JOHN SI TENTARA BAYARAN

JOHN SI TENTARA BAYARAN
BAB 075 - MANTAN KEKASIHMU!


__ADS_3

“Kau sama sekali tak berbeda dengan Tom. Kau sadar itu?”


John terus memarahi Agnes dan menatapnya dengan tajam di ruang rahasianya sendiri.


“Aku hanya ingin tak ada orang lainnya yang bernasib sama dengan mendiang kekasihku.”


“Baiklah, John. Aku mengerti. Ternyata, kau sudah menganggap Anna sebagai mantan kekasihmu yang sangat kau sayangi dahulu. Sepertinya, mereka berdua memiliki nasib yang sama.”


“Anna pasti sangat senang, jika kau melakukan hal itu untuknya.”


Agnes hanya bisa mengatakan hal itu, karena ia juga sangat tertarik kepada John sebenarnya. Akan tetapi, ia sadar tak mungkin bisa menjinakkan seorang John dan meluluhkan hatinya.


“Baiklah kalau begitu. Tak ada gunanya berdebat soal itu denganmu, John.”


Agnes menahan air matanya yang akan keluar dan tetap berusaha terlihat tegar di depan John.


“Ada hal lain yang harus kita lakukan bersama, bukan? Kita harus tetap bekerja sama untuk melenyapkan Tom.”


John menarik kursi, lalu duduk dan mendengarkan apa yang akan Agnes bicarakan.


“Akan tetapi, apa kau tahu, jika setiap penjahat di dunia ini kau anggap Tom, dan setiap korbannya kau anggap seperti mendiang mantan kekasihmu, bukankah aku sama seperti mendiang kekasihmu?”

__ADS_1


“Dan bukankah ayahku adalah Tom? Juga bagi Deny, aku mungkin akan terlihat seperti mendiang kekasihmu.”


John mendengarkan dan berusaha memahami ucapan Agnes.


Agnes pun juga mulai menangis dan meneteskan air matanya saat ia mulai bercerita.


“Serigala tidak jahat hanya karena memangsa domba. Serigala sudah seharusnya memangsa seekor domba.”


“Lagi pula, anak serigala akan menjadi serigala juga. Tidak terkecuali dengan Anna, dia bukan anak domba. Dia akan menjadi serigala suatu saat nanti, ditambah jika kau akan menjadikannya sebagai mendiang kekasihmu.”


“Kalian pasti akan menjadi keluarga kuat yang tak mungkin bagi musuh berani untuk menyerang kalian.”


Agnes pun berdiri, lalu mulai membicarakan cara untuk mengalahkan Tom di dalam pemilu.


Mereka berdua pun mulai berdiskusi dan saling berdebat membicarakan caranya.


Setelah beberapa saat mereka berbincang, Agnes memutuskan untuk menyuruh John mencari bukti yang kuat yang membuktikan bahwa Tom bersalah, karena dengan bukti itu, Tom tidak bisa mencalonkan dirinya sebagai kandidat di kursi presiden.


“Tunggu, jadi, jika aku bisa membawakan bukti itu padamu, Tom tidak akan bisa ikut pemilu?”


John ikut berdiri dan menatap Agnes.

__ADS_1


“Benar sekali, John.”


“Kurasa kau telah salah paham. Aku bahkan tidak tertarik sama sekali pada politik dan semacamnya. Alasanku bekerja denganmu adalah….”


“Untuk membunuh Tom dan membalas kematian mendiang kekasihmu. Aku tahu itu, John. Maka, ini lah salah satunya cara yang bisa kita lakukan untuk itu.”


Agnes memotong ucapan John dan terus berusaha meyakinkannya.


“Apa kau tahu, John, apa itu kematian bagi seorang politisi? Bagi mereka, kematian adalah tak bisa berpartisipasi dalam politik. Kemampuan mereka bermimpi direnggut dari mereka.”


“Tidak. Tidak! Bukan seperti itu. Aku sama sekali tak tertarik untuk memberinya kematian dengan cara seperti itu.”


John pun tak setuju dengan cara Agnes.


“Aku hanya ingin membuatnya menyesal telah membunuh mendiang kekasihku, dan membuatnya merasa lebih baik mati daripada menjalani kehidupannya.”


*BRAAAK!!!!


“Apa kau sudah mengerti?”


John memukul meja kembali karena sangat marah jika harus membicarakan hal itu.

__ADS_1


__ADS_2