
“Aku akan memperkenalkan orang baru yang akan ada di tim VIP bersama kita. Tuan John. Ketua Sam menyuruhku untuk memasukkannya ke tim ini.”
Jack menunjuk John yang berada di kursi depan. Semua orang yang berada di ruangan itu menunjukkan raut wajah yang tak mengenakkan, saat John akan bergabung dengan timnya.
Bagaimana mereka tak senang, John pernah menghajar mereka semua hingga babak belur, tapi John hanya diam dan mengabaikan semua orang yang sedang menatapnya.
“Ada apa dengan wajah kalian? Apa kalian tak suka, jika ia bergabung bersama? Kalian mengunyah kertas atau apa?” ucap Jack yang sudah mulai menerima keadaan John bersama tim VIP.
“Kita telah gagal melindungi VIP. Kita terlihat menyedihkan karena kalah kekuatan dengan satu orang.”
Tim VIP PASGA adalah tim khusus yang dibentuk untuk melindungi VIP, seperti keluarga Agnes dan Deny.
“Namun, orang ini memberi kesempatan pada kita untuk menganalisa, kekurangan apa yang ada dalam sistem kita. Kita harus berterima kasih padanya.”
Walau Jack belum menerima sepenuhnya dengan masuknya John dalam timnya, sebagai ketua PASGA, ia tetap harus terlihat profesional dan bertanggung jawab di depan semua anggotanya.
“Oleh karena itu, tim riset memakai kesempatan berharga ini bagi kita, untuk menganalisa masalah pada sistem keamanan kita untuk membuat sistem yang baru dan memastikan ini tak terjadi lagi.”
__ADS_1
“Karena itu, kita tak punya pilihan lain selain mengubah jadwal kerja. Detailnya ada di pengumuman yang sudah ditempel di mading luar ruangan ini, jadi, lihatlah saat kalian keluar dari sini.”
“Sekian dariku. Semoga kalian berhasil. Kalian boleh pergi.”
Semua tim VIP pun mulai beranjak pergi satu persatu, ada juga salah satu pengawal VIP menyenggol kursi yang John tempati, tapi John hanya mengabaikan orang itu.
Saat semua pengawal VIP telah pergi, begitupun John yang akan beranjak dari tempat duduknya, Jack pun memanggilnya.
“Tuan John. Kau akan bekerja di tempat kerja yang tak butuh kerja tim.”
John menjawab, lalu pergi meninggalkan Jack, padahal ia belum mengetahui, dimana ia akan ditempatkan.
Semua tim VIP langsung meninggalkan papan pengumuman, saat melihat John yang datang untuk melihat jadwalnya.
Sepertinya, semua pasukan PASGA masih menyimpan dendam kepada John yang telah menghajarnya berkali-kali.
Di papan pengumuman jadwal baru, tertulis John yang diutus untuk menjaga di salah satu rumah Agnes, dan merawat seseorang yang hanya diketahui oleh petinggi di keluarganya.
__ADS_1
Setelah John melihat papan itu, ia tak segera mencari tahu, apa tugas yang diberikan padanya.
Ia kembali ke kamarnya dan merebahkan dirinya di kasur, untuk beristirahat sejenak.
Saat Sam mencari John di kamarnya, ia hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat kelakuan John yang malah seenaknya tidur, di saat pengawal lain sedang bekerja.
Tak mungkin Sam akan memarahinya, karena tak suka diatur-atur telah menjadi kebiasaan bagi John, sejak ia berada di militer bersama Sam.
Hanya dengan menyentuh kakinya, Sam dapat membangunkan John yang tertidur pulas.
“Bagunlah, John. Mari ikut aku.”
Dengan terpaksa, John beranjak dari tempat tidurnya dan mengikuti Sam.
Sam mengajak John untuk menaiki mobilnya dan menuju tempat tugasnya yang baru.
Saat berada di dalam mobil pun, John tetap tidur dan menyandarkan kepalanya pada jendela mobil yang tertutup, membiarkan Sam yang menyetir sendirian.
__ADS_1