”
“Dia bangun pukul sembilan pagi setiap harinya dan pergi ke kamar mandi di ujung lorong di lantai dua.”
“Dia biasa menghabiskan waktu satu jam saat berada di kamar mandi. Saat dia mandi, kami membersihkan kamarnya dan merapikan kasurnya.”
“Kami juga memeriksa kamarnya, memeriksa tak ada barang berbahaya atau terlarang yang berada di kamarnya.”
“Nona Muda menderita fobia sosial akut di luar gangguan paniknya, jadi dia benci bertemu orang asing.”
“Aku menyiapkan makanan untuknya, dan dia turun untuk makan sendiri saat malam tiba.”
“Kami berusaha untuk tak keluar dari kamar kami setelah itu.”
John terus menyimak penjelasan dari Bibi tentang keseharian Anna, dengan seksama.
“Namun, karena tugasku sehari 24 jam seminggu tujuh hari, aku segera datang saat dibutuhkan,” sahut Jane sesekali mencari perhatian pada John.
“Lalu, apa yang dia lakukan di malam hari?” tanya John yang semakin penasaran dengan Anna.
__ADS_1
“Dia menonton TV. Terutama saluran belanja perabotan rumah,” jawab Bibi.
“Tak banyak yang perlu kau khawatirkan, John. Kau hanya perlu melihat kamera CCTV di ruangan terpisah.”
“Tentu saja, jika VIP dalam bahaya, kau akan masuk ke rumah utama dan mengambil tindakan yang tepat, lalu melaporkan apa yang telah terjadi.”
Sam ikut menjelaskan pada John agar ia tak terlalu khawatir, tentang apa yang harus ia lakukan.
“Baiklah. Aku mengerti.”
Setelah John cukup mengerti tentang apa yang harus ia lakukan, Sam pamit untuk kembali terlebih dahulu dan meninggalkan John di rumah itu untuk bersiap menjaga di malam hari.
Saat John mengantar Sam kembali ke mobil, salah satu tim VIP yang juga bertugas untuk menjaga Anna, datang dan menyapa Sam.
“Kau disini, Ketua Sam?”
Pengawal itu membungkuk dan menyapa Saya.
Ternyata, pria itu adalah pria yang melarang John saat ia hendak membenarkan spanduk di gedung perusahaan Deny di awal.
“Ya. Kalian saling mengenal, bukan?” tanya Sam pada pria itu.
Pria itu hanya mengangguk dan tersenyum sinis pada John. Sepertinya, ia juga belum menerima keadaan John sebagai pengawal baru di keluarga besar Agnes dan Deny.
__ADS_1
“Halo Tuan.”
John mengangkat tangan dan menyapa orang itu yang menatapnya dengan sinis.