JOHN SI TENTARA BAYARAN

JOHN SI TENTARA BAYARAN
BAB 051 - ES KRIM STROBERI.


__ADS_3

John menghentikan mobilnya, lalu turun meninggalkan Sam dan Jane yang masih berada di dalam mobil.


“Hei! Mau kemana kau, John?”


Sam tak bisa mengejar John karena faktor umurnya yang telah menua, begitupun John yang berlari dengan cepat.


***


Sesampainya John di taman, ia melihat Anna yang sedang duduk sendirian di kursi taman.


Anna melamun sendirian dan melihat orang-orang disekitarnya yang sangat bahagia bersama, teman, pacar dan keluarganya.


Anna menggunakan setelan pengawal dari baju Jane yang telah diambil sebelum kabur dari rumah itu.


John membelikan 2 es krim di toko yang berada di taman, lalu menghampiri Anna untuk menjemputnya.


Setibanya John di hadapan Anna yang duduk sendirian, Anna sangat terkejut melihatnya.


Anna berpikir ayahnya lah yang akan datang untuk mencarinya, akan tetapi, John lah yang malah disuruh untuk menjemputnya.


John mengangkat kedua tangannya yang telah membawa es krim, berharap Anna akan menerima es krim dari John.


“Ini. Kau mau?”

__ADS_1


John memberi salah satu es krim itu pada Anna.


“Dimana ayahku? Kenapa bukan dia yang datang kemari?” tanya Anna.


“Ayahmu sangat sibuk. Maka itu, dia sendiri yang menyuruhku kemari untuk menjemputmu.”


John sepertinya sudah tahu bahwa Deny memang lebih mementingkan dirinya sendiri daripada Anna sebagai anak kandungnya.


Anna masih terdiam dan mengira bahwa John berbohong.


“Astaga. Aku tak bohong. Bagaimana bisa aku tahu tempat ini, jika bukan ayahmu yang memberitahuku?”


Anna menghela nafas dan menundukkan kepalanya, lalu menangis yang membuat John tak tahu harus berbuat apa.


John duduk di samping Anna yang menunduk dan terus menawarkan es krim untuknya.


“Sungguh? Ayah menyuruhmu untuk membelikanku es krim ini?” tanya Anna yang menatap John dengan es krimnya.


“Tentu,” jawab John menganggukkan kepalanya.


“Baiklah. Kalau memang dari ayahku, aku harus memakan es krim ini.”


Anna mengambil es krim dari tangan John, lalu memakannya dengan lahap.

__ADS_1


Terlihat juga, para pasukan PASGA dan seluruh pengawal telah berada dan menjaga di luar taman, menunggu John yang sedang berusaha menjemput Anna untuk kembali.


Jack memberi komando pada anak buahnya untuk tak mendekat pada Anna, sampai John berhasil membawa Anna keluar dari taman.


Kembali pada John dan Anna yang sedang menikmati es krim yang telah dibeli oleh John.


“Ini sangat enak.”


Mata Anna berkaca-kaca karena ia makan es krim dengan keadaan menangis.


Anna mengusap air matanya menggunakan jas yang sedang ia pakai, lalu menarik nafas sedalam-dalamnya untuk menenangkan diri.


“Dulu, ini adalah taman hiburan yang selalu kudatangi bersama ayahku setiap minggunya. Di sana ada wahana kincir angin yang sangat menakutkan.”


Anna pun mulai bercerita pada John yang sedang duduk di sampingnya, lalu menunjuk pada salah satu wahana yang berada di taman itu.


“Wahana itu akan diayun sangat tinggi, lalu diturunkan dengan sekencang-kencangnya, yang membuat semua orang berteriak saat menaiki wahana itu.”


“Akan tetapi, saat itu aku terlalu kecil dan belum diperbolehkan untuk mencoba wahana itu.”


“Namun, datang ke taman hiburan dengan ayah saja, itu sudah membuatku sangat merasa senang.”


“Aku pun bisa memamerkannya pada teman-temanku saat itu, saat ayahku mengajakku berjalan kemari.”

__ADS_1


__ADS_2