JOHN SI TENTARA BAYARAN

JOHN SI TENTARA BAYARAN
BAB 064 - DI GEDUNG PASGA!


__ADS_3

Masih di gedung PASGA, terlihat Sam dan Marco baru datang ke ruangan Agnes untuk menghadapnya.


Sepertinya Agnes akan memarahi mereka berdua karena mendengar kabar, tentang adanya aksi teror yang terjadi, saat Deny mengadakan sebuah seminar.


Saat Sam dan Marco datang ke ruangan Agnes, terlihat Agnes yang sedang duduk di kursi dan asisten pribadinya yang berdiri di sebelahnya.


Mereka berdua membungkukkan badan dan,


“Kami disini, Nyonya,” ucap Marco.


*BRAKKK!!!!


“Apa kalian tidak becus? Bisa-bisanya ada seorang penghianat yang menjaga ruang pribadi Deny, di saat-saat seperti ini, dan juga wanita ****** itu, kenapa kalian tak belajar dari kesalahan?”


Agnes memukul meja dan membentak dan memarahi Sam dan Marco yang bertanggung jawab penuh dengan keselamatan Deny.


“Kami minta minta maaf, Nyonya. Ini semua salahku. Aku yang akan bertanggung jawab,” ucap Sam.


“Bertanggung jawab? Bagaimana kau akan bertanggung jawab, Ketua Sam?”


“Kalau perlu, aku akan mengundurkan diri, Nyonya,” jawab Sam.


“Hahaha. Mengundurkan diri? Kau tak tahu apa artinya itu? Bukankah kau tau sendiri, bagaimana proses mengundurkan diri di sini, apalagi kau salah satu petinggi PASGA,” ucap Agnes.


“Akan ku ikuti dan kujalani seluruh perintah dan hukuman darimu, Nyonya.”

__ADS_1


Sam sepertinya memang sudah siap dan bertanggung jawab sepenuhnya untuk masalah yang telah terjadi.


“Baiklah kalau begitu.”


Sepertinya Agnes akan memaafkan Sam, karena Sam selalu bertanggung jawab dan akan menepati janji yang ia buat sendiri.


“Bagaimana dengan wanita ****** dan salah satu pengawal yang berkhianat itu?” tanya Agnes.


“Polisi menahan mereka dan berpura-pura menyelidiki. Akan tetapi, mereka yang mencoba membunuh Pejabat Deny menolak tuduhan itu.”


“Dan wanita itu, dia bilang akan menuntut Pejabat Deny atas kekerasan seksual, dan meminta pemeriksaan silang,” jawab Marco.


“Hahahahahaha. Baiklah. Suruh polisi membebaskan mereka. Aku sendiri yang akan mengurus mereka setelah ini.”


“Baik, Nyonya. Aku akan meminta jaksa dan polisi untuk membebaskan mereka.”


“Kepala sekretaris!”


Agnes memanggil asisten pribadinya.


“Iya, Nyonya.”


“Kau harus membuat pengawal penghianat itu menghilang dari dunia ini, apapun caranya, agar tak ada lagi pengawal lain yang berani melakukan hal bodoh sepertinya.”


Sepertinya, Agnes menyuruh asisten pribadinya untuk mengirimkan pembunuh bayaran untuk memburu pengawal yang berkhianat itu, sama seperti saat ia memburu John.

__ADS_1


“Baik, Nyonya. Akan kulakukan perintahmu.”


Asisten pribadi Agnes langsung mematuhi perintah dari Agnes.


“Dasar Bajingan! Apa kau mau bermain denganku, Tom?” gumam Agnes sendirian.”


Agnes pun langsung mengetahui bahwa wanita dan salah satu pengawal itu merupakan suruhan dari Tom yang selalu berusaha untuk menjatuhkan dan membunuh Deny jika perlu.


***


Begitupun dengan Tom, terlihat asisten pribadi Tom yang sedang menghadapnya untuk melaporkan sesuatu.


“Bagaimana dengan penyelidikan di kepolisian?” tanya Tom pada asisten pribadinya.


“Soal itu… Kata mata-mataku yang berada di kepolisian, akan sulit menuntut Deny dengan tuntutan itu, Pak.”


“Dasar, Bodoh!!!”


*PLAKK!!!!


Tom melempar sebuah guci emas dan tepat mengenai jidat asisten pribadinya, yang membuat jidatnya berdarah seketika.


“Aku minta maaf, Pak.”


Asisten pribadinya pun hanya bisa menahan membungkukkan diri dan meminta maaf pada Tom.

__ADS_1


“Astaga! Tidak. Aku tidak boleh diam saja. Aku tadinya menyimpan senjata rahasiaku untuk nanti, tapi kurasa aku harus memakainya sekarang.”


Sepertinya Tom akan merencanakan sesuatu yang lebih gila lagi untuk menghancurkan Deny, agar ia tak mempunyai pesaing kandidat yang kuat di kursi kepresidenan.


__ADS_2