JOHN SI TENTARA BAYARAN

JOHN SI TENTARA BAYARAN
BAB 045 - I-KEEP


__ADS_3

“Tapi  orang ini… tak butuh perintah dariku sama sekali. Dia mempunyai insting yang sangat tinggi.”


“Ya. Aku mengakuinya. Dia bukanlah anjing pemburu. Dia adalah singa Si Raja Hutan.”


“Dia sungguh berbahaya, dan mungkin aku tak bisa menjinakkannya.”


Agnes bergumam di dalam hatinya saat ia berjalan keluar.


Sesampainya di luar, semua keluarga besar Agnes melihat John yang sedang mengawal Agnes berjalan keluar dari gedung.


Mereka semua mengira itu adalah ulah John yang membuat gedung seakan telah terbakar oleh api.


Begitupun dengan para pengawal lain dari satuan keamanan internasional, ia hanya berdiri dan takut untuk menyentuh John, saat melihat John berjalan dengan gagah mengawal Agnes.


John segera menuntunnya ke dalam mobil yang telah dinyalakan oleh Jack yang duduk di kursi sopir, lalu membawa Agnes pergi dari kuil itu.


Saat berada di kursi belakang mobil, Agnes masih terlihat sangat syok dengan kejadian yang menimpanya.


Begitu pula dengan John, ia duduk di samping Jack dan malah memejamkan matanya, dengan kepala yang ia sandarkan di jendela.


Sepertinya John menolong Agnes hanyalah sebagai formalitas untuk menjalankan posisinya sebagai pengawal.


Saat Agnes selamat dan telah berada di dalam mobil, John tak memperdulikannya lagi.

__ADS_1


“Jangan lakukan sesuatu tanpa seizinku lain kali, John. Kau mengerti?” ucap Agnes yang hanya berbasa-basi, karena melihat John yang tertidur saat di mobil bersamanya.


“Baiklah, terserah kau saja,” jawab John singkat tanpa membuka matanya sama sekali.


“Aku minta maaf, Nyonya. Dia belum dididik etika dengan baik.”


Jack pun terlihat sangat kesal dengan sikap John yang sama sekali tak sopan, saat ia berbicara dengan majikannya sendiri.


Agnes tersenyum saat sudah tahu bahwa John memang memiliki sifat keras kepala dan tak suka diatur. Ia menarik nafas sedalam dalamnya, lalu menghembuskannya kembali.


“Baiklah, kalau begitu. Antar aku ke I-KEEP!”


“Baik, Nyonya,” ucap Jack.


“I-KEEP?” tanya John yang penasaran.


Begitu pula dengan Sam yang telah berada di depan pintu masuk gedung perusahaan untuk menyambut Agnes.


Agnes berjalan lebih dahulu dengan John yang berada tepat di belakangnya dan para pasukan PASGA lainnya yang berjalan di belakang John.


Semua orang yang berada di perusahaan pun telah mendengar kabar tentang aksi heroik John yang menyelamatkan Agnes dari gedung yang berada di kuil.


Saat berada di dalam perusahaan, terlihat juga Marco yang berjalan menghampiri Agnes.

__ADS_1


Marco dengan beberapa anak buahnya membungkuk memberi hormat pada Agnes yang terlihat masih syok.


“Kau baik-baik saja, Nyonya?” tanya Marco.


“Ya, aku baik-baik saja.”


“Syukurlah kalau begitu.”


“Bagaimana dengan perusahaan? Apa semua baik-baik saja?”


“Ya, Nyonya. Semua sudah diatur dengan baik,” jawab Marco sebagai direktur di perusahaan Agnes.


“Astaga. Kerjamu sangat bagus hari ini, Direktur Marco.”


“Terima kasih, Nyonya.”


Marco membungkukkan kembali badannya pada Agnes yang telah memujinya.


“Bagaimana dengan I-KEEP? Kau sudah menyiapkannya?” tanya Agnes.


“Sudah siap, Nyonya. Mari!”


Marco dan Sam memimpin jalan untuk Agnes dan menuju lift.

__ADS_1


John dan beberapa tim pengawal VIP lainnya pun mengantar Agnes sampai ke kedepan pintu lift.


Saat John akan ikut masuk ke dalam lift bersama Agnes, Sam dan Marco, Jack menahan pundak John dan tak memperbolehkannya untuk masuk.


__ADS_2